Roni Mawardi
Jumat, 24 Oktober 2025 - 14:18 WIB

Buktikan Dampak Nyata di Berbagai Sektor Industri dengan Solusi Telkomsel MSIGHT, Telkomsel Raih Gold Trophy di “Marketing Technology Awards 2025”

Telkomsel, melalui solusi Mobile Consumer Insight (MSIGHT), berhasil meraih Gold Trophy dalam kategori Best Data Analytics and Insights Platform pada ajang Marketing Technology (MARKETECH) Awards 2025.Foto/Dok-Telkomsel/ECONOMICZONE
Telkomsel, melalui solusi Mobile Consumer Insight (MSIGHT), berhasil meraih Gold Trophy dalam kategori Best Data Analytics and Insights Platform pada ajang Marketing Technology (MARKETECH) Awards 2025.Foto/Dok-Telkomsel/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONEJakarta, 22 Oktober 2025 – Telkomsel, melalui solusi Mobile Consumer Insight (MSIGHT), berhasil meraih Gold Trophy dalam kategori Best Data Analytics and Insights Platform pada ajang Marketing Technology (MARKETECH) Awards 2025, penghargaan ini diberikan atas studi kasus yang berjudul “From Mobility to Lifestyle Behavior Insight”.

MARKETECH Awards yang diselenggarakan oleh MARKETECH APAC merupakan ajang bergengsi yang merayakan inovasi teknologi pemasaran di kawasan Asia-Pasifik. Kemenangan ini diraih setelah melalui proses penjurian ketat oleh para profesional industri, menegaskan keunggulan MSIGHT dalam mengolah data menjadi wawasan strategis.

Vice President Data Solutions and Digital Financial Services Telkomsel, Alfian Manullang, mengatakan, "Raihan Gold Trophy di MARKETECH Awards 2025 menjadi bukti inovasi Telkomsel menghadirkan solusi berbasis data yang memberi dampak nyata bagi bisnis dan masyarakat Indonesia. Penghargaan ini juga menegaskan komitmen kami untuk terus memperkuat inovasi MSIGHT agar dapat membantu mitra bisnis dan pemerintah mengambil keputusan dengan lebih cepat, tepat, dan terukur."

Keunggulan MSIGHT: Skala Data dan Kepatuhan Privasi

MSIGHT, sebagai bagian dari Telkomsel Enterprise, merupakan platform data analytics yang dibangun di atas kapabilitas jaringan Telkomsel yang menjangkau 97% wilayah populasi nasional. MSIGHT mampu memberikan insight dengan memproses lebih dari 15 miliar data anonim setiap harinya, dengan kepatuhan terhadap regulasi Perlindungan Data Pribadi yang berlaku.

Platform MSIGHT memungkinkan klien memahami perilaku konsumen secara dinamis. Tiga kapabilitas utamanya meliputi:

  • Mobility Insight: Memetakan pola perjalanan, frekuensi kunjungan, dan alur komuter untuk mendukung perencanaan transportasi, pariwisata, dan ritel.
  • Competitive Insight: Membandingkan penggunaan aplikasi, penetrasi pasar, dan perilaku gaya hidup untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran.
  • Location Insight: Mengidentifikasi lokasi optimal untuk ritel, titik layanan, dan kampanye menggunakan analisis Point of Interest (POI), demografi, dan mobilitas.

Hingga saat ini, MSIGHT terus memberikan dampak bagi lebih dari 50 klien di berbagai sektor — mulai dari pariwisata, pemerintahan, Fast Moving Consumer Goods (FMCG), ritel, hingga transportasi — untuk mencapai objektif bisnis yang terukur.

Sebagai contoh, di bidang Pariwisata, MSIGHT berhasil mendorong provinsi Sumatera Barat untuk meningkatkan volume kunjungan wisatawan sebesar 36% (dari 14 juta menjadi 19 juta pengunjung) pada 2024, berkat kampanye berbasis data real-time yang lebih tepat sasaran.

Informasi lebih lanjut tentang solusi MSIGHT dari Telkomsel Enterprise dapat diakses melalui laman: tsel.id/enterprise/msight

FAQ Telkomsel MSIGHT

T: Apa yang membuat MSIGHT dari Telkomsel berbeda dari platform analytics lain?

J: Keunggulan Telkomsel MSIGHT terletak pada skala datanya, yang dibangun di atas jaringan telekomunikasi terbesar Indonesia dengan cakupan 97% area populasi, dan mampu memproses lebih dari 15 miliar data point anonim setiap hari dari 158+ juta pelanggan seluler dan 8,7 juta pengguna internet tetap. Platform ini mampu mengintegrasikan data mobilitas, gaya hidup, dan interaksi digital menjadi wawasan strategis, dengan kepatuhan penuh pada regulasi privasi.

T: Siapa saja yang dapat menggunakan MSIGHT dari Telkomsel?

J: Telkomsel MSIGHT dirancang untuk pelanggan korporat dan institusi di berbagai sektor seperti FMCG, ritel, transportasi, pariwisata, dan pemerintahan untuk mendukung perencanaan kebijakan publik, meningkatkan pangsa pasar, atau mengoptimalkan supply chain.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
Telkomsel