RM
Rabu, 09 Juni 2021 - 15:36 WIB

Pembayaran Produk Tugu Insurance Syariah Kini Bisa Pakai LinkAja dan Layanan Syariah LinkAja

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Memasuki Semester I-2021, Unit Usaha Syariah PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berkolaborasi dengan PT Fintek Karya Nusantara, atau yang dikenal dengan uang elektronik LinkAja. Kerjasama tersebut terkait kemudahan pembayaran berbagai produk layanan asuransi Syariah.

Kerja sama Tugu Insurance dengan LinkAja pada kesempatan ini mencakup pembayaran LinkAja dan Layanan Syariah LinkAja untuk pembelian produk asuransi syariah seperti Produk Asuransi (Ta’min) kendaraan bermotor roda dua, roda empat, dan asuransi kebakaran.

“Melalui kolaborasi bersama LinkAja ini, diharapkan membawa dampak baik dalam meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia, serta penggunaan payment gateway/cashless payment environment untuk penguatan di bidang ekonomi, ekosistem, dan digitalisasi bisnis syariah hingga ke pelosok tanah air,” kata Ery Widiatmoko selaku Direktur Pemasaran Asuransi Non-Migas Tugu Insurance dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (9/6).

Sebelumnya di tahun 2020, Tugu Insurance telah melakukan kerja sama dengan LinkAja sebagai salah satu metode pembayaran untuk pembelian produk-produk asuransi Tugu melalui aplikasi MyPertamina di antaranya produk asuransi retail seperti t-fractur, t-ride, dan t-drive.

Menurut data The State of Global Islamic Economy (SGIE) Indicator Report 2020/21, pertumbuhan pasar ekonomi syariah di berbagai sektor industri tanah air meningkat pesat dalam tiga tahun terakhir, yang dibuktikan dengan Indonesia berada di peringkat empat perekenomian Syariah terbesar di dunia. Sejalan dengan itu, telah lebih dari 16 tahun Unit Usaha Syariah Tugu Insurance hadir dengan berbagai produk dan layanan asuransi syariah yang mengedepankan semangat saling berbagi dan saling melindungi antar sesama dengan praktek dan pengelolaan dana yang profesional sesuai Prinsip-prinsip Syariah yang diawasi oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

“Kami menyambut baik kolaborasi bersama PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) dalam mempermudah dan memperluas akses masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan proteksi. Mengingat peran asuransi untuk melindungi diri secara finansial dari ketidakpastian keadaan sekitar, hadirnya LinkAja bersama Layanan Syariah LinkAja diharapkan dapat memberikan kemudahan dan rasa aman dalam melakukan pembayaran berbagai produk berbasis Syariah dari Tugu Insurance. Sekaligus kolaborasi ini menunjukkan komitmen kami sejak awal untuk mempercepat adopsi non-tunai di Indonesia,” kata Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja.

Melalui kelengkapan ekosistemnya, hingga saat ini LinkAja telah memiliki lebih dari 70 juta pengguna terdaftar dan telah dapat digunakan di lebih dari 1,1 juta merchant lokal dan lebih dari 400 ribu merchant nasional di seluruh Indonesia, 230 moda transportasi, lebih dari 700 pasar tradisional, lebih dari 47 ribu mitra donasi digital, 7000 online marketplace, serta lebih dari 1 juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

“Tidak hanya itu, LinkAja juga telah meluncurkan Layanan Syariah LinkAja sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah syariat Islam yang telah dapat digunakan di seluruh ekosistem LinkAja dan memiliki ekosistem khusus Syariah. Layanan Syariah LinkAja ini dapat digunakan untuk transaksi donasi, sedekah, serta wakaf melalui masjid dan lembaga amil zakat. Layanan Syariah LinkAja juga dapat digunakan untuk transaksi di pusat kuliner halal, modern retail lokal, pesantren, bank syariah, sekolah Islam, dan Universitas Islam. Hingga saat ini, Layanan Syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 3 juta pengguna yang akan terus meningkat sejalan dengan adanya komitmen dari beberapa mitra strategis, seperti Pemerintah Daerah dan institusi lainnya untuk berkolaborasi demi perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia,” terangnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21 jam yang lalu
Layanan KRL Pagi Ini Berjalan Tertib, Pengguna Mulai Beradaptasi Dengan Layanan di Stasiun Manggarai
Pengguna KRL pada Senin pagi (27/9) tercatat meningkat jumlahnya dibanding Senin pekan lalu. Namun pengguna dapat tertib mengikuti penyekatan dan protokol kesehatan di stasiun maupun KRL. Para pengguna juga mulai beradaptasi dengan penyesuaian layanan di Stasiun Manggarai.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Dua Proyek Listrik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai, TKDN Capai 65 Persen
PT PLN (Persero) berkomitmen mendukung pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang digarap PT Kereta Cepat Indonesia – China (KCIC) dengan pasokan listrik yang andal.
 
Nasional
26/09/2021 20:06 WIB
Dukung Nelayan Naik Kelas, BUMN Klaster Pangan Ekspor Perdana Gurita ke Amerika Serikat
BUMN Klaster Pangan melakukan ekspor perdana Gurita Steam (ready to eat) dan Gurita whole frozen Volume 132 ton atau sebanyak 6 (enam) container 40 feet ke Amerika Serikat melalui PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus.
 
Nasional
26/09/2021 20:02 WIB
Rawat Satwa yang Terluka, KPI Bangun Klinik Karantina Taman Wisata Alam Sorong
Sejumlah petugas di Taman Wisata Alam (TWA) Sorong, Papua Barat terlihat sibuk menerima kedatangan warga. Para warga datang ke TWA dengan membawa sejumlah satwa ilegal liar dalam kondisi terluka, seperti burung Kakak Tua Raja, Cenderawasih, Lau Lau, berbagai jenis kadal, dan lain-lain.
 
Nasional
26/09/2021 19:59 WIB
BRI Dorong Pemberdayaan Ekosistem Bisnis Klaster
BRI terus mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan UMKM selama masa pandemi baik di wilayah perkotaan hingga ke pelosok-pelosok daerah.
 
Nasional
23/09/2021 17:42 WIB
Penumpang dari Luar Negeri Wajib Tes PCR di Bandara Soetta
Berdasarkan surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 77/2021, salah satu ketentuan yang harus dipenuhi oleh seluruh penumpang dari luar negeri adalah menjalani tes COVID-19 yakni tes molekuler isotermal (NAAT/jenis lainnya) di bandara kedatangan yang hasilnya dapat diterbitkan…
 
Nasional
23/09/2021 17:30 WIB
Asyik, Rapid Test Antigen di Stasiun Kini Cukup Bayar Rp45.000
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di seluruh stasiun yang memiliki layanan antigen dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan. Tarif baru ini berlaku mulai 24 September 2021.
Telkomsel