Hendra Wiradi
Rabu, 13 Mei 2026 - 16:19 WIB

Kerugian Rp6 Triliun dan 274.000 Laporan Penipuan, Ancaman Deepfake Kian Mengkhawatirkan

ilustrasi AI/ECONOMICZONE
ilustrasi AI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Indonesia mencatat 274.000 laporan penipuan keuangan dengan total kerugian masyarakat melebihi Rp6 triliun sepanjang akhir 2024 hingga 2025, sebagian besar didorong oleh serangan deepfake berbasis AI yang menyasar celah di sistem onboarding digital perbankan.
Merespons eskalasi ancaman ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa verifikasi liveness dan deteksi anomali secara real-time kini bukan lagi fitur opsional, melainkan keharusan operasional bagi seluruh lembaga jasa keuangan di Indonesia.

Penegasan ini disampaikan Indah Iramadhini, Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perbankan OJK, dalam Expert Lab dan Professional Gathering bertajuk “AI, Risk and Regulation: Navigating Deepfake Challenges in Indonesia’s Digital Economy” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama ADVANCE.AI, perusahaan terdepan di bidang verifikasi identitas, kepatuhan, dan manajemen risiko berbasis AI di Jakarta. Forum dua jam yang mempertemukan regulator senior, pemimpin industri keuangan, dan pakar teknologi ini disebut salah satu panelis sebagai “tantangan penentu bagi ekonomi digital Indonesia.

“OJK sangat memahami bahwa infrastruktur digital yang selama ini mendorong kemajuan signifikan inklusi keuangan di Indonesia kini menjadi sasaran penipuan berbasis AI yang semakin canggih,” ujar Indah Iramadhini, Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perbankan OJK. “Kerangka pengawasan kami terus berkembang. Kami mengharapkan lembaga jasa keuangan menerapkan autentikasi berlapis, verifikasi liveness yang kuat, serta deteksi anomali secara real-time sebagai kebutuhan operasional utama, bukan sekadar fitur tambahan opsional. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan para pelaku industri dalam menyusun panduan regulasi yang ketat namun tetap praktis, sehingga inovasi dapat terus berjalan sambil menjaga integritas sistem keuangan Indonesia.”

Ancaman yang Nyata

Deepfake, yang merupakan audio, video, dan gambar sintetis yang dihasilkan AI untuk meniru identitas seseorang secara meyakinkan, kini telah bergeser dari ancaman teoritis menjadi instrumen penipuan aktif yang menyasar sistem keuangan Indonesia. Pesatnya penetrasi perbankan digital, dengan puluhan juta rekening yang dibuka melalui kanal remote onboarding, telah secara signifikan memperluas permukaan serangan. Proses onboarding yang dirancang untuk mendorong inklusi keuangan secara bersamaan membuka celah yang kini dieksploitasi secara sistematis oleh pelaku penipuan.

Sementara itu, sistem berbasis aturan konvensional yang sebelumnya digunakan memang tidak dirancang untuk mendeteksi ancaman semacam ini. Oleh karena itu, bagi perusahaan pembiayaan, fintech, dan platform pembayaran digital, risiko ini menjadi nyata, terukur, dan terus meningkat.

Empat Dimensi Respons Industri

Forum ini membahas empat pendekatan strategis yang perlu segera ditindaklanjuti oleh seluruh pemangku kepentingan:

Sinyal regulasi yang semakin tegas. OJK memaparkan arah kebijakan layanan keuangan berbasis AI, menekankan keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen, sekaligus mengonfirmasi bahwa panduan tata kelola AI yang lebih konkret sedang dalam pengembangan dengan ancaman deepfake sebagai salah satu prioritas utama.

Teknologi deteksi yang sudah siap pakai. ADVANCE.AI memaparkan tren terbaru penipuan deepfake di Asia Tenggara sekaligus menampilkan solusi verifikasi identitas yang telah terbukti efektif dalam implementasi end-to-end onboarding di berbagai pasar regional.

Koordinasi ekosistem sebagai kunci. KORIKA memetakan lanskap ancaman AI di Indonesia, membahas etika pengembangan AI, dan menilai kesiapan pertahanan siber nasional dengan kesimpulan bahwa tidak ada institusi yang bisa menghadapi ancaman ini sendirian. Bukti dari lapangan. Perwakilan industri perbankan membagikan studi kasus implementasi nyata teknologi pencegahan penipuan, termasuk dampak terukur terhadap operasional dan praktik terbaik yang dapat langsung diadaptasi.

Sekretaris Jenderal AFTECH, Firlie Ganinduto menjelaskan, setiap institusi memiliki tingkat kematangan teknologi dan profil risiko yang berbeda. Oleh karena itu, strategi mitigasi terhadap ancaman AI generatif perlu dirancang secara adaptif, kontekstual, dan selaras dengan karakteristik bisnis masing-masing penyelenggara.

“Kami meyakini bahwa kolaborasi sinergis antara asosiasi, regulator, penyedia solusi teknologi, dan seluruh pemangku kepentingan industri menjadi faktor kunci dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inovatif namun tetap tangguh terhadap ancaman siber,” papar Firlie.

“ADVANCE.AI telah berada di garis depan dalam menghadapi tantangan deepfake di Asia Tenggara selama beberapa tahun terakhir, dan apa yang kami lihat di Indonesia sejalan dengan pola global, di mana pelaku penipuan bergerak dan beradaptasi lebih cepat dari perkiraan banyak institusi,” ujar Entin Rostini, Government Relations Director, ADVANCE.AI Indonesia. “Kabar baiknya, teknologi untuk mendeteksi dan mencegah serangan deepfake sudah tersedia dan telah matang. Tantangannya adalah bagaimana menerapkannya dalam skala besar serta mengintegrasikannya ke seluruh proses onboarding dan pemantauan transaksi.

Kemitraan kami dengan AFTECH mencerminkan keyakinan bahwa perusahaan teknologi, institusi keuangan, dan regulator di Indonesia dapat bersatu sebagai mitra ekosistem untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin regional dalam infrastruktur keuangan yang tangguh terhadap risiko AI dan fraud.”

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
20 jam yang lalu
Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia
NeutraDC mantapkan rencana pengembangan AI data center hingga 1 GW, dukung pemerataan kapabilitas komputasi nasional
 
Nasional
22/09/2026 10:49 WIB
Tokopedia dan TikTok Shop Pelopori Produk Kurasi Kemendag Lewat #BeliLokal
Dengan membawa para penjual Pilihan BuSan ke Tokopedia dan TikTok Shop sebagai mitra platform digital pertama mereka, kami ingin membantu produk lokal ditemukan oleh lebih banyak konsumen dari seluruh penjuru Indonesia sekaligus mewujudkan komitmen #BeliLokal melalui discovery commerce,”…
 
Nasional
21/09/2026 19:28 WIB
TelkomGroup dan China Unicom Jalin Kemitraan Strategis untuk Perkuat Ekosistem Digital Indonesia
Kemitraan ini menggabungkan kapabilitas infrastruktur dan pemahaman pasar TelkomGroup dengan jaringan global China Unicom yang melayani lebih dari 1,2 miliar pengguna di dunia.
 
Nasional
21/09/2026 15:23 WIB
Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Angkut 5,1 ton Sampah dari Kali Krukut
Bersama pemerintah provinsi, TelkomGroup melibatkan karyawan dan masyarakat setempat dalam aksi bersih perairan di sekitar The Telkom Hub
 
Nasional
18/09/2026 18:32 WIB
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya BNI memperkuat perannya sebagai mitra perbankan Unpad sekaligus menghadirkan layanan keuangan yang dekat dengan aktivitas mahasiswa, sivitas akademika, dan alumni.
 
Nasional
18/09/2026 16:19 WIB
Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber
SCALE mengorkestrasi 13 program strategis untuk menyelaraskan cara kerja, kapabilitas teknologi, dan agenda transformasi di seluruh TelkomGroup.
 
Nasional
18/09/2026 13:34 WIB
MELALUI 4 (EMPAT) PROGRAM MANFAAT UTAMA, ASABRI BAYARKAN HAK PESERTA LEBIH DARI RP12,7 TRILIUN; ASABRI HADIR DI SETIAP TAHAP PENGABDIAN, MENJAGA AMANAH NEGARA DAN KESEJAHTERAAN PESERTA
PT ASABRI (Persero) terus menjalankan amanah dalam memberikan perlindungan sosial kepada peserta ASABRI sebagai bagian dari penghargaan negara atas pengabdian kepada bangsa dan negara
Ad Placholder