Endang Muchtar
Senin, 04 Mei 2026 - 13:10 WIB

BPS: Kunjungan Wisman pada Maret 2026 naik 10,50% Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kunjungan Maret 2026 naik 10,50% dibandingkan Maret 2025, menandakan permintaan global terhadap destinasi Indonesia masih terjaga meski mulai melambat dalam jangka pendek. 

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (4/5/2026) mencatat secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman hingga Maret 2026 mencapai 3,44 juta kunjungan, meningkat 8,62% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 
 
Angka ini menjadi capaian tertinggi sejak 2020, tetapi laju pertumbuhannya tidak seagresif fase pemulihan sebelumnya. Distribusi kunjungan menunjukkan ketergantungan pada pasar regional. 
Lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara pada awal 2026 mulai kehilangan momentum, tercermin dari kontraksi bulanan di Maret meski secara tahunan dan kumulatif masih menunjukkan pertumbuhan.
 
Sementara jumlah kunjungan wisman pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan, turun 6,17% dibandingkan Februari 2026. Penurunan ini muncul setelah tren peningkatan yang berlangsung sejak 2023. Secara tahunan, kinerja masih tumbuh. 
 
Wisatawan asal Malaysia menjadi kontributor terbesar dengan porsi 17,14%, diikuti Australia 12,01% dan Singapura 9,45%. Di sisi lain, kontribusi wisatawan dari pasar besar seperti Tiongkok masih relatif terbatas di kisaran 8,82%, sementara India dan Amerika Serikat berada di bawah 6%.
 
Komposisi tersebut memperlihatkan struktur pasar yang belum sepenuhnya terdiversifikasi, sehingga rentan terhadap perubahan kondisi di negara sumber utama. Berdasarkan pintu masuk, Bandara Ngurah Rai mencatat kunjungan tertinggi dengan total 465.260 kunjungan pada Maret 2026.
 
Bandara Soekarno-Hatta menyusul dengan 157.262 kunjungan, diikuti Batam 112.290 kunjungan. Konsentrasi kedatangan di titik tertentu menunjukkan masih terbatasnya penyebaran destinasi utama, yang berpotensi membatasi pemerataan dampak ekonomi pariwisata.
 
Secara bulanan, pergerakan wisatawan dari negara utama cenderung melemah. Kunjungan dari Malaysia turun 6,37% secara bulanan, sementara Singapura turun 5,96%. Hanya Australia yang mencatat kenaikan 21,67%. Namun, secara tahunan, ketiga pasar utama tersebut masih tumbuh.
 
Malaysia meningkat 16,66%, Australia 17,73%, dan Singapura 1,92%. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan bahwa tren penurunan bulanan lebih mencerminkan faktor musiman, sementara tren tahunan masih menunjukkan pemulihan. Meski demikian, pola perlambatan ini menandai fase baru setelah lonjakan tajam pascapandemi.
 
Ketika pertumbuhan mulai normal, tantangan bergeser dari pemulihan menuju keberlanjutan.
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/09/2026 13:34 WIB
MELALUI 4 (EMPAT) PROGRAM MANFAAT UTAMA, ASABRI BAYARKAN HAK PESERTA LEBIH DARI RP12,7 TRILIUN; ASABRI HADIR DI SETIAP TAHAP PENGABDIAN, MENJAGA AMANAH NEGARA DAN KESEJAHTERAAN PESERTA
PT ASABRI (Persero) terus menjalankan amanah dalam memberikan perlindungan sosial kepada peserta ASABRI sebagai bagian dari penghargaan negara atas pengabdian kepada bangsa dan negara
 
Nasional
16/09/2026 19:06 WIB
5 Tahun Beroperasi, blu by BCA Digital Dongkrak Lonjakan Transaksi Gaya Hidup dan Pembayaran Global
Pertumbuhan ini digerakkan oleh porsi demografi anak muda yang sangat dominan, di mana 56% nasabah blu merupakan Gen Z dan 35% merupakan Milenial (total 91% digital natives). Laju akuisisi nasabah baru pun dipimpin oleh Gen Z dengan pertumbuhan 30% YoY, disusul Milenial sebesar 20%…
 
Nasional
15/09/2026 08:07 WIB
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Penghargaan KGI tegaskan kontribusi Telkom Solution bagi transformasi digital di berbagai Industri.
 
Nasional
14/09/2026 22:02 WIB
Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026
Investasi strategis di CYFIRMA perluas kolaborasi solusi keamanan siber yang inovatif di Indonesia.
 
Nasional
13/09/2026 18:13 WIB
Sequis SHEPRENEUR Gelar SHElebration, Rayakan Semangat dan Perjalanan 60 Perempuan Wirausaha
SHElebration menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada 60 perempuan wirausaha sekaligus merayakan pencapaian TOP 3 SHEPRENEUR 2026
 
Nasional
11/09/2026 17:59 WIB
TelkomGroup Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Zero Plastic Movement
Sediakan fasilitas water refill station bagi karyawan dan perkuat kolaborasi komunitas hingga pelaku usaha.
 
Nasional
10/09/2026 21:55 WIB
Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG
Pertahankan predikat Bintang 5 tiga tahun berturut-turut, tegaskan komitmen GRC sebagai fondasi keberlanjutan bisnis.
Ad Placholder