ECONOMIC ZONE - PT Waskita Toll Road (WTR) berhasil mendapatkan pendanaan senilai Rp5 triliun melalui penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas Ekuitas Danareksa Infrastruktur Trans Jawa (RDPT).
Direktur Utama WTR, Herwidiakto mengatakan RDPT Ekuitas tersebut menggunakan underlying aset saham WTR di perusahaan investasinya yaitu PT Waskita Transjawa Toll Road (WTTR).
Saat ini perseroan mengelola tiga ruas tol yaitu Kanji-Pejagan, Pejagan-Pemalang dan Pasuruan-Probolinggo dengan panjang ruas tol keseluruhan mencapai 123,8 km.
"Penerbitan RDPT Ekuitas WTR ini merupakan langkah strategis dan sinergi positif dengan sesama BUMN untuk memperkuat pembangunan infrastruktur di Indonesia," katanya di Jakarta, Rabu (11/4).
Ditambahkan, melalui penerbitan RDPT tersebut WTR memiliki ruang yang lebih lebar untuk menyelesaikan proyek eksisting dan melakukan investasi di proyek jalan tol baru.
Sementara itu Direktur Utama Danareksa Invesment Management, Marsangap P. Tamba mengungkapkan penerbitan RDPT Ekuitas ini merupakan salah satu sumber pendanaan alternatif untuk proyek-proyek infrastruktur pemerintah.
Adapun RDPT ekuitas tersebut akan menggunakan dua skema transaksi.
Skema pertama, WTR akan mengalihkan 57,14% saham lama WTTR kepada RDPT senilai Rp2,85 triliun. Selanjutnya, WTTR akan menerbitkan saham baru sebesar 30% kepada RDPT senilai Rp 2,15 triliun. Setelah transaksi ini RDPT akan menguasai 70% saham WTTR, sementara saham WTR berkurang dari 99% menjadi 30%.
“RDPT Ekuitas WTR ini memiliki jangka waktu 5 tahun dan merupakan solusi pendanaan alternatif bagi investor profesional dan proyek-proyek infrastruktur. Skema produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek maupun investor,” tegasnya
RDPT berbasis ekuitas terbesar di tanah air ini diterbitkan oleh PT Danareksa Investment Management (DIM) sebagai manajer investasi dan PT Bank Mega Tbk sebagai Bank Kustodian.
Dalam transaksi ini Danareksa Sekuritas bertindak sebagai arranger.
Komentar