ECONOMIC ZONE -PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menyelenggarakan signature event tahunannya, CIMB Niaga Wealth Xpo 2026, yang berlangsung hari ini, Rabu (26/8/2026), bertempat di Grand Ballroom, The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place.
Mengusung semangat "Menemukan Arah, Membuka Peluang Baru", eksibisi pengelolaan kekayaan (wealth management) terbesar dari CIMB Niaga ini hadir dengan skala yang lebih besar, jajaran pakar yang lebih banyak, serta perspektif finansial yang lebih luas.
Melalui Wealth Xpo 2026, CIMB Niaga berkomitmen mengedukasi masyarakat, investor pemula, hingga nasabah High Net-Worth Individuals (CIMB Preferred dan CIMB Private Banking) dalam membangun fondasi keuangan yang kokoh.
Acara ini menyajikan rangkaian kelas investasi (investment), pengelolaan kekayaan (wealth), gaya hidup (lifestyle), hingga pengembangan diri (self-development) bersama para pakar dan inspirator terbaik bangsa.
Dalam salah satu sesi edukasi, pasar modal Indonesia diproyeksikan memiliki ruang pertumbuhan yang positif hingga akhir tahun. Berdasarkan konsensus manajer investasi yang dipaparkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berada pada level base case 7.500, dengan skenario optimis (bull case) berpotensi melejit hingga ke level 8.000 pada akhir 2026.
Untuk menangkap peluang tersebut sekaligus menghindari risiko investasi bodong, para pakar dalam Wealth Xpo merekomendasikan strategi investasi berkala atau Dollar Cost Averaging (DCA) dibandingkan pembelian sekaligus (lump sum).
Strategi berkala dinilai lebih aman untuk menjaga kestabilan imbal hasil jangka panjang. Mendukung kebutuhan tersebut, CIMB Niaga mengoptimalkan layanan digitalnya melalui fitur Regular Investment Saving Plan di aplikasi digital banking untuk mempermudah nasabah melakukan autodebet investasi secara rutin sejak dini dengan modal terjangkau.
Komentar