BNI
Kamis, 21 Januari 2021 - 13:23 WIB

Kaum Muda Menjanjikan, BNI Siap Tebar KPR Bagi Milenial

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pekerja muda yang berada pada rentang usia 21 - 35 tahun  merupakan kelompok pekerja yang mendominasi daftar pemohon Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), para milenial ini mengisi 60% dari total pemohon KPR pada tahun lalu. Untuk itulah pada 2021 ini, BNI siap kembali menebar KPR bagi kaum milenial ini melalui beragam kemudahan dari BNI Griya. 

Disamping itu, banyak pengembang  membuat proyek perumahan khusus milenial, dengan desain khusus, harga terjangkau, dan skema pembayaran fleksibel. BNI telah menyiapkan data internal,  informasi pengembang, hingga demografi penduduk berdasarkan usia sebagai basis untuk menyasar potensi KPR di segmen milenial ini. 

"Baik landed house maupun hunian vertical, keduanya  cocok dengan segmen milenial, tergantung kemampuan dan kebutuhannya. Segmen milenial lebih memilih ke _primary market_ karena pertimbangan desain, harga terjangkau, lokasi dan kepraktisan," ujar Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies di Jakarta awal pekan ini. 

 Pada tahun 2020, BNI Griya mencatat pertumbuhan positif dengan nilai penyaluran hampir Rp 9 triliun. Komposisi terbesar di segmen debitur berpenghasilan tetap (fixed income) untuk pembelian di primary market. Pada tahun 2021, BNI tetap fokus pada segmen yang sama untuk pembelian rumah komersial dan subsidi di primary market. 

Yang menarik, BNI siap  menawarkan suku bunga mulai 4,74% per tahun, fixed 1 tahun pertama, dengan opsi bayar bunga saja hingga 2 tahun untuk memudahkan debitur mencicil KPR di masa pandemi, dengan jangka waktu hingga 30 tahun. Selain itu aplikasi KPR dapat diajukan secara online dengan eForm BNI Griya yang dapat diakses melalui website BNI, BNI Mobile Banking atau ketik link http://bit.ly/eFormBNIGriya. Saat ini pengajuan BNI Griya melalui e form sudah mencapai rata-rata diatas 2.000  aplikasi perbulannya

        BNI juga tetap memberlakukan fasilitas Instan Approval untuk Top Developer, dan jangka waktu kredit hingga 30 tahun. "Pemberian kredit ini tentunya juga mempertimbangkan segment yang relative aman dan tidak terdampak pandemic, sehingga kualitas kredit tetap terjaga dengan baik," ujar Corina.

*KPR Subsidi Kencang*

Pada tahun 2020, produk kredit KPR BNI, yaitu BNI Griya tumbuh diatas 4% YOY,  sedangkan KPR Subsidi meningkat hingga diatas 50%. 

BNI senantiasa ikut berperan dalam mendukung program pemerintah di bidang penyediaan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dengan program penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayan Perumahan (FLPP) yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pada tahun 2020 lalu, BNI mengadakan akad masal KPR Sejahtera BNI FLPP secara virtual dengan tujuan memberikan kemudahan bagi debitur MBR membeli hunian di tengah pandemi Covid-19. 

Kemudahan yang diberikan berupa uang muka ringan, angsuran terjangkau dan jangka waktu angsuran mencapai 20 tahun. Sampai dengan akhir tahun 2020, BNI telah membantu Pemerintah dalam penyaluran rumah kepada masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 47 ribu, dan akan terus bertambah pada tahun 2021 ini.

*Enam Fokus*

Guna mendorong pertumbuhan BNI Griya dan menyalurkan KPR Subsidi BNI siap dengan enam fokusnya, yaitu Pertama, Fokus ekspansi BNI Griya pada low risk segment dan nasabah existing, serta mengoptimalkan value chain business melalui sinergi dengan Business Banking maupun dengan entitas anak.  Ini akan memberikan potensi bisnis bagi Consumer Banking khususnya dalam menggarap BNI Griya. 

Kedua, Penetrasi pasar ke Primary Market Griya melalui peningkatan Kerjasama dengan mitra Developer PKS dan mengoptimalkan seluruh jaringan cabang/outlet yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai channel pemasaran BNI Griya. Ketiga, Digitalisasi pengajuan kredit (e-Form) dan memperkuat pemasaran melalui strategic partnership dengan media property online untuk meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses BNI Griya.

Keempat, Optimalisasi penyerapan kuota BNI Griya Subsidi yang terdiri dari FLPP, SSB, dan BP2BT serta menyediakan skema Bridging Loan untuk pembangunan rumah. Kelima, Melakukan fokus ekspansi kepada selected institusi dan perusahaan, dengan memanfaatkan beragam channel pemasaran melalui optimalisasi peran cabang sebagai office channeling, Fronting Agent, dan e-channel. Keenam, Penetrasi potensi nasabah payroll dengan mengoptimalkan data analytics serta optimalisasi dataleads debitur eksisting & nasabah Emerald.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
02/09/2026 14:19 WIB
Jalan di Tempat: Laporan Lengkap Kinerja DPR Tahun Sidang 2025–2026
Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sepanjang Tahun Sidang 2025–2026 dinilai mengalami stagnasi serius dan gagal memenuhi ekspektasi publik.
 
Nasional
02/09/2026 11:53 WIB
BINUS Business School Buka Magister Transformative Project Management untuk Cetak Pemimpin Proyek
Peluncuran program ini merupakan hasil kajian BINUS Business School bersama berbagai pemangku kepentingan untuk melihat kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi project management yang tersedia saat ini.
 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 19:27 WIB
Trem Listrik Bandara–Canggu Segera Dibangun, Groundbreaking Ditargetkan Maret 2027
Penandatanganan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, CEO Angkasa Pura, Sekda Kabupaten Badung serta sejumlah pihak terkait.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
Ad Placholder