Wisnu Cakra
Rabu, 04 April 2018 - 12:35 WIB

WIKA Beton Garap Jalan Tol Layang Pertama di Makassar

Wika Beton
Wika Beton
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) siap menggarap proyek infrastruktur jalan nasional melalui pembangunan Tol Layang AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan. 

Sekretaris Perusahaan WTON, Yuherni Sisdwi R di Jakarta, Selasa (3/4) mengatakan 

pada proyek yang menggunakan skema pembiayaan Proyek Infrastruktur Non Anggaran (PINA) ini perseroan bertindak sebagai kontraktor utama. 

"Kami mempunyai pengalaman yang relatif banyak dan merupakan perusahaan yang pertama kali menerapkan teknologi jalan layang menggunakan box girder di Indonesia," katanya.

Adapun tol layang tersebut rencananya akan membentang sepanjang Jalan Andi Pangeran Pettarani hingga Jalan Sultan Alaudin atau sekitar 4,3 kilometer. 

Keberadaan tol layang ini diharapkan mampu mengurai kemacetan dan mempermudah akses transportasi masyarakat menuju bandara dan pelabuhan. 

Sebagai jalan tol layang pertama di Makassar, diperkirakan Tol AP Pettarani akan menjadi ikon baru kota Makassar.

Di dalam rancangannya, WIKA Beton memaksimalkan lebar jalan eksisting yang terbatas tanpa adanya pembebasan lahan sekitar. 

Tak hanya itu, teknologi konstruksi yang akan digunakan pada proyek ini tergolong

baru di Makassar. WIKA Beton memilih metode span by span dengan Launching Gantry untuk proses erection box girder serta sistem Bracket sebagai metode kerja pier. Penggunaan metode ini dianggap efektif menekan risiko gangguan lalu lintas yang mungkin muncul saat proses pengerjaan proyek berlangsung. 

Durasi pengerjaan proyek pun bisa menjadi lebih cepat dari rencana. Apalagi semua alat Launching Gantry yang digunakan di proyek ini milik WIKA Beton sendiri seperti yang terbukti efektif digunakan di proyek LRT Kelapa Gading dan JLKA

Medan-Kualanamu. Hal ini merupakan salah satu perwujudan visi WIKA Beton untuk menjadi perusahaan

terkemuka di bidang Engineering, Production, dan Installation.

Proyek prestisius di kawasan Indonesia Timur ini benar-benar memaksimalkan sumber daya lokal yang ada.

Bahkan produk beton pracetak box girder yang digunakan dalam proyek ini diproduksi langsung di pabrik WIKA Beton yang berada di Makassar.

Dengan konsep desain yang disertai teknologi inovatif ini, WIKA Beton sangat siap untuk berkontribusi mengerjakan proyek Tol Layang di Makassar tersebut yang akan dimulai pada April 2018 ini.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel