I.E.K
Rabu, 08 Juli 2020 - 21:06 WIB

PT Gagas Energi Bagikan Sembako untuk Pelanggan Terdampak Covid-19 di Batam

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam rangka ulang tahun PT Gagas Energi Indonesia (“Gagas”) yang ke-9 pada 27 Juni lalu, Gagas berinisiatif untuk memberikan bantuan berupa sembako. Hal ini sejalan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) Gagas terkait upaya pencegahan COVID-19, serta peran aktif Perusahaan untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19.

“Pembagian sembako untuk pelanggan Gasku terdampak COVID-19 ini, sebenarnya telah dilakukan sebelumnya pada Mei 2020 sebanyak 60 paket sembako di wilayah Batam. Kemudian pembagian tahap kedua dilakukan pada 27 Juni lalu, diberikan kepada pengguna Gasku yang sebagian besar adalah pengemudi taksi dengan total 55 paket sembako,” kata Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, Muhammad Hardiansyah di Jakarta, Rabu (08/07/2020).

Selain di Batam, paket sembako juga diberikan kepada pengguna Gasku di sekitar SPBG dan MRU Gagas di berbagai wilayah dengan jumlah total 545 paket. Pasalnya, virus pandemi COVID-19 di tahun 2020 berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Berkurangnya aktivitas masyarakat juga ikut berpengaruh pada penggunaan transportasi publik seperti angkutan umum, bis kota, bajaj hingga taksi.

“Para pengemudi angkutan umum yang biasanya bergantung dari pendapatan harian, merasakan dampak dari berkurangnya aktivitas masyarakat dan penggunaan transportasi publik. Tidak terkecuali pengemudi transportasi umum pengguna Gasku di berbagai daerah seperti di Jabodetabek, Sukabumi, Serang, Cilegon, Surabaya hingga Batam. Maka dari itu, kami tergerak untuk membantu mereka,” jelasnya.

Perwakilan dari Blue Bird, Wahyu Hidayat selaku Kepala Operasi Pool Batam menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Gagas khususnya untuk pengemudi taksi Blue Bird yang mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi ini.

Hardiansyah mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan kepada pelanggan Gasku, diberikan secara bertahap. Pada awal persebaran COVID-19 pada Maret lalu, PT Gagas memberikan bantuan masker dan hand sanitizer untuk para sopir bajaj, serta penyemprotan disinfektan baik pada bajaj, SPBG maupun MRU yang beroperasi.

Selanjutnya, PGN melalui PT Gagas membagikan paket sembako untuk dua komunitas BBG yaitu KOBAGAS dengan anggota pengemudi bajaj & PAKEGAS dengan anggota pengemudi angkot di Bogor beberapa waktu lalu.

Sebanyak 300 paket sembako berisikan kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula dan mie instan diberikan di beberapa titik. Diantaranya di SPBG Ketapang dan SPBG Bogor untuk mengurangi kontak fisik dan mencegah timbulnya keramaian.

Pada waktu yang sama, PT Gagas juga membagikan 100 uang elektronik kepada kendaraan yang mengisi BBG di SPBG untuk mempermudah transaksi secara non tunai dan meminimalisir perpindahan uang tunai untuk mencegah bakter & virus. Pembagian ini secara langsung diberikan oleh Direktur Keuangan PT Gagas, Eri Surya Kelana.

“Kami siap untuk terjun meringankan beban masyarakat selama masa darurat COVID-19, baik melalui bantuan sembako maupun alat kesehatan, serta berkontribusi dalam program-program social pemerintah untuk penanganan COVID-19,” terangnya.

Pihaknya berharap, Gagas dapat melaksanakan pembagian sembako selanjutnya untuk meringankan beban para pengguna Gasku khususnya yang terdampak COVID-19 sejak Maret 2020 lalu. Tak hanya melalui energi baik gas bumi, Gagas juga senantiasa mengoptimalkan bantuan yang nyata bagi masyarakat di tengah kondisi yang belum membaik saat ini.

Gasku merupakan produk gas bumi PGN melalui PT Gagas, sebagai bahan bakar gas (BBG) berbasis CNG (Compressed Natural Gas) untuk sektor transportasi yang terjangkau, aman, dan ramah lingkungan. Selain harganya terjangkau, bahan bakar Gasku mampu menghasilkan pembakaran yang sempurna dan lebih bersih sehingga bisa membuat kinerja mesin lebih baik, serta awet dengan perawatan yang efisien.

Sejauh ini, PGN melalui PT Gagas telah menyalurkan gas bumi untuk untuk sektor transportasi sebesar 1,3 BBTUD, melalui 12 stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 4 Mobile Refueling Unit (MRU) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder