Dok Karcher
Rabu, 19 Juni 2024 - 21:53 WIB

Kärcher Bersihkan Bajra Sandhi, sebagai bagian dari Cultural Sponsorship Programme

Thorsten Marco Möwes, Kärcher Project Manager Restorative Cleaning Projects Worldwide membersihkan Monumen Bajra Sandhi yang merupakan sebuah lambang bersejarah ikonik
Thorsten Marco Möwes, Kärcher Project Manager Restorative Cleaning Projects Worldwide membersihkan Monumen Bajra Sandhi yang merupakan sebuah lambang bersejarah ikonik
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kärcher, penyedia sistem pembersihan yang efisien dan ramah lingkungan terkemuka di dunia, saat ini membersihkan Monumen Bajra Sandhi tanpa biaya, sebuah lambang bersejarah ikonik yang terletak di Jalan Raya Puputan No.142, Panjer, Denpasar, Bali. İnisiatif ini adalah bagian dari International Cultural Sponsoring Programme milik Kärcher yang dijadwalkan berlangsung dari 12 hingga 26 Juni 2024. Inisiatif pembersihan ini menunjukkan komitmen Kärcher untuk melestarikan monumen yang memiliki nilai sejarah atau budaya yang tinggi.

Terletak di negara dengan iklim tropis monsoon, kelembaban tinggi dan curah hujan yang sering menjadi alasan mengapa Bajra Sandhi menjadi media sempurna bagi pembiakan (Proliferasi) alga, lumut, jamur, lumut kerak, dan bakteri. Selain itu, fasad monumen yang rompal memungkinkan bibit tanaman untuk berakar melalui sambungan dan retakan di permukaannya. Jika tidak dihilangkan dan dibersihkan, pertumbuhan organisme hidup dengan akarnya dapat menyebabkan kerusakan pada substansi batunya.

Untuk melestarikan peninggalan bersejarah yang berharga ini, Kärcher Indonesia dan para ahli pembersih berpengalaman dari Jerman bekerja sama dengan pengelola Bajra Sandhi akan menggunakan alat model uap tanpa tekanan dari pembersih bertekanan tinggi dengan air panas super-class untuk menghilangkan kotoran yang disebabkan oleh pertumbuhan organisme hidup yang ada di permukaan bangunan.

Klaus Puhmeyer, Regional President of Kärcher ASEAN region, Korea & Taiwan menyatakan bahwa Bajra Sandhi dipilih karena sejarahnya yang penting serta bahan batu lava Bali yang unik dan tradisional. Bajra Sandhi juga berfungsi sebagai ruang edukasi dan seni yang menjadi daya tarik pengunjung dari seluruh dunia. "Mendukung pelestarian monumen ini untuk generasi mendatang membutuhkan pengetahuan dan alat yang tepat," tegasnya. "Mengingat ukuran monumen, kami tidak akan mampu membersihkan seluruh bangunan. Namun, kami akan mendirikan fondasi dan memberikan pelatihan untuk pengelola monumen guna memastikan pelestariannya diamasa depan."

Menggunakan Pembersih Tekanan Tinggi HDS 13/20-4S Super Class buatan Jerman dalam mode uap. Mode uap ini sangat bermanfaat untuk menghilangkan pertumbuhan organisme hidup dan pencemaran lain yang berdampak buruk yang dapat merusak permukaan batu seiring waktu. Berbeda dengan pembersihan bertekanan tinggi, pembersihan uap hampir sepenuhnya menghilangkan komponen tekanan. Hanya 0,5 hingga 1 bar yang diterapkan pada permukaan batu. Efek pembersihan dengan suhu sekitar 95°C pada permukaan batu terutama dicapai melalui faktor suhu.

Ini adalah salah satu teknik paling lembut untuk membersihkan dan melestarikan bahan bangunan mineral dan sering digunakan untuk menghilangkan pertumbuhan organisme hidup pada batu alam. Spora yang tertanam sangat dalam juga diminimalkan oleh uap panas, yang menunda kembalinya pertumbuhan.

Proyek ini menandai inisiatif pembersihan kedua Kärcher di Indonesia; yang pertama adalah pembersihan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta pada tahun 2014, seperti yang dijelaskan oleh Mateus Bernath, Managing Director Kärcher Indonesia. "Tim Kärcher yang terlibat dalam pembersihan Monumen Bajra Sandhi terdiri dari lima anggota, termasuk satu spesialis dari Jerman."

Monumen Bajra Sandhi, yang menyerupai lonceng yang digunakan oleh pendeta Hindu (Bajra), memiliki eksterior yang kaya dengan detail ornamen Bali, mencerminkan ajaran filosofis Hindu dan melambangkan nasionalis medengan 17 gerbang utama, 8 pilar, dan total tinggi 45 meter, mewakili Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus1945. Dirancang oleh arsitek Ir. Ida Bagus Gede Yadnya pada tahun 1981, monumen mencerminkan makna budaya yang mendalam.

Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha - Kepala Dinas Kebudayaan Bali melanjutkan, "Kami menghargai upaya Kärcher untuk membantu melestarikan salah satu monumen penting di Bali. Bajra Sandhi adalah monumen yang ingin kami lestarikan sebagai bagian dari warisan budaya kami.".

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24/05/2026 11:42 WIB
LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026
LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, dengan bangga kembali menggelar LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026
 
Nasional
22/05/2026 23:53 WIB
Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Sinergi TelkomGro up hadirkan kebahagiaan Iduladha bagi lebih dari 60 ribu masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 15:02 WIB
Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia
Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas.
 
Nasional
22/05/2026 14:55 WIB
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
22/05/2026 14:27 WIB
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 11:23 WIB
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
22/05/2026 10:36 WIB
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
Telkomsel