Lisa Susanti
Kamis, 12 Juli 2018 - 16:07 WIB

Susuri Tol Pejagan Hingga Semarang, Menteri Rini Dorong Waskita dan Jasa Marga Kejar Target Akhir 2018

Mentei BUMN Rini M Soemarno saat meninjau tol Pejagan Semarang. Foto (Dok Kementerian BUMN)
Mentei BUMN Rini M Soemarno saat meninjau tol Pejagan Semarang. Foto (Dok Kementerian BUMN)
Dummy

ECONOMIC ZONE - JAKARTA, 11 Juli 2018 - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melakukan peninjauan ke dua ruas tol Trans Jawa yang pengerjaannya akan rampung dalam waktu dekat. Kedua ruas tol tersebut yakni ruas Pejagan - Pemalang dan ruas Pemalang - Batang sampai dengan Semarang.

Dalam tinjauan tersebut,  Menteri Rini didampingi sejumlah pejabat eselon I Kementerian BUMN seperti Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi, Gatot Trihargo, Deputi Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Ahmad Bambang, Staf Khusus III Wianda Pusponegoro, serta Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra, dan Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani.

Rini memberikan perhatiannya pada beberapa hal di dua ruas tol yang digarap BUMN tersebut, seperti aspek keselamatan kerja selama proses pembangunan dan aspek keselamatan bagi pengguna jalan meliputi ketinggian tanah, penerangan, serta marka lalu lintas.

"Standarisasi Kementerian PUPR sudah sangat baik sekali, leveling dan ketinggian tanahnya diperhatikan. Perkembangan proyeknya saya lihat sangat baik," kata Rini kala meninjau proyek Jembatan Kalikuto, Kendal, Rabu (11/07/2018).

Ruas tol Pejagan - Pemalang membentang dari Pejagan di Jawa Barat hingga Pemalang di Jawa Tengah, ruas ini juga merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ruas Kanci - Pejagan dengan ruas Pemalang -Batang. Pemegang konsesi ruas ini adalah PT Pejagan Pemalang Tol Road yang saat ini sahamnya dimiliki oleh PT Waskita Transjawa Toll Road, salah satu anak perusahaan PT Waskita Toll Road. 

Ruas ini diambilalih PT Waskita Toll Road pada tahun 2014, dan berprogres dengan cepat sehingga seksi 1 dan 2 dapat mulai beroperasi pada Juli 2016.  Sementara seksi 3 dan 4 akan resmi beroperasi pada Juli tahun ini. Seksi 3 dimulai dari simpang susun Brebes Timur (Breksit) sampai ke simpang susun Adiwerna sepanjang 10,4 km. Sedangkan seksi 4 dimulai dari simpang susun Adiwerna hingga Sewaka Pemalang sepanjang 27,6 km. Nilai investasi yang digelontorkan untuk proyek ruas ini ini mencapai Rp 7,62 triliun.

Rini juga turut meninjau ruas Pemalang - Batang yang hak konsesinya dipegang oleh PT Pemalang Batang Tol Road. Ruas yang menelan nilai investasi mencapai Rp 7,5triliun ini telah difungsikan sementara untuk arus mudik dan balik pada Idul Fitri 2018, dan direncanakan beroperasi secara keseluruhan pada Oktober 2018.

"Sepanjang hari ini saya menyusuri ruas tol dari Pejagan hingga Semarang yang pada masa mudik kemarin sempat dibuka secara fungsional. Sekarang sedang dilanjutkan dan dibereskan, sehingga akhir tahun bisa selesai sesuai target," imbuh dia.

Selanjutnya, Rini beserta rombongan turut meninjau ruas tol Batang - Semarang. Pemegang konsesi ruas ini adalah PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) yang sahamnya dimiliki oleh Jasa Marga dan PT Waskita Toll Road. Ruas ini membentang sepanjang 75,0 km dengan biaya investasi mencapai Rp 11,05 triliun. 

Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani menuturkan, pengerjaan ruas ini telah mencapai 83,99 persen hingga 1 Juli 2018 dan ditargetkan bisa selesai pada akhir tahun 2018. "Pembangunan di ruas Batang - Semarang yang sudah berlanjut lagi pasca dipakai mudik kemarin termasuk jembatan Kalikuto. Saya yakin ruas tol batang semarang akan bisa dioperasikan pada tahun ini," ungkap Desi.

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk. I Gusti Ngurah Putra menambahkan, pihaknya pun mengaku optimis akhir tahun ini ruas Pejagan sampai dengan Semarang sudah bisa selesai. Terlebih pengerjaan jembatan Kalikuto yang merupakan salah satu titik penting dalam ruas ini sudah mencapai 90 persen dan bisa rampung pada akhir Agustus 2018. 

"Dengan semangat sinergi, kami bersama Jasa Marga dan pihak kepolisian sempat membuka secara fungsional jembatan Kalikuto demi melayani para pemudik. Sekarang Kalikuto kami sempurnakan penyelesaiannya," jelas dia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24/05/2026 11:42 WIB
LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026
LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, dengan bangga kembali menggelar LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026
 
Nasional
22/05/2026 23:53 WIB
Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Sinergi TelkomGro up hadirkan kebahagiaan Iduladha bagi lebih dari 60 ribu masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 15:02 WIB
Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia
Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas.
 
Nasional
22/05/2026 14:55 WIB
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
22/05/2026 14:27 WIB
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 11:23 WIB
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
22/05/2026 10:36 WIB
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
Telkomsel