EH
Senin, 12 Maret 2018 - 21:04 WIB

Laba Bersih PP Presisi Melonjak 498 Persen

PPRE
PPRE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Emiten konstruksi, PT PP Presisi Tbk (PPRE) sepanjang 2017 membukukan laba bersih konsolidasi mencapai Rp245 miliar, meonjak 498 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp41 miliar.

Direktur Utama PP Presisi, Iswanto Amperawan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/3) mengatakan lonjakan laba bersih tersebut seiring peningkatan pendapatan konsolidasi sebesar 389 persen dari Rp371 miliar menjadi Rp1,8 triliun di 2017. 

"Ini didukung meningkatnya pendapatan civil work sebesar 617 persen year on year dari Rp197 miliar menjadi Rp1,4 triliun di 2017, diantaranya berasal dari proyek tol Bakauheni-Sidomulyo, proyek tol Pandaan–Malang, proyek tol Manado–Bitung, proyek bendungan Way Sekampung, proyek bendungan Leuwi Keris, proyek pengendalian lahar Sinabung, dan beberapa proyek carry over dari tahun sebelumnya," katanya. 

Selain itu pendapatan perseroan juga ditopang kenaikan signifikan pendapatan ready mix/batching plant sebesar 138 persen dari Rp69 miliar meningkat menjadi Rp163 miliar di 2017. 

Peningkatan pendapatan tersebut juga diikuti keberhasilan perseroan mengelola beban pokok penjualan dan biaya operasional secara simultan sehingga berhasil membukukan pertumbuhan laba kotor dan laba operasi secara signifikan masing-masing sebesar 369 persen dan 379 persen.

"Kami bangga terhadap pencapaian PP Presisi di 2017, transformasi bisnis yang dilakukan sejak tahun 2014 telah membuahkan hasil, tercermin dari peningkatan pendapatan dan laba bersih secara signifikan," terangnya. 

Adapun rasio lancar mengalami peningkatan dari 0,8X (2016) menjadi 1,9X (2017) seiring peningkatan kas dan setara kas sebagai imbas dari peningkatan cashflow operasional dari Rp110 miliar (2016) menjadi Rp351 miliar (2017) dan dana hasil penawaran umum perdana saham yang dilakukan 24 November 2017 yang belum digunakan sebesar Rp783 miliar, di samping peningkatan piutang usaha dari Rp101 miliar (2016) menjadi Rp602 miliar (2017) yang sebagian besar (58%) merupakan piutang lancar. 

Gearing rasio mengalami penurunan dari 2,9X (2016) menjadi 0,6X (2017), demikian juga net-gearing rasio mengalami penurunan dari 1,9X (2016) menjadi 0,2X (2017) sebagai akibat dari peningkatan ekuitas sebesar 1.051 persen dari Rp211,9 miliar (2016) menjadi Rp2,4 triliun (2017).

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Lody Natasha Kibarkan Merah Putih Perkuat Persiapan Menuju AXCR 2026
Partisipasi Lody di TRRC merupakan bagian penting dari strategi persiapannya menuju AXCR, yang dikenal sebagai ajang rally lintas alam terbesar dan paling bergengsi di Asia.
 
Nasional
25/04/2026 19:08 WIB
Rayakan Satu Tahun Perjalanan XLSMART Terus Fokus Perkuat Jaringan, Kinerja Bisnis, dan Pengalaman Pelanggan
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menandai momentum anniversary pertama dengan berbagai pencapaian strategis yang memperkuat fondasi bisnis perusahaan sekaligus memperluas kontribusi terhadap pengembangan ekosistem digital di Indonesia
 
Nasional
24/04/2026 20:13 WIB
Garudafood Catat Laba Rp756,2 Miliar Hingga Bagikan Dividen Rp9,5 per Saham di 2025
"Dividen tersebut akan dibayarkan pada 20 Mei 2026 kepada seluruh pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan 6 Mei 2026,"
 
Industri
24/04/2026 09:30 WIB
Rahasia Paviliun Cahaya Bikin Ruangan 'Hidup' Terungkap di ARCH:ID 2026
Terinspirasi RA Kartini, Paviliun Cahya in-Lite di ARCH:ID 2026 hadirkan sintesa arsitektur Nusantara. Dikerjakan oleh kolaborator perempuan pilihan.
 
Nasional
24/04/2026 08:45 WIB
Mengupas Keunggulan Teknis BBG sebagai Solusi Energi Masa Depan
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) berkomitmen terus mengoptimalkan layanan Bahan Bakar Gas (BBG) bagi kendaraan
 
Nasional
23/04/2026 21:02 WIB
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Bank Jakarta menerima penghargaan Indonesia 50 Best Chief Executive Officer Awards & Indonesia Best Chief Operations Officer Awards 2026 yang diselenggarakan The Iconomics
 
Nasional
22/04/2026 22:53 WIB
Satu Tahun IPO, MINE Bagikan Dividen dari Laba Tahun 2025
PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) atau STM, perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp60,23 miliar atau Rp14,75 per saham
Telkomsel