Roni Mawardi
Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Foto/Dok-TelkomIndonesia/ECONOMICZONE
Foto/Dok-TelkomIndonesia/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Denpasar, 23 Oktober 2026 – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), memperkuat perannya dalam pemerataan konektivitas digital nasional melalui pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang terintegrasi dan efisien. Hal ini disampaikan Direktur Operasi dan Pembangunan Mitratel Hastining Bagyo Astuti saat menjadi panelis dalam Panel Discussion I: Building Indonesia's Sovereign Technology Ecosystem pada Sovereign Tech Summit 2026, Kamis (22/10). Forum diskusi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026.

Dalam paparannya, Hastining menekankan pentingnya pendekatan shared infrastructure untuk memperluas akses konektivitas, mengoptimalkan investasi, dan mempercepat pembangunan jaringan telekomunikasi, termasuk di wilayah yang belum terlayani secara optimal.

“Pemerataan konektivitas digital membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada bagaimana infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Melalui shared infrastructure, kami ingin mendorong ekosistem konektivitas yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh Indonesia,” ujar Hastining.

Pendekatan shared infrastructure memungkinkan operator telekomunikasi menggunakan infrastruktur secara bersama-sama. Dengan demikian, investasi dapat dimanfaatkan lebih efisien, pembangunan jaringan berlangsung lebih cepat, dan kapasitas konektivitas dapat diperluas secara berkelanjutan.

Hingga Semester-I 2026, Mitratel memiliki footprints yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mencakup 40.563 menara telekomunikasi dan jaringan fiber optik sepanjang 59.239 kilometer. Cakupan infrastruktur tersebut menjadi modal penting untuk mendukung perluasan konektivitas sekaligus memperkuat pemanfaatan infrastruktur bersama di berbagai daerah. 

Dalam perjalanannya menjadi Next-Generation Tower Company, Mitratel memperluas peran dari penyedia infrastruktur menara telekomunikasi tradisional menuju penyedia ekosistem infrastruktur konektivitas digital yang terintegrasi.

Hastining menyebutkan, untuk mewujudkan aspirasi tersebut, Mitratel mengembangkan kapabilitas yang melengkapi bisnis menara, antara lain melalui layanan fiber connectivity, solusi penyediaan daya atau Power as a Service, serta berbagai peluang bisnis infrastruktur digital yang berdekatan dengan kebutuhan konektivitas. “Pengembangan ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan operator telekomunikasi dalam memperluas jangkauan, meningkatkan kapasitas jaringan, dan mempercepat implementasi layanan digital,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur digital harus dipandang sebagai investasi strategis untuk memperkuat daya saing bangsa, memperluas akses masyarakat terhadap layanan digital, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Dalam konteks tersebut, Mitratel berupaya memperkuat kapabilitas bisnis dan memperluas layanan infrastruktur agar dapat menjawab kebutuhan konektivitas yang semakin beragam.

“Aspirasi Mitratel tidak berhenti pada pembangunan dan pengelolaan menara telekomunikasi. Kami ingin menjadi bagian penting dari ekosistem konektivitas digital Indonesia melalui penyediaan infrastruktur yang terintegrasi, andal, dan berkelanjutan. Dengan memperkuat kolaborasi bersama operator telekomunikasi, pemerintah, dan pelaku industri, kami ingin membantu memastikan bahwa konektivitas tidak hanya tumbuh di pusat-pusat ekonomi, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat dan dunia usaha di berbagai wilayah Indonesia.” ujar Hastining.

Pada kesempatan yang sama, Alif Bajara, Expert Team Asosiasi Pengembang Infrastruktur dan Menara Telekomunikasi (Aspimtel), menilai bahwa pemerataan infrastruktur telekomunikasi merupakan fondasi penting bagi pengembangan ekonomi digital Indonesia. Menurutnya, perluasan konektivitas membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan ekosistem industri yang mampu menciptakan kepastian investasi serta mendorong pemanfaatan infrastruktur secara optimal.

 “Pemerataan konektivitas nasional tidak dapat dicapai hanya dengan mengandalkan pembangunan jaringan di wilayah yang secara ekonomi sudah matang. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan infrastruktur dapat menjangkau wilayah dengan kebutuhan konektivitas yang tinggi, termasuk daerah yang secara komersial masih menghadapi tantangan. Pemanfaatan shared infrastructure, didukung kepastian investasi dan kebijakan yang kondusif, dapat menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pemerataan akses digital di Indonesia.” tutup Alif.

Gelaran BTW 2026 yang diselenggarakan pada 19 Oktober hingga 23 Oktober 2026 mengusung tema “Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further”. Melalui partisipasinya dalam BTW 2026, Mitratel menegaskan komitmen untuk terus mengambil bagian dalam percepatan pengembangan ekosistem teknologi dan konektivitas digital Indonesia.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17 jam yang lalu
BINUS STARTUP VAGANZA 2026 UMUMKAN PARA PEMENANG, DORONG INOVASI BISNIS MAHASISWA
Program yang diinisiasi oleh BINUS Incubator dan BINUS Entrepreneurship Center ini dirancang untuk mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa, mulai dari tahap gagasan hingga bisnis yang telah berjalan.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Cegah Anak Muda Jadi Korban Scam, OJK Edukasi 500 Pelajar Sekolah Rakyat
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan pelajar dan mahasiswa tercatat sebesar 62,72 persen, lebih rendah dibandingkan indeks nasional yang mencapai 69,57 persen.
 
Nasional
27/10/2026 20:11 WIB
InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia
Hubungkan HDC Cikarang dan Batam melalui konektivitas andal berlatensi di bawah 2 milidetik
 
Nasional
27/10/2026 16:58 WIB
Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional melalui SPSE V5
Pembaruan sistem pengadaan pemerintah dorong tata kelola yang lebih akuntabel sekaligus memperluas peluang pelaku usaha dalam negeri
 
Nasional
26/10/2026 20:49 WIB
Telkom Raih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026
Penghargaan internasional ini mengapresiasi inisiatif Telkom dalam mendukung target net zero emission melalui aksi green carbon dan blue carbon
 
Nasional
26/10/2026 19:25 WIB
OJK Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS hingga Juni 2027, Ini 3 Kebijakan Strategisnya
elaksanaannya tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, kemampuan keuangan perusahaan, keterbukaan informasi, pemenuhan batas minimum free float, serta kewajiban pengalihan kembali saham hasil buyback (re-float).
 
Nasional
26/10/2026 18:56 WIB
TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026
Empat kapabilitas strategis TelkomGroup dorong penguasaan teknologi secara mandiri dan perluasan manfaat ekonomi digital di Indonesia
Ad Placholder