Aldhi Chandra
Senin, 28 September 2020 - 18:38 WIB

Bisnis Logistik jadi Ladang Penghasilan di Masa Pandemi

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pandemi memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor industri. Namun, sektor logistik jadi salah satu industri yang tak hanya mampu bertahan di tengah pandemi tapi tumbuh signifikan. Hal ini didukung adanya perubahan perilaku masyarakat untuk berbelanja melalui e-commerce, dan memanfaatkan jasa pengiriman paket sebagai solusi di tengah keterbatasan saat ini. 

Menurut data dari RedSeer, penggunaan layanan e-commerce selama pandemi Covid-19 meningkat tajam sebanyak 69%. Imbasnya, berbagai penyedia jasa logistik di Indonesia turut mencatat kenaikan volume pengiriman barang. Lion Parcel, sebagai salah satu pemain logistik di Indonesia juga mencatat kenaikan volume pengiriman selama pandemi, volume pengiriman Lion Parcel pada bulan April - September 2020 meningkat sekitar 30,3% dibanding bulan April - September 2019. 

Lonjakan permintaan jasa pengiriman tersebut lantas menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan bagi masyarakat di tengah pandemi. Data lebih lanjut mencatat, jumlah agen atau mitra P.O.S (point of sales) yang bergabung dengan jaringan Lion Parcel pun meningkat secara signifikan hingga 2x lipat di masa pandemi.

“Volume pengiriman barang Lion Parcel yang terus meningkat bukan hanya berdampak bagi perusahaan namun juga memberikan ladang penghasilan baru bagi masyarakat di tengah pandemi. Selama masa pandemi tercatat lebih dari 800 mitra bergabung ke jaringan Lion Parcel setiap bulannya. Angka ini naik sebesar 100% dibanding kondisi normal sebelum pandemi, dengan rata-rata sebanyak 400 mitra yang bergabung setiap bulannya. Antusiasme masyarakat untuk bergabung menjadi mitra Lion Parcel ini menjadi sinyal positif bahwa sektor logistik memiliki peluang yang menjanjikan di tengah pandemi ini,” ujar Cipto Laksono, Senior Manager NPOS Lion Parcel. 

“Saat ini kami memiliki lebih dari 3.500 mitra aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Guna memaksimalkan peluang bisnis dari mitra P.O.S bagi masyarakat, Lion Parcel berkomitmen untuk memfasilitasi seluruh mitra P.O.S yang baru bergabung dengan fasilitas berupa franchise fee gratis, komisi penjualan yang menarik, proses administrasi yang cepat, pendampingan selama 1 tahun, serta sistem web yang terintegrasi,” tambah Cipto.

Selain performa bisnis logistik yang terus bertumbuh di tengah pandemi, meningkatnya angka kemitraan di Lion Parcel juga turut membuka lapangan pekerjaan baru, baik bagi para calon mitra itu sendiri, maupun orang-orang yang kemudian bekerja di P.O.S mitra tersebut. 

Salah satu mitra yang telah merasakan manfaat secara langsung setelah bergabung dengan jaringan mitra Lion Parcel adalah Nanundita, pemilik Mitra P.O.S Lion Parcel ‘Habibi’ yang berlokasi di Tangerang. Berbekal ketekunan dan kesabaran, kesuksesan dapat diraih oleh P.O.S Lion Parcel Habibi. Di tahun kedua, jumlah pengiriman mulai mengalami kenaikan pesat hingga mencapai 1 ton setiap bulan  dan omset yang didapatkan saat ini juga mencapai puluhan juta setiap bulannya. Nanundita juga mengungkapkan bahwa berbekal pendapatan dari kemitraan Lion Parcel ini, dirinya mampu membeli rumah di tahun kedua dan mobil secara cash di tahun ketiga sejak ia bergabung menjadi mitra P.O.S Lion Parcel.

“Di tengah pandemi ini, peluang bisnis kemitraan Lion Parcel menjadi angin segar bagi banyak masyarakat. Saya bersyukur dan merasakan manfaat yang nyata sejak bergabung menjadi Mitra P.O.S Lion Parcel, khususnya di saat pandemi COVID-19 seperti sekarang. Saat orang-orang mengalami pasang surut, usaha yang saya rintis sejak tahun 2017 justru berbuah manis karena kebutuhan masyarakat untuk mengirim paket serta dokumen justru meningkat. Selain dapat membantu masyarakat untuk memudahkan pengiriman, saya juga dapat membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain yang membutuhkan pekerjaan di masa sulit seperti saat ini,” ujar Nanundita, pemilik P.O.S Lion Parcel Habibi.

Selain cerita dari Nanundita, pesatnya pertumbuhan Lion Parcel saat pandemi COVID-19 ini juga membuat seorang mitra P.O.S Lion Parcel yang tidak memiliki latar belakang di bidang logistik tertarik untuk bergabung ke jaringan mitra Lion Parcel. "Saya tidak menyangka membuka usaha logistik di saat pandemi COVID-19 bisa sangat menguntungkan. Di bulan kedua menjadi mitra P.O.S Lion Parcel, omset kami sudah mencapai ratusan juta berkat berbagai strategi branding, free pick up, serta usaha kami membagikan brosur, dan rajin menawarkan layanan yang kami punya ke relasi dekat," ujar Aswin, pemilik Mitra P.O.S Bendungan Jago, Jakarta. 

Saat ini, terdapat beberapa daerah yang masih memiliki potensi peluang bisnis kemitraan Lion Parcel cukup besar. Hal ini dikarenakan masih banyaknya permintaan konsumen di daerah tersebut terhadap jasa pengiriman jarak jauh yang cepat dengan biaya terjangkau. Adapun daerah potensial dengan kebutuhan mitra Lion Parcel, masih terkonsentrasi di area Jabodetabek. Untuk di Jakarta, daerah potensial tersebut berada di Kecamatan Tambora, Palmerah, Pesanggrahan, Setiabudi, Mampang, Johar Baru, Cilincing, Matraman, Ciracas dan Jatinegara. Sedangkan daerah Tangerang dan Bogor, daerah potensial tersebut berada di wilayah Serpong, Balaraja, Parung dan Citeureup.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
14 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel