Aldhi Chandra
Sabtu, 25 Juli 2020 - 05:54 WIB

Indonesia-Qatar Matangkan Rencana Kerja Sama Bidang Ketenagakerjaan

Foto/Dok-Kemnaker/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Kemnaker/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Qatar mematangkan rencana kerja sama di bidang ketenagakerjaan, khususnya penempatan tenaga kerja terampil Indonesia di Qatar, perluasan program pemagangan SDM Indonesia, dan peluang investasi di bidang pelatihan vokasi di Indonesia. Pembahasan dilakukan melalui video conference, di Kantor Kemnaker, Jakarta, Rabu (22/7/2020) malam.

Plt. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Budi Hartawan, mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan tantangan bagi kerja sama internasional. Namun demikian, kondisi ini tidak boleh mengurangi semangat untuk terus bekerja bersama dalam meningkatkan hubungan dan kerja sama diantara kedua negara.

“Saya percaya bahwa kemitraan dan solidaritas kita merupakan kunci utama untuk bangkit kembali dan menjadi lebih baik paska pandemi Covid-19 ini,” kata Budi.

Menurut Budi, pemerintah Indonesia terus meningkatkan perlindungan bagi warga negara Indonesia (termasuk PMI) dan meningkatkan kerangka regulasinya.

Indonesia disebutnya hanya akan melakukan penempatan PMI apabila negara penempatan memiliki kerangka hukum yang menjamin perlindungan pekerja asing di negara tersebut. Indonesia telah memiliki kesepakatan bilateral dengan negara penempatan yang menjamin perlindungan PMI.

Di sisi lain, sambungnya, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk menempatkan tenaga kerja terampil di negara-negara mitra.

“Untuk itu, besar harapan kami agar Pemerintah Qatar dapat memberikan kesempatan kerja yang lebih luas bagi PMI, khususnya pekerja terampil (skilled worker), termasuk dalam rangka menghadapi penyelenggaraan Piala Duunia 2022 di Qatar mendatang,” ucapnya.

Budi Hartawan menegaskan salah satu tantangan menghadapi bonus demografi yakni mempersiapkan generasi muda terampil dan berdaya saing. Kemnaker berharap Pemerintah Qatar memberikan dukungan pengembangan SDM dengan memberikan kesempatan bagi pemuda Indonesia untuk berpartisipasi dalam program pemagangan atau pelatihan kerja. "Kami percaya bahwa skema kerja sama ini akan memberikan keuntungan dan manfaat bagi kedua negara, " katanya.

Selain terus mengundang investasi asing masuk ke Indonesia,  Pemerintah berkomitmen untuk menyederhanakan sistem perijinan dan membuka “Pelayanan Satu Pintu” untuk mendukung iklim investasi asing di Indonesia. "Pemerintah Indonesia telah menandatangani Traktat Investasi bilateral dengan 57 negara guna melindungi investasi asing di Indonesia," ujar Budi Hartawan.

Budi Hartawan menambahkan pertemuan dengan pemerintah Qatar merupakan tindak lanjut dari joint committee meeting,  di Doha, pada 17-18 Februari 2020 lalu. Sebulan silam,   Menaker Ida juga menerima kunjungan kehormatan Dubes Qatar, Fawziya Edrees Salman Al-Sulaiti, di Kantor Kemnaker.

Direktur Departemen Kerjasama Internasional, Saleh Al-Shawi, mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas keseriusan pemerintah Indonesia dalam upaya mewujudkan kerja sama kedua negara.

“Saya menyambut baik pembahasan lanjutan rencana kerja sama ini,” kata Saleh.

Turut hadir mengikuti pembahasan, Duta Besar Negara Qatar di Jakarta, Fawzia Edrees Salman Al-Sulaiti; Deputy Undersecretary for Labour Affairs, Mohamed Hasan Al-Obaidly; Plt. Duta Besar Indonesia di Qatar, Maulana Syahid; Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Hindun Anisah; Plt. Deputi bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal, BKPM Indonesia, Yuliot; dan Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri, Indah Anggoro Putri Kemnaker.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12 jam yang lalu
Indonesia Hadapi Geopolitik, Perkuat Kolaborasi Jaga Ketahanan Energi Nasional
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kondisi geopolitik, geoekonomi, dan ketegangan politik dunia saat ini telah menciptakan situasi yang serba tidak pasti.
 
Nasional
13 jam yang lalu
Kenaikan Harga Gabah Ancam Kelangsungan Produsen dan Penggilingan Paling Tertekan
Angka tersebut telah melampaui HET beras premium di zona I yang ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram dan beras medium senilai Rp13.500 per kilogram. Ketimpangan struktur biaya ini dinilai paling memberatkan sektor penggilingan skala kecil dan menengah yang memiliki keterbatasan…
 
Nasional
20/05/2026 21:14 WIB
BPA Fair 2026 Berhasil Lelang Aset Koruptor Sedikitnya Tembus Rp4,8 Miliar
Dari pelaksanaan lelang barang rampasan negara yang berlangsung terbuka, BPA membukukan selisih kenaikan harga di atas nilai limit sebesar Rp1,65 miliar.
 
Nasional
20/05/2026 20:12 WIB
Krom Bank Menyetujui  Pengalokasian  Laba Bersih 100% Digunakan Untuk Penambahan Modal Perseroan 
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
 
Nasional
20/05/2026 19:23 WIB
POPSI Pertanyakan Kewajiban Ekspor Sawit Melalui BUMN
Desakan itu disampaikan setelah Presiden mengumumkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis melalui BUMN dalam penyampaian Rancangan Ekonomi Makro di DPR RI pada Rabu (20/5/2026).
 
Nasional
20/05/2026 17:46 WIB
Jakarta Utara Hadirkan 2.665 Lowongan, Job Fair Dipadati Ribuan Pencari Kerja
Job Fair ini merupakan upaya pemerintah dalam membuka kesempatan kerja, sekaligus mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan dalam satu wadah.
 
Nasional
20/05/2026 16:23 WIB
Pasar Perkantoran Jakarta 2026 Mulai Pulih Terlihat Dari Terbatasnya Pasokan Ruang
Setelah beberapa tahun bergerak lambat akibat tekanan ekonomi dan perubahan pola kerja, sektor perkantoran kini mulai mengalami peningkatan permintaan.
Telkomsel