RM
Senin, 11 Oktober 2021 - 16:16 WIB

Penumpang KRL Meningkat, KAI Commuter Ingatkan Pengguna Untuk Tetap Disiplin Prokes

Foto/Dok-KAI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-KAI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Seiring dibukanya kembali kegiatan ekonomi di sejumlah wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) dan Yogyakarta-Solo, volume penumpang yang menggunakan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) mengalami peningkatan sekitar 6,7 persen. Peningkatan tersebut diikuti dengan pengetatan protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan KAI Commuter di stasiun dan di dalam KRL.

“Aktivitas masyarakat meningkat seiring dibukanya kembali sejumlah kegiatan ekonomi membuat volume pengguna KRL juga bertambah. Sepanjang hari kerja di pekan kelima September (27 September-1 Oktober) rata-rata pengguna KRL sebanyak 359.829 orang per hari. Sedangkan di hari kerja pekan pertama Oktober (4-8 Oktober) rata-rata pengguna KRL sebanyak 384.205 orang per hari atau bertambah sekitar 6,7 persen,” kata VP Corsec KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Minggu (10/10).

Meilhat bertambahnya pengguna KRL, KAI Commuter menerapkan jaga jarak sekaligus menghindari kerumunan dengan melakukan pembatasan pengguna sesuai kuota yang diizinkan. Selain itu, petugas di lapangan terus memperketat pemeriksaan sertifikat vaksin dan protokol kesehatan yang menjadi syarat untuk naik KRL. Pengguna KRL wajib menggunakan masker, membiasakan pola hidup sehat dengan mencuci tangan dengan sabun.

Sementara itu, KAI Commuter telah melakukan penyesuaian layanan KRL di Stasiun Manggarai sejak 9 Oktober 2021 lalu seiring ditutupnya jalur 4 dan 5 untuk tahap pembangunan. Adapun penyesuaiannya antara lain :

KRL relasi Cikarang-Jakarta Kota pp dilayani di jalur 1 dan 2

KRL tujuan Bogor/Depok/Nambo dilayani di jalur 6 dan 7

KRL relasi Bogor-Jakarta Kota pp dilayani di jalur 10, 11, 12, dan 13.

Operasional dan layanan KRL tetap berjalan normal dimulai pukul 04.00-22.00 WIB dengan 994 perjalanan per hari. Sebanyak 307 perjalanan melayani di jam sibuk pagi yaitu pukul 04.00-09.00 WIB dan sebanyak 243 perjalanan melayani di jam sibuk sore yaitu pukul 16.00-20.00 WIB. Sebagai antisipasi untuk menghindari kepadatan dan antrean di dalam KRL maupun di stasiun, KAI Commuter mengimbau pengguna untuk melihat aplikasi KRL Access dan gunakan KRL diluar jam sibuk.

“KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan penggunaan masker ganda, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik kereta. Aturan tambahan yang ada selama masa pandemi ini juga tetap berlaku. Aturan tambahan ini mencakup tidak berbicara saat berada di dalam kereta, lansia dan pengguna dengan barang bawaan yang besar hanya diizinkan menggunakan KRL pada pukul 10:00 – 14:00 atau di luar jam-jam sibuk, serta anak balita sementara belum diizinkan naik KRL. Untuk siswa sekolah yang belum masuk usia vaksinasi tetap dapat menggunakan KRL dengan menunjukkan surat keterangan dari sekolah untuk pembelajaran tatap muka,” terangnya.

Seluruh upaya terus dilakukan KAI Commuter agar pengguna merasa aman, nyaman, dan sehat saat naik KRL. “Upayakan berkegiatan dari rumah, gunakan KRL hanya saat kondisi mendesak,” tutupnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
21 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel