Aldhi Chandra
Jumat, 11 September 2020 - 15:27 WIB

Dukung Kreativitas & Pendidikan di Indonesia, Faber-Castell Hadiahkan Dana Pendidikan ke 26 Siswa & Guru Terpilih

Foto/Dok-FaberCastle/ECONOMICZONE
Foto/Dok-FaberCastle/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Produsen alat tulis terbesar dan tertua di dunia, Faber-Castell menghadiahkan dana pendidikan kepada 26 siswa dan guru terpilih. Ke-26 Siswa dan Guru Terpilih ini, merupakan pemenang 3 (tiga) kegiatan kami periode 2019/2020 sebelumnya, yang berasal dari Family Art Competitions (FACT), Family Colouring Competitions (FCC) dan Teacher Competitions (TC), ungkap Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen. 

Dana pendidikan ini merupakan kompensasi dari hadiah semula yang seharusnya berupa tiket dan akomodasi bagi para pemenang nasional ke sejumlah objek wisata, hal ini diambil dengan mempertimbangkan bahwa kondisi saat ini.

Richard juga menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan Faber-Castell di periode 2019/2020 harus dihentikan lebih cepat, hal ini  sebagai langkah pencegahan dari penyebaran Covid-19. Dimana Faber-Castell berkomitmen untuk mendepankan aspek keselamatan dan keamanan peserta kegiatan, yang di dominasi anak dan keluarga. Hal ini mengakibatkan sejumlah kegiatan nasional dihentikan sebelum jadwal seharusnya.

Sebagai contoh kegiatan Family Coloring Competition (FCC), kegiatan mewanai untuk siswa PAUD/TK tersebut,  akhirnya hanya bisa dilaksanakan di  67 kota, dari target awal  89  kota, sementara Family Art Competition (FACT) terlaksana pada 22 kota dari 37 kota yang direncanakan, sementara kegiatan kreasi yang ditujukan para guru, Teacher Competitions (TC) baru berjalan di  37  kota.

Namun sebagai bentuk komitmen, Faber-Castell tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemenang  kegiatan, bentuk hadiah utama yang awalnya berupa wisata bagi para pemenang nasional, dikonversi dalam bentuk dana pendidikan.

Pemenang nasional Family Art Competitions (FACT) sedianya akan memperoleh hadiah berwisata ke Disneyland Hongkong, sementara Family Colouring Competitions (FCC) dan Teacher Competitions (TC) memperoleh hadiah wisata domestik ke Pulau Dewata Bali maupun Danau Toba.

Adapun terkait jumlah yang diperoleh oleh pemenang, Richard menjelaskan bahwa dana pendidikan yang akan peroleh pemenang yakni Rp.20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah) untuk pemenang lomba Family Art Competitions (FACT) dipotong pajak, yang diberikan kepada 5 pemenang.

Sementara pemenang nasional Family Colouring Competitions (FCC) mendapatkan Rp.10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah), dipotong pajak yang diberikan kepada 12 pemenang.

Dan pemenang Teacher Competitions (TC) memperoleh Rp.5.000.000 (Lima Juta Rupiah), di potong pajak yang diberikan kepada 9 pemenang.

Adapun proses penjurian telah dilakukan di kantor Faber-Castell Surabaya, pada 4 Agustus 2020 silam dimana penjurian dilakukan secara terbuka dengan melibatkan juri profesional, salah satunya merupakan perwakilan Institut Teknik Surabaya (ITS) dan disaksikan oleh notaris untuk memastikan bahwa sesuai dengan prosedur dan telah memiliki dasar hukum yang kuat.

Penilaian terhadap pemenang di dasarkan komposisi & variasi warna, kreativitas, teknik pewarnaan, kerapihan dan kebersihan, dimana indentitas dari karya ditutup, sehingga juri hanya fokus terhadap hasil karya saja.

Richard juga menambahkan bahwa Faber-Castell terus mendorong kreativitas di tengah situasi saat ini, diantaranya melalui pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan secara digital.   

Sementara itu, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbud RI, Dr. Muhammad Hasbi mengungkapkan bahwa anak adalah aset bangsa yang paling berharga. 

Dengan memberikan perhatian dan kepedulian terhadap pendidikan anak sejak masa dini, maka kita telah melakukan investasi terbaik yang pernah ada. 

Mewujudkan pendidikan anak usia dini  yang berkualitas tidak saja secara eksklusif menjadi kewenangan pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, stakeholders termasuk dunia usaha. 

Kemendikbud sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Faber-Castell yang turut andil memberikan kontribusi dalam memberikan dana pendidikan kepada guru PAUD terpilih dan anak-anak yang telah menunjukkan kreativitasnya. 

Dalam era disrupsi inovasi saat ini, kreativitas menjadi kunci untuk berhasil.  

Melalui pendidikan anak usia dini, kita ditantang untuk menyiapkan anak-anak yang bisa memiliki kemampuan memecahkan masalah, kritis, analitis, berinovasi dan dapat beradaptasi untuk hal-hal baru yang tidak terduga. 

Memberikan anak kesempatan untuk bebas berkarya adalah kunci utamanya, misalnya bebas menggambar sesuai imajinasinya, izinkan anak menikmati proses saat ia mencorat coret gambar dan memberikan warnanya. Berikan kepercayaan padanya bahwa ia dapat melakukannya sendiri. 

Kita, guru, orang tua, atau orang dewasa di dekatnya dapat memberikan dukungan dengan memberikan fasilitas yang anak perlukan. Kemerdekaan untuk berpikir, berkarya, dan bereksplorasi ini akan menumbuhkan kepercayaan diri dan karakter kuat lainnya yang akan anak butuhkan untuk dapat hidup di masanya yang penuh ketidakpastian namun juga penuh dengan kesempatan, tutup Hasbi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
22 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel