EKA
Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:30 WIB

Ekspansi Business LNG, Perta Arun Gas Teken MoU dengan Natuna Eton Energi

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Perta Arun Gas (PAG) melakukan penandatangan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan PT Natuna Eton Energy terkait kajian pembangunan fasilitas LNG storage di Kilang LNG Arun. Hal tersebut dilakukan guna mendukung peluang bisnis LNG Hub dan Pemenuhan pasar LNG Wilayah Cina dan Asia Tenggara.

“Hal ini tentu merupakan potensi besar dalam pengembangan bisnis PAG dan juga sesuai dengan visi PAG, yaitu Menjadi Perusahaan Regasifikasi dan LNG Hub Kelas Dunia. Kami berharap ditahap awal pelaksanaan Kajian meliputi aspek teknis dan komersial dapat terselesaikan dalam jangka waktu selama 6 bulan ke depan,” kata President Director PAG, Arif Widodo di Jakarta, Selasa (20/10).

Menurutnya, kerja sama ini dilakukan sesuai dengan program business plan yang ditetapkan oleh PAG. nantinya Natuna Eton Energy ini akan melakukan kajian dan menyiapkan data potensi pasar termasuk komitmen dengan potensial LNG Offtaker (buyer). “Hal ini juga merupakan langkah awal untuk menuju ke tahapan proyek dan proses konstruksi yang akan dilakukan oleh Natuna Eton Energy,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur Natuna Eton Energy Alfiansyah Syahbirin Syafe’i optimistis kajian ini dapat terselesaikan sesuai tatawaktu. “Dalam kerjasama ini, Natuna Eton Energy juga bertugas untuk mencari calon buyer. Natuna juga telah memperoleh komitmen awal dengan sejumlah pembeli dari China, Myanmar dan Thailand,” terangnya.

Pjs. VP Corporate Strategic Planning & Business Development PAG, Surkani Manan menjelaskan bahwa setelah ada kajiannya, rencana pembangunan dua tanki penyimpanan LNG ini sebagai langkah ekspansi PAG dalam pengembangan bisnis LNG Hub dengan fasilitas sebagai Pusat Logistic Berikat dan sebagai upaya dalam peningkatan utilisasi sejumlah asset ex kilang LNG Arun.

“Terkait dengan rencana ekspansi pembangunan dua Tangki penampungan LNG, Perta Arun Gas memproyeksikan proyek dapat kelar dalam 2,5 tahun kedepan pasca kajian yang dijadwalkan selama 6 bulan sejak Oktober ini,” jelas Surkani.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
17 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
20 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
Ad Placholder