ECONOMIC ZONE - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR memperingati hari jadinya ke 41 tahun pada April 2018. Bertepatan dengan momen HUT yang mengusung tema ‘Tumbuh Bersama Pelanggan untuk Indonesia”, BUMN yang bergerak di sektor perdagangan dan logistik ini menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar dua digit pada tahun 2018.
Plt Direktur Utama BGR Mohammad Affan menjelaskan, target pendapatan BGR pada 2018 naik 23,21% dibandingkan pencapaian pada tahun 2017. “Kami menargetkan pendapatan tahun 2018 sebesar Rp 1,38 triliun. Dengan tumbuhnya kinerja perseroan, sebagai perusahaan milik negara tentunya akan memberikan dampak positif kontribusi untuk negara nantinya,” jelas Affan di sela HUT ke-41 BGR di Jakarta, Rabu (11/4).
Untuk mencapai hal tersebut, Affan menerangkan bahwa BGR telah menyiapkan sejumlah strategi perusahaan, di antaranya melakukan intensifikasi pelanggan yang eksisting, mengakuisisi pelanggan baru, serta melakukan intensifikasi pelanggan korporat dan retail untuk jasa kurir. Selain itu, jasa perseroan yang sudah eksisting saat ini, seperti pergudangan, distribusi, transportasi, dan forwarding akan terus dioptimalkan.
Sementara untuk jasa kurir dan jasa waste integrated solution (WIS), perseroan akan melakukan penguatan di dua jasa bisnis tersebut. “Pada awal tahun 2018 ini, unit jasa kurir, yakni BGR Ekspress pun telah mencapai titik impas dan telah mulai mencetakkan laba di tiap bulannya, sejak berdiri pada 2015 lalu,” ungkapnya.
Saat ini BGR juga terus melakukan transformasi,satu di antaranya dari segi pelayanan. Hal itu terbukti dari portofolio perseroan yang pada awal didirikannya sebagai integrator logistik pupuk bersubsidi untuk para petani, hingga saat ini telah dapat mengelola logistik untuk berbagai jenis komoditas barang, seperti teh, timah, semen, Fast Moving Consumer Goods (FMCG), hingga elektronik.
BGR juga telah terbukti dapat melayani konsumen dari industri infrastruktur. Bahkan untuk industri jasa pengangkutan limbah yang baru dibentuk juga telah mendapatkan atensi positif dari dunia industri.
Sebagai informasi, hingga Desember 2017 BGR telah membukukan pendapatan sebesar Rp 1,12 triliun atau tumbuh 11,31% secara year on year (yoy).Sedangkan untuk laba pada tahun 2017 mencapai Rp 60,95 miliar atau tumbuh 21,38% (yoy). “Kami akan terus memberikan pelayanan yang optimal untuk mendukung bisnis para pelanggan sesuai dengan slogan perusahaan sebagai perusahaan logistik yang memberikan solusi logistik terintegrasi,” pungkas Arfan.
Komentar