Endang Muchtar
Kamis, 23 Februari 2023 - 17:49 WIB

UOB Indonesia Melakukan Transformasi Perbankan Digital Bagi Nasabah

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 23 Februari 2023 - UOB Indonesia meluncurkan UOB Infinity, sebuah platform digital yang memungkinkan bisnis untuk mengelola keperluan perbankan dengan cara-cara yang lebih sederhana, lebih pintar, dan disesuaikan dengan kebutuhan. Platform ini pertama kali diluncurkan di Singapura dan kini tersedia di 10 negara lainnya di Asia Tenggara.

Platform ini khusus ditujukan bagi nasabah korporasi serta UKM dan menawarkan dashboard yang dapat disesuaikan agar nasabah dapat memprioritaskan dan menampilkan informasi keuangan secara real time, seperti status transaksi, urusan yang tertunda, serta informasi

akun lainnya.

Nasabah dapat mengelola berbagai kegiatan perbankan antar negara dan domestik - mulai dari mengecek akun UOB di sejumlah negara hingga membuat pembayaran lokal dan internasional dengan nyaman dan dalam satu platform tunggal.

Terdapat peningkatan dalam layanan perbankan online untuk kalangan bisnis di Indonesia. Pada tahun 2022, jumlah nasabah UOB Indonesia yang menggunakan layanan digital meningkat 28 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Mereka menyumbang 30 persen pada pertumbuhan volume pembayaran online dari tahun ke tahun.

Pelacakan transaksi secara Real-Time

Selain di Indonesia, kawasan regional juga turut mengalami peningkatan dalam penggunaan layanan transfer dana. Seiring dengan peningkatan jumlah e-commerce dan perilaku

konsumen dalam bertransaksi, pembayaran real-time domestik telah mengalami pertumbuhan dua digit di seluruh ASEAN'.

Untuk itu, UOB Infinity telah menggabungkan fitur BI-FAST yang memudahkan nasabah dalam melakukan pembayaran domestik secara real-time dengan biaya yang lebih rendah.

UOB Infinity juga menjawab kekhawatiran di kalangan bendahara korporasi, yakni minimnya

pelacakan pembayaran antar negara secara real-time². Solusi digital ini menyediakan

pelacakan secara real-time kepada dunia usaha melalui SWIFT untuk status pengiriman uang,

serta transparansi biaya transaksi antar negara.

Khusus untuk transaksi domestik dan antar negara, UOB Infinity menawarkan shortcut dan widget untuk membantu nasabah menyelesaikan transaksi dengan lebih cepat. Terdapat

panduan dalam tiap menu yang menjamin pengguna dalam melakukan transaksi.

Wong Kartyono, Head of Transaction Banking, UOB Indonesia mengatakan, "Pandemi telah mendorong pertumbuhan digitalisasi dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Melalui UOB Infinity, kami berkomitmen untuk mengembangkan solusi digital yang memungkinkan nasabah melakukan kegiatan perbankan dengan lebih nyaman dan mudah. UOB Infinity dirancang berdasarkan wawasan nasabah yang disesuaikan dengan keperluan bisnis mereka.

Platform ini menghadirkan antarmuka ramah pengguna serta pengalaman yang disesuaikan.

Yang lebih penting, platform ini membantu nasabah meningkatkan produktivitas dan performa

bisnis."

UOB Infinity dapat diakses melalui komputer atau laptop. Adapun aplikasi seluler juga akan diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2023 dengan digital token yang memungkinkan

Periode 2018 hingga 2022, menurut data dari Euromonitor, Bank of International Settlements dan regulator negara Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. 2 Menurut survei SWIFT dan EuroFinance, 64 persen bendahara menyatakan mereka menginginkan pelacakan pembayaran secara real time dan menempatkan hal ini sebagai hal yang paling penting dari perbaikan yang

mereka harapkan. https://www.swift.com/sites/default/files/documents/swift corporates surveypaper eurofinance-final.pdf

nasabah menggunakan ponsel untuk membuktikan keaslian dalam mengakses akun UOB

Infinity mereka.

UOB Indonesia berkomitmen menyediakan solusi digital untuk membantu nasabah bisnis dalam menghemat waktu dan energi dalam menjalankan usaha sehingga dapat fokus pada pertumbuhan pendapatan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Ad Placholder