Roni Mawardi
Senin, 26 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Telkom Raih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026

Foto/Dok-TelkomIndonesia/ECONOMICZONE
Foto/Dok-TelkomIndonesia/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - London, 26 Oktober 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih SDG Pioneer Award dalam ajang Reuters Events Global Sustainability Awards 2026 yang diselenggarakan di London, Inggris, Rabu (21/10). Penghargaan ini diberikan atas inisiatif keberlanjutan Telkom bertajuk “Pioneering Indonesia's Path to Net Zero through Green & Blue Carbon Action”, yang mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya penurunan emisi dan pencapaian target net zero emission melalui pendekatan berbasis alam.

Reuters Events Global Sustainability Awards merupakan ajang internasional yang mengapresiasi perusahaan dan organisasi atas inisiatif keberlanjutan yang menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Penghargaan SDG Pioneer diberikan dalam kategori strategi dan kepemimpinan, sejalan dengan pentingnya peran dunia usaha dalam mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam strategi dan pelaksanaan bisnis.

Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan yang menerima penghargaan secara langsung di London menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan secara konsisten.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Telkom untuk terus memperkuat inisiatif keberlanjutan yang memberikan dampak yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Kami meyakini bahwa transformasi bisnis perlu berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial, sehingga kontribusi Telkom tidak hanya tercermin dalam kinerja perusahaan, tetapi juga dalam upaya mendukung pencapaian target net zero emission dan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” ujar Willy.

Penghargaan ini mengakui upaya Telkom melalui inisiatif green carbon dan blue carbon dalam mendukung penyerapan karbon dan pelestarian ekosistem. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom melalui payung program “Bersama Jadi BISA”, yang mendorong kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui aksi iklim, pelestarian lingkungan, serta peningkatan akses air bersih dan sanitasi layak demi menghadirkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Capaian ini menjadi pengakuan atas pendekatan keberlanjutan Telkom yang mengintegrasikan perlindungan dan pemulihan ekosistem melalui inisiatif green carbon dan blue carbon untuk mendukung penyerapan karbon serta transisi menuju ekonomi rendah karbon. Dalam kategori SDG Pioneer, Telkom bersaing dengan perusahaan-perusahaan di tingkat global yang menghadirkan inisiatif SDGs unggulan. Keberhasilan ini menegaskan relevansi pendekatan Telkom yang selaras dengan agenda nasional dan strategi bisnis perusahaan, didukung kapabilitas internal melalui pengembangan in-house SDGs Dashboard serta dua karyawan yang telah memperoleh sertifikasi SDGs Certified Leader dari Kementerian PPN/Bappenas.

Selain meraih SDG Pioneer Award, Telkom juga masuk sebagai finalis dalam kategori Social Impact Award melalui inisiatif “Water Provision and Sanitation: from Access to Lasting Shared Value, Powered by Collaborative Innovation.” Inisiatif ini mengangkat pendekatan kolaboratif dalam memperluas akses terhadap air bersih dan sanitasi, dengan mendorong penciptaan nilai bersama yang berkelanjutan bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Kedua inisiatif tersebut merepresentasikan pendekatan keberlanjutan Telkom yang mencakup aspek lingkungan dan sosial. Di tengah tantangan perubahan iklim serta kebutuhan untuk memperluas akses terhadap layanan dasar, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam memperkuat dampak program keberlanjutan.

Komitmen Telkom terhadap praktik bisnis berkelanjutan juga diwujudkan melalui keanggotaan aktif dalam United Nations Global Compact (UNGC) sejak 16 Juli 2026. Melalui UNGC, Telkom berupaya menerapkan Sepuluh Prinsip PBB dalam bidang hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi ke dalam strategi, budaya, serta operasional perusahaan.

Bagi Telkom, keberlanjutan merupakan bagian dari upaya menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan. Integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam strategi perusahaan diharapkan dapat memperkuat ketahanan bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan yang bertanggung jawab.

Ke depan, Telkom akan terus memperkuat berbagai inisiatif keberlanjutan melalui kolaborasi, inovasi, dan penerapan prinsip tata kelola yang baik. Melalui langkah tersebut, Telkom berkomitmen untuk berkontribusi terhadap agenda pembangunan berkelanjutan serta mendorong terciptanya masa depan yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18 jam yang lalu
BINUS STARTUP VAGANZA 2026 UMUMKAN PARA PEMENANG, DORONG INOVASI BISNIS MAHASISWA
Program yang diinisiasi oleh BINUS Incubator dan BINUS Entrepreneurship Center ini dirancang untuk mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa, mulai dari tahap gagasan hingga bisnis yang telah berjalan.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Cegah Anak Muda Jadi Korban Scam, OJK Edukasi 500 Pelajar Sekolah Rakyat
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan pelajar dan mahasiswa tercatat sebesar 62,72 persen, lebih rendah dibandingkan indeks nasional yang mencapai 69,57 persen.
 
Nasional
27/10/2026 20:11 WIB
InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia
Hubungkan HDC Cikarang dan Batam melalui konektivitas andal berlatensi di bawah 2 milidetik
 
Nasional
27/10/2026 16:58 WIB
Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional melalui SPSE V5
Pembaruan sistem pengadaan pemerintah dorong tata kelola yang lebih akuntabel sekaligus memperluas peluang pelaku usaha dalam negeri
 
Nasional
26/10/2026 19:25 WIB
OJK Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS hingga Juni 2027, Ini 3 Kebijakan Strategisnya
elaksanaannya tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, kemampuan keuangan perusahaan, keterbukaan informasi, pemenuhan batas minimum free float, serta kewajiban pengalihan kembali saham hasil buyback (re-float).
 
Nasional
26/10/2026 18:56 WIB
TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026
Empat kapabilitas strategis TelkomGroup dorong penguasaan teknologi secara mandiri dan perluasan manfaat ekonomi digital di Indonesia
 
Nasional
26/10/2026 15:52 WIB
Sovereign Tech Summit 2026: NeutraDC Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI
Ekspansi kapasitas dan integrasi layanan data center, komputasi, serta konektivitas dukung pertumbuhan kebutuhan AI nasional
Ad Placholder