Roni Mawardi
Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:51 WIB

TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra, Jaringan dan Layanan Digital Kembali Normal

Foto/Dok-TelkomGroup/ECONOMICZONE
Foto/Dok-TelkomGroup/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONEJakarta, 9 Januari 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup telah menuntaskan pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Memasuki minggu pertama Januari 2026, seluruh layanan TelkomGroup di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah kembali beroperasi stabil dengan tingkat availability 99,9%. Capaian ini menandai selesainya fase pemulihan infrastruktur sekaligus dimulainya fase penguatan layanan dan dukungan sosial pascabencana secara berkelanjutan.

Di Aceh sebagai wilayah dengan tingkat dampak tertinggi dan menjadi prioritas pemulihan, TelkomGroup memastikan seluruh 289 kecamatan yang dilayani Telkomsel telah kembali on air, dengan minimal satu site beroperasi di setiap kecamatan. Sepanjang proses pemulihan, layanan telekomunikasi TelkomGroup didukung oleh pengerahan infrastruktur secara terintegrasi, termasuk pemanfaatan akses internet berbasis satelit dari Telkomsat, penyediaan genset standby dan mobile untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik, sistem daya cadangan, serta optimalisasi jaringan transmisi dan akses di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. 

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja kolaboratif dan komitmen kuat TelkomGroup dalam menghadirkan konektivitas sebagai layanan vital bagi masyarakat. “Pemulihan jaringan telekomunikasi hingga kembali normal 100% menjadi prioritas utama kami sejak hari pertama bencana. Berkat kerja cepat dan kolaborasi lebih dari 2.500 tim recovery tanggap bencana TelkomGroup, seluruh wilayah terdampak kembali terhubung sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik dapat berangsur pulih,” ujar Dian.

“Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi seluruh tim TelkomGroup di lapangan, serta dukungan dan kolaborasi seluruh pihak yang memungkinkan proses pemulihan ini berjalan cepat dan tuntas,” tambah Dian.

Seiring dengan tuntasnya pemulihan jaringan, TelkomGroup terus memperkuat dukungan terhadap program Hunian Danantara (Huntara) sebagai bagian dari sinergi BUMN dalam percepatan pemulihan masyarakat pascabencana. Di berbagai kawasan Huntara yang dibangun secara bertahap di tiga provinsi terdampak, TelkomGroup menghadirkan akses telekomunikasi dan WiFi gratis.

Dukungan konektivitas tersebut meliputi penyediaan Access Point WiFi di area hunian dan fasilitas umum, penguatan jaringan seluler melalui BTS eksisting dan Mobile BTS, serta pemanfaatan jaringan satelit untuk menjamin keandalan layanan. TelkomGroup juga mengimplementasikan layanan WiFi Managed Service (WMS) berkapasitas 100 Mbps untuk mendukung kebutuhan operasional di Posko TelkomGroup Huntara. Melalui integrasi jaringan TelkomGroup, masyarakat di kawasan Huntara dapat menikmati internet gratis yang membantu menjaga komunikasi serta mendukung kebutuhan selama masa pemulihan.

Tidak hanya dari sisi infrastruktur, TelkomGroup juga menyalurkan dukungan kemanusiaan secara berkelanjutan bagi masyarakat terdampak di berbagai wilayah Sumatra. Hingga 7 Januari 2026, total dukungan TelkomGroup tercatat mencapai lebih dari Rp123,23 miliar, mencakup penyediaan posko internet gratis, bantuan logistik, layanan kesehatan, dapur umum, dukungan psikososial, serta program keringanan dan kompensasi layanan bagi pelanggan terdampak. Kehadiran Relawan BUMN Peduli TelkomGroup turut memperkuat pendampingan di lapangan melalui penyaluran bantuan dan kegiatan bakti sosial untuk mendukung pemulihan sarana umum.

Dengan jaringan yang kembali terhubung dan bantuan yang terus berjalan, TelkomGroup berharap kehadiran konektivitas dapat membantu masyarakat kembali berkomunikasi, beraktivitas, dan menata kehidupan sehari-hari pascabencana. Lebih dari sekadar layanan telekomunikasi, dukungan ini menjadi bagian dari upaya bersama agar masyarakat terdampak dapat bangkit secara bertahap dan kembali menata keseharian pascabencana dengan lebih baik.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
10 jam yang lalu
Masuknya HSBC Dorong APEX Terbitkan 218 Juta Saham Baru
Secara keseluruhan, pemegang saham lama akan mengalami dilusi sebesar 5,79%. Dua kreditur sindikasi luar negeri tersebut akan menjadi pemegang saham baru dengan kepemilikan gabungan 5,79% setelah PMTHMETD.
 
Nasional
23/09/2026 20:41 WIB
Tingkatkan Kreativitas Digital Guru di Ruang Kelas, Telkomsel Bikin Ribuan Tenaga Pendidik Makin Canggih Mengajar dengan AI
Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang dipelajari dapat langsung digunakan.
 
Nasional
23/09/2026 17:50 WIB
Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 via wondr by BNI, Diskon hingga Rp300 Ribu
BNI menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB pada 9-11 Oktober 2026
 
Nasional
23/09/2026 16:49 WIB
BI Tahan BI Rate di Level 5,75 Persen
Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan keputusan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.
 
Nasional
22/09/2026 20:32 WIB
Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia
NeutraDC mantapkan rencana pengembangan AI data center hingga 1 GW, dukung pemerataan kapabilitas komputasi nasional
 
Nasional
22/09/2026 12:47 WIB
Indonesia Koleksi 7 Medali di Awal Asian Games 2026, Dukungan untuk Atlet Terus Mengalir
Dukungan dan doa dapat diberikan dengan menyaksikan perjuangan para atlet melalui kanal siaran resmi yang telah ditetapkan oleh penyelenggara dan pemegang hak siar seperti RANS Entertainment dan TVRI, serta dukungan Emtek Media melalui Vidio dan Nex.
 
Nasional
22/09/2026 11:57 WIB
BEI Turunkan Batas Saham Gocap ke Rp1, Mulai 28 September
BEI menjelaskan penyesuaian itu bertujuan agar saham dapat diperdagangkan dengan rentang harga yang lebih luas sehingga kualitas price discovery dapat meningkat. Selain itu, penurunan harga saham menjadi Rp1 juga diharapkan mampu mendorong peningkatan likuiditas, serta memberikan…
Ad Placholder