Gilbert Sem Sandro
Sabtu, 18 Januari 2020 - 22:45 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir Berencana Petakan BUMN antara Bisnis dan Sosial

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, berencana memisahkan kategori BUMN. Yaitu, BUMN yang fokus pada aspek bisnis, dan juga BUMN yang berfokus pada aspek bisnis serta tanggung jawab sosial.

Dalam acara Indonesia Millenial Summit (IMS), Jumat (1/2020) yang bertempat di Jakarta. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pemetaan tersebut merupakan satu dari lima prioritas Kementerian BUMN yang akan di lakukan kedepannya.

"Kami akan mengeluarkan mapping mana BUMN yang full fokus ke bisnis. Mana yang 50:50, dan mana yang social impact-nya lebih banyak," kata Erick (17/1/2020).

Erick pun memberi contoh yaitu Telkomsel, yang tak disubsidi sama sekali. Yang berarti, perusahaan ini untuk benar-benar fokus bisnis.

"Tetapi di maping lain ada PLN, Pertamina atau BRI yang memang kalau bicara mikro BRI luar biasa. Ini ada kategori yang lain yang memang seperti Bulog, Pupuk Indonesia sangat diharapkan food print ke masyarakat," ujarnya.

Ia juga menambahkan dalam proses pemetaan ini jika ditemui perusahaan yang tidak jelas fokus bisnisnya dan tidak memberikan kontribusi ke masyarakat, maka akan dimerger atau dilikuidasi.

Sebab salah satu fokus ke depan dalam upaya pengembangan BUMN yang berada di bawah kementeriannya adalah memberikan dampak sosial yang lebih besar bagi masyarakat.

Menurut Erick skala tanggung jawab sosial BUMN bisa didorong jauh lebih besar, hingga mencapai sekitar 30-35 persen, dibandingkan program-program corporate social responsibility atau CSR korporasi swasta yang hanya berkisar di angka lima persen.

"Artinya, memang BUMN ini selain bisnis, tapi ada dampak sosial juga yang diharapkan," tutup Erick.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
11 jam yang lalu
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
18 jam yang lalu
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
21 jam yang lalu
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
 
Nasional
31/08/2026 21:20 WIB
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI) dengan menyerahkan 30 unit rumah layak huni beserta sertifikat hak milik (SHM) kepada para pahlawan Indonesia dan keluarga pahlawan
 
Nasional
31/08/2026 18:47 WIB
XLSMART Perkuat Jaringan 5G di Medan, SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G
_XLSMART memperkuat jaringan di Medan, Binjai, dan Deli Serdang dengan dukungan lebih dari 1.000 BTS 5G, memberikan pengalaman konektivitas yang semakin cepat dan stabil bagi pelanggan SMARTFREN._
Ad Placholder