I.E.K
Jumat, 17 Juli 2020 - 19:38 WIB

Semester 1/2020, Pupuk Indonesia Bukukan Penjualan Tujuh Juta Ton Pupuk Naik 12,5 Persen

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sepanjang semester I 2020, PT Pupuk Indonesia (Persero) membukukan total penjualan pupuk mencapai 7.151.040 ton, tumbuh 12,5 persen dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar 6.250.499 ton. Produk pupuk tersebut terdiri dari Urea, NPK, SP-36, ZA, ZK, KCL dan Organik.

“Total penjualan tersebut terdiri dari pupuk PSO (Public Service Obligation) yang diperuntukan bagi petani penerima subsidi berdasarkan sistem e-RDKK sebesar 4.762.673 ton atau setara 59,9 persen dari target RKAP dan pupuk non PSO sebesar 2.388.367 ton atau setara 52,2 persen dari target,” kata Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Aas Asikin Idat dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (17/7).

Penjualan pupuk PSO tersebut merupakan cerminan dari realisasi penyaluran pupuk bersubsidi yang dilaksanakan oleh Pupuk Indonesia bersama lima anak usahanya yang merupakan produsen pupuk, yakni PT Pupuk Kujang, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Sriwidjaja, PT Pupuk Kaltim dan PT Pupuk Iskandar Muda. “Melalui produsen pupuk yang berada dalam koordinasi kami, Pupuk Indonesia terus mengoptimalkan proses distribusi pupuk bersubsidi kepada petani agar tetap berjalan lancar dan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian,” kata Aas.

Penjualan Pupuk PSO terdiri dari Urea sebesar 2.172.966 ton, SP-36 sebesar 360.881 ton, ZA 443.703 ton, NPK 1.503.002 ton dan organik sebesar 282.122 ton. Sementara penjualan pupuk non PSO terdiri dari penjualan dalam negeri sebesar 1.022.563 ton dan penjualan luar negeri atau ekspor sebesar 1.365.803 ton. Total penjualan pupuk non PSO tersebut naik 31,7 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar 1.629.215 ton.

Kendati demikian, dirinya menegaskan bahwa Pupuk Indonesia memiliki komitmen tinggi dalam menjaga ketersediaan pupuk guna memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Ekspor sendiri hanya bisa dilakukan apabila kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi, khususnya untuk sektor pangan dan pupuk bersubsidi.

“Para produsen pupuk sebisa mungkin terus melakukan penjualan ekspor guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyumbang devisa negara dan memperkuat nilai Rupiah, namun dengan tetap mengutamakan pemenuhan pupuk dalam negeri,” tegasnya.

Pupuk Indonesia juga mencatatkan penjualan dari sektor non pupuk sebesar 510.381 ton. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibanding capaian periode sama tahun lalu sebesar 504.882 ton. Sepanjang semester I 2020, Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp38,38 triliun, atau setara 50,8 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2020 yang sebesar Rp75,5 triliun. Capaian pendapatan semester I 2020 ini pun meningkat dibandingkan capaian pendapatan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp34,8 triliun.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
35 menit yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel