Endang Muchtar
Selasa, 07 Juli 2026 - 07:17 WIB

DPRD DKI Dukung Tertibkan Parkir Liar, Minta Ojol Diberi Ruang Tunggu Khusus

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Langkah Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membersihkan titik-titik parkir liar di ibu kota mendapat dukungan dari pihak legislatif.

Namun, penataan ini diharapkan tidak sekadar menggusur, melainkan juga memberikan solusi konkret bagi para pengemudi ojek online (ojol).

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) menyebutkan, penertiban memang mendesak untuk dilakukan. Pasalnya, kendaraan yang nekat berhenti dan mangkal di sembarang tempat sering kali menjadi pemicu kemacetan parah, termasuk di titik-titik yang biasa dipakai ojol saat menunggu penumpang.

“Menurut saya, baik kalau Dishub melakukan penertiban parkir liar,” tegas MTZ, seperti dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Senin (6/7/2026).

Meskipun mendukung penuh langkah tegas tersebut, MTZ mengingatkan agar petugas di lapangan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

Menurut dia, para pengemudi ojol tetap membutuhkan ruang atau fasilitas tempat tunggu yang layak agar mereka tidak kembali memanfaatkan bahu jalan untuk mencari nafkah.

“Parkir liar ojol memang perlu ditertibkan, tetapi jangan terlalu keras. Maksud saya, ditertibkan dengan tetap memberikan ruang atau tempat parkir bagi pengemudi ojol untuk menunggu penumpang,” tuturnya.

Jika kantong parkir atau ruang tunggu tidak disediakan, dia khawatir aksi penertiban ini hanya akan memicu kucing-kucingan antara petugas dan pengemudi di lapangan, tanpa benar-benar menyelesaikan akar masalah kemacetan di Jakarta.

Selain fokus membenahi jalan raya, MTZ mendorong Dishub bersama UPT Perparkiran untuk memperketat pengawasan pada pengelolaan parkir resmi di area off-street.

Tempat-tempat seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, bioskop, hingga lokasi usaha lainnya harus dipantau lebih ketat.

Langkah ini dinilai krusial untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Dia berharap ada sinergi yang lebih kuat antara Dishub dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, sehingga operator parkir skala besar menyetor kewajiban mereka sesuai dengan volume kendaraan yang riil masuk.

Apalagi, Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI sebelumnya menemukan adanya indikasi ketidaksesuaian data laporan pajak dari sejumlah operator.

“Temuan pansus menunjukkan parkir liar itu ada backing-nya. Selain itu ada juga parkir di gedung, mal, bioskop, dan tempat lain yang menggunakan operator parkir, tetapi pajaknya tidak sesuai dengan jumlah kendaraan yang masuk,” pungkas MTZ.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
8 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
11 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
16 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
20 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel