Lisa Susanti
Kamis, 29 Maret 2018 - 14:46 WIB

Latinusa Alokasikan Belanja Modal US$9,7 Juta

RUPS Latinusa
RUPS Latinusa
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) pada tahun ini mengalokasikan dana belanja modal (Capital Expenditure/Capex) mencapai US$9,7 juta untuk meningkatkan kualitas produk dan mempertahankan kondisi pabrik perseroan

Direktur Keuangan dan Independen NIKL, Jetrinaldi dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (29/3) mengatakan dalam menghadapi tantangan bisnis saat ini, perseroan terus berupaya menyusun strategi serta kebijakan yang mampu menjawab ketidakpastian lingkungan dunia bisnis.

"Perseroan terus meningkatkan kualitas kerja, oprimalisasi hasil produksi dan efisiensi biaya sehingga struktur biaya produksi menjadi lebih kompetitif," katanya.

Sementara itu Direktur Utama NIKL, Adhirman T.A mengungkapkan pada tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 10 persen dari US$151,793 juta pada 2017. 

“Penjualan 100 persen masih konsentrasi di pasar domestik,” terangnya.

NIKL tercatat sebagai satu-satunya perusahaan domestik yang berkecimpung di bisnis tinplate dan menguasai pangsa pasar di Indonesia.

Hingga Desember 2017, pangsa pasar perseroan di tanah air mencapai 61,78 persen, meningkat dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar 60,50 persen. 

Adapun 23,68 persen produk tinplate NIKL dipasok ke produsen susu, 20,02 persen ke produsen biskuit dan permen, 19,81 persen ke produsen makanan, 16,86 persen ke produsen kimia dan 13,01 persen ke produsen. 

Sementara sisanya untuk pasokan ke produsen kaleng umum, minyak goreng serta buah dan minuman masing-masing sebesar 4,52 persen, 1,58 persen dan 0,53 persen.

“Tahun ini, kami ingin utilisasi pabrik mencapai 100 persen dari tahun  sebelumnya antara 90-95%. Jadi, kami sudah full kapasitas,” urai Ardhiman. 

Terkait kinerja, sepanjang 2017 perseroan membukukan mencatat peningkatan pendapatan 15,29 persen dibandingkan US$131,66 juta pada 2016 dengan laba mencapai US$1,36 juta dan total aset sebesar US$126,12 juta diakhir Desember 2017.(LS)

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
23/08/2026 13:44 WIB
Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%
BNI wondrX 2026 berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Hall 5–10 ICE BSD dan menghadirkan beragam penawaran untuk kebutuhan belanja, perjalanan, kuliner, properti, otomotif, hingga layanan finansial
 
Nasional
23/08/2026 10:09 WIB
BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini
BNI memperluas layanan perbankan bagi keluarga melalui wondrZ, tabungan khusus anak dan remaja yang dapat diakses melalui aplikasi wondr by BNI.
 
Nasional
22/08/2026 17:31 WIB
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
BNI menghadirkan area property dalam gelaran BNI wondrX 2026 di ICE BSD
 
Nasional
22/08/2026 13:11 WIB
Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
BNI menghadirkan deretan musisi Tanah Air dalam gelaran wondrX 2026 di ICE BSD
 
Nasional
22/08/2026 13:08 WIB
Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
BNI berupaya memberikan kemudahan bagi pengunjung sejak perjalanan menuju lokasi hingga saat menikmati seluruh rangkaian acara
 
Nasional
22/08/2026 08:27 WIB
Polda Kalteng Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pembakaran Hutan dan Lahan, Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Langkah tegas ini turut mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, saat melakukan peninjauan langsung penanganan karhutla di Palangka Raya, menegaskan komitmen penegakan hukum secara konsisten.
 
Nasional
21/08/2026 18:21 WIB
Pemerintah Pastikan Pengendalian Karhutla Berlanjut Meski Titik Panas Menurun
Penurunan juga terjadi di Kalimantan Selatan, dari 85 titik pada 19 Agustus menjadi 12 titik pada 20 Agustus atau berkurang 73 titik. Secara keseluruhan, jumlah hotspot di ketiga provinsi tersebut turun dari 1.563 menjadi 116 titik atau berkurang sekitar 92,6 persen dalam satu hari.
Ad Placholder