I.E.K
Selasa, 11 Februari 2020 - 18:52 WIB

BRI Gandeng Kemenkes Budayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Foto/Dok-BRI/CONOMICZONE
Foto/Dok-BRI/CONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bersama Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) kepada seluruh karyawan perseroan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya membiasakan diri dengan pola hidup sehat.

“Sebagai korporasi, kami menyadari pentingnya membiasakan diri pola hidup sehat untuk seluruh karyawan. Mulai hari ini GERMAS kami jadikan acuan sebagai sebuah culture. Tidak hanya dilakukan di kantor pusat BRI, namun juga secara serentak dilaksanakan oleh unit kerja BRI seluruh Indonesia,” kata Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto di Jakarta, Selasa (11/2).

Untuk diketahui, GERMAS merupakan sebuah gerakan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Terdapat sepuluh anjuran dalam GERMAS diantaranya, makan dengan gizi seimbang, rajin berolahraga, cuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu terdapat anjuran untuk tidak merokok, menggunakan masker bila batuk atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam, makan makanan yang dimasak sempurna & jangan makan daging dari hewan yang berpotensi menularkan, bila demam dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan, jangan lupa berdoa, dan minum air mineral 8 gelas /hari.

Kegiatan sosialisasi GERMAS diawali dengan kegiatan olahraga bersama yang merupakan bagian dari anjuran GERMAS yakni rajin berolahraga. Jajaran Direksi bersama dengan karyawan BRI bertanding futsal di Lapangan Olahraga BRI. Usai berolahraga, dilanjutkan dengan acara Sosialisasi GERMAS yang dibuka oleh Wakil Direktur Utama Bank BRI. Kemudian dilanjutkan acara inti yakni pemaparan GERMAS dari Kemenkes RI.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh karyawan semakin sadar pentingnya pola hidup sehat. Kalau karyawan sehat, pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih bersemangat dan tentunya bisa memberikan pelayanan yang prima kepada nasabah,” pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12 jam yang lalu
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Ad Placholder