Aldhi Chandra
Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:22 WIB

Merambah Bisnis Di Luar Akomodasi, OYO Indonesia Luncurkan Kopi Cinta

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Merespon perkembangan budaya ngopi dan meningkatnya permintaan akan produk F&B di jaringan hotelnya, OYO Hotels and Homes, jaringan akomodasi terkemuka di Indonesia kembali meluncurkan inovasi terbaru di industri hospitality dengan meluncurkan brand kopi independen bernama ‘Kopi Cinta’. Sebagai lini bisnis terbaru OYO di luar akomodasi, Kopi Cinta saat ini siap melayani para penikmat kopi melalui 30 gerai yang tersedia di seluruh Indonesia.

Eko Bramantyo, Country Head Emerging Business, OYO Indonesia mengatakan, “Di tengah pandemi ini, sebagai pelaku industri kami senantiasa dituntut untuk semakin inovatif, baik dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang mengalami perubahan, maupun dari sisi strategi bisnis. Kami di OYO melihat bahwa budaya ngopi di seluruh Indonesia mengalami peningkatan yang pesat. Selain itu, terdapat peningkatan permintaan akan produk F&B dari para tamu dari hotel-hotel kami di berbagai wilayah Indonesia. Berangkat dari kondisi ini, OYO berinisiatif untuk memanfaatkan peluang dengan menghadirkan lini bisnis baru, yang juga kami harapkan dapat menjadi sumber pemasukan tambahan bagi para mitra yang tertarik untuk membuka gerai Kopi Cinta ini.”

Menurut Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian, konsumsi kopi nasional di tahun 2018 telah mencapai 314 ribu ton. Angka konsumsi ini diprediksi akan terus tumbuh sekitar 8,2% selama periode 2016 – 2021. Data lebih lanjut menurut International Coffee Organization (ICO), pertumbuhan rata-rata konsumsi kopi di Indonesia berada di atas rata-rata dunia pada umumnya. Di tahun tahun 2021, pasokan kopi nasional diprediksi akan mencapai 795 ribu ton, sementara tingkat konsumsi naik menjadi 370 ribu ton. 

Meskipun prediksi ini tentu terpengaruh oleh pandemi COVID-19, Kementerian Perindustrian serta Kementerian Pariwisata telah melakukan upaya untuk kembali menggairahkan industri kopi melalui kampanye #SatuDalamKopi. Menperin sendiri menyatakan bahwa pemerintah tetap optimis untuk kembali menggairahkan industri kopi lokal di tengah pandemi ini, dengan berbagai terobosan yang inovatif.

“Kami ingin turut berpartisipasi dalam upaya menggairahkan kembali industri kopi Indonesia, maka dari itu Kopi Cinta hadir dengan memanfaatkan jaringan hotel OYO di Indonesia sebagai rantai distribusi untuk minuman kopi berkualitas. Selain itu hadirnya Kopi Cinta ini diharapkan dapat semakin meningkatkan pengalaman menginap bagi para tamu OYO, sekaligus turut menambah pilihan kopi berkualitas di kalangan penikmat kopi di Indonesia,” ujar Eko Bramantyo.

Produk-produk minuman Kopi Cinta dibuat dengan menggunakan teknologi mesin kopi kapsul otomatis guna memastikan kualitas dan konsistensi minuman kopi yang disediakan. Selain itu, Kopi Cinta juga menggandeng Primo Coffee sebagai partner strategis dalam pembuatan standar operasional, menyediakan pelatihan barista, serta pengadaan alat dan suplai bahan baku. Untuk menjangkau konsumen di luar tamu hotel-hotel OYO, Kopi Cinta juga menggandeng Go-food dan Grabfood untuk layanan pesan-antar secara daring bagi masyarakat yang ingin memesan Kopi Cinta tanpa harus datang ke lokasi gerai. 

Saat ini, sebanyak 30 gerai Kopi Cinta telah tersedia di hotel-hotel OYO yang dioperasikan langsung oleh OYO (Self-Operated Business/SOB). Ke depannya, OYO akan terus menambah gerai Kopi Cinta di seluruh jaringan hotelnya. OYO juga membuka kesempatan bagi para mitra-mitra hotel OYO yang ada untuk bergabung dan membuka gerai Kopi Cinta di hotel mereka dengan biaya investasi awal mulai 3 juta rupiah (mesin dan starter pack), tanpa membutuhkan ruang ataupun staf tambahan. Selain itu, Kopi Cinta menjawab kebutuhan para tamu OYO untuk menikmati kopi kekinian dengan harga yang lebih terjangkau tanpa tambahan biaya kirim dan terjamin lebih higienis karena disajikan langsung oleh staff hotel OYO. 

“Di tengah pandemi ini, kami terus berupaya agar bisnis mitra hotel kami tetap dapat berjalan. Kini, melalui inovasi bisnis terbaru ini, kami menawarkan kesempatan yang memungkinkan para mitra untuk mendapatkan pemasukan tambahan, di luar dari akomodasi. Melalui dukungan teknologi dan kanal distribusi jaringan OYO, kami optimis bahwa hadirnya Kopi Cinta dapat turut menjadi stimulus dalam membangkitkan industri hospitality ini,” tutup Eko Bramantyo.


 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Penyusunan peta jalan nasional menjadi langkah awal memperkuat ketahanan siber Indonesia di era pasca-kuantum
 
Nasional
5 jam yang lalu
Dukung Penanganan Pengolahan Sampah di Jakarta, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak Jakarta Utara
Bank Jakarta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berencana untuk membangun biodigester komunal berbasis sampah organik
 
Nasional
5 jam yang lalu
bankjakarta.co.id Jadi Wajah Digital Baru Bank Jakarta, Lebih Modern dan Dekat dengan Nasabah
Bank Jakarta memperkenalkan wajah digital barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id. Transformasi digital, transformasi
 
Nasional
10/08/2026 20:00 WIB
BNI Catat Fundamental Bisnis Kokoh di Bawah Danantara, Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kinerja fundamental yang solid hingga semester I 2026
 
Nasional
10/08/2026 17:19 WIB
Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
Pengalihan aset dan bisnis dengan total Rp85,7 triliun memperkuat InfraNexia dalam mengembangkan lebih dari 90% aset jaringan Telkom
 
Nasional
10/08/2026 12:35 WIB
Menhut Bersama Unsur Daerah Tinjau Penanganan Karhutla Bromo Tengger Semeru
Peninjauan dilakukan untuk memastikan upaya pengendalian kebakaran berjalan optimal sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Kehutanan, TNI, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta seluruh unsur terkait dalam menghadapi kebakaran di kawasan konservasi tersebut.
 
Nasional
10/08/2026 12:26 WIB
Manggala Agni dan Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di TN Gunung Rinjan
Kebakaran terjadi pada kawasan konservasi dengan tutupan savana dan semak belukar kering. Respons cepat dilakukan setelah informasi kebakaran diterima dari pengelola kawasan.
Ad Placholder