Gilbert Sem Sandro
Rabu, 07 April 2021 - 11:33 WIB

Jokowi Sampaikan Arahan Percepat Penanganan Bencana NTT Dan NTB

Foto/BPMI Setpres/ECONOMICZONE
Foto/BPMI Setpres/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk mempercepat penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) dan Nusa Tenggara Barat(NTB).

Pertama, Jokowi menginstrusikan untuk mempercepat operasi pencarian, evakuasi, dan penyelamatan korban yang belum ditemukan.

"Saya minta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Basarnas, dibantu dengan Panglima TNI dan Kapolri dengan seluruh jajarannya untuk menjangkau lebih banyak wilayah yang terisolir dan berbagai gugus pulau di NTT, di Pulau Alor, Pulau Pantar, dan pulau-pulau lainnya untuk melancarkan proses evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban,” ujar Jokowi, saat Rapat Terbatas(Ratas), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Presiden juga memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membantu mengerahkan alat-alat berat dari berbagai tempat, guna membuka akses medan yang sulit di tembus.

“Saya juga minta agar dipercepat pembukaan akses melalui darat, laut maupun udara,” lanjut Jokowi.

Kedua, Presiden minta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memastikan pelayanan kesehatan dan penanganan korban yang memerlukan pertolongan medis. 

"Perbanyak tempat-tempat pelayanan kesehatan di lapangan, juga mempersiapkan rumah sakit untuk menangani para korban, serta memastikan ketersediaan tenaga medis dan obat-obatannya,” kata Jokowi.

Ketiga, orang nomor satu di Indonesia tersebut juga memerintahkan agar, kebutuhan dasar dan logistik bagi para pengungsi bisa segera dipenuhi. Ia ingin pihak-pihak terkait mencari cara yang efektif agar bantuan-bantuan bisa segera sampai kepada pengungsi.

"Saya harap BNPB dan Pemerintah Daerah (Pemda) segera memenuhi bantuan kebutuhan dasar logistik, tenda, dapur umum, air bersih dan MCK (Mandi-Cuci-Kakus) kepada para pengungsi," lanjutnya.

Keempat, Kepala Negara memerintahkan percepatan perbaikan infrastruktur penunjang yang rusak akibat bencana tersebut.

“Percepat perbaikan infrastruktur yang rusak, saya melihat ada beberapa jembatan yang roboh, akses jalan juga. Segera pulihkan jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan internet, juga distribusi logistik dan BBM, sehingga ini bantuan dapat segera tersalurkan ke masyarakat yang menjadi korban bencana,” pungkas Jokowi.

Yang terakhir, Presiden meminta jajarannya untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca sangat ekstrem yang melanda berbagai kawasan di Indonesia.

Jokowi juga meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika(BMKG) untuk menggencarkan peringatan cuaca ekstrem yang sedang melanda, akibat Siklon Tropis Seroja yang ada saat ini.

"Pastikan seluruh kepala daerah dan masyarakat harus tahu perkiraan cuaca dan iklim yang dikeluarkan oleh BMK. Sehingga masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaannya untuk menghadapi ancaman risiko, baik itu angin kencang, bahaya banjir, banjir bandang, dan tanah longsor,” tutup Presiden Joko Widodo.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Aksi Tegas Bobby Nasution: Walk Out dari Paripurna DPRD Sumut, Serukan OPD Ikut Keluar!  
Sebelum keluar dari ruangan, Bobby sempat memanggil timnya. Ia kemudian meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah atau OPD yang hadir untuk ikut meninggalkan ruang rapat.
 
Nasional
16 jam yang lalu
bale by BTN Dorong Ekonomi Medan Lewat ICX 2026
Diikuti sebanyak 54 peserta booth, ICX Medan menjadi wadah pemberdayaan bagi para petani kopi dari berbagai daerah di Sumatera.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Gandeng New York University, Kemenpora Siapkan Atlet Indonesia Berkelas Dunia
Menpora menegaskan, Kemenpora siap memfasilitasi berbagai langkah yang diperlukan apabila NYU berminat mengembangkan program akademik tersebut di Indonesia.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Bertemu Wagub Fujian, Menko Airlangga Genjot Proyek TCTP
Kedua belah pihak juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi program TCTP melalui penyusunan langkah tindak lanjut yang terukur. Pemerintah Indonesia juga akan mengintegrasikan berbagai masukan yang diperoleh dalam pertemuan tersebut ke…
 
Nasional
19 jam yang lalu
Nanik S Deyang Lepas Jabatan Kepala BGN, CELIOS Pertanyakan Posisi Rangkapnya di Pertamina
Bhima menganggap Nanik enggan mundur sebagai Komisaris Pertamina karena menerima gaji lebih besar dibandingkan ketika masih menjadi Kepala BGN. Karena itu, alasan Nanik mundur karena faktor kesehatan dianggap Bhima tidak logis.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Emas Perhiasan Bergerak Bervariasi, Kenali Untung-Ruginya Hari Ini
pergeseran nilai pada instrumen ini secara global terus dipengaruhi oleh dinamika permintaan industri perhiasan, pergerakan nilai tukar mata uang, hingga kebijakan bank sentral terkait cadangan emas. Fluktuasi yang dinamis mengharuskan para pelaku pasar maupun konsumen retail untuk…
 
Nasional
19 jam yang lalu
Misi Berburu Tiket Perempatfinal: 7 Pejuang Merah Putih Siap Tempur di 16 Besar China Open 2026!
Ketujuh wakil tersebut antara lain 3 di ganda putra yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang akan berjumpa dengan ganda putra Jepang Takumi Nomura/Yuchi Shimogami untuk memperebutkan kelolosan ke perempatfinal
Ad Placholder