ECONOMIC ZONE - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) hingga Maret 2018 mencatatkan pendapatan usaha senilai Rp2,10 triliun, meningkat 72 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp1,22 triliun.
Direktur Utama WSBP, Jarot Subana mengatakan pendapatan usaha tersebut berasal dari proyek Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), proyek Jalan Tol Pejagan-Pemalang (PPTR), proyek Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (TBKA).
"Selain itu juga proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, proyek Jalan Tol Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, proyek Jalan Tol Kraksaan-Probolinggo, proyek Jalan Tol Semarang-Batang, dan sejumlah proyek lainnya," ujar Jarot dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (22/3).
Perseroan juga menargetkan laba bersih hingga Maret 2018 senilai Rp476 miliar atau meningkat 42% dari tahun sebelumnya Rp196 miliar
Hingga saat ini WSBP memiliki kapasitas produksi sebesar 3,25 juta ton/tahun, dengan didukung 11 plant serta mengelola 72 batching plant dan 5 quarry.
Adapun pada 2018 kapasitas produksi ditargetkan menjadi 3,75 juta ton pertahun, dimana WSBP akan meningkatkan kapasitas produksi sekitar 500 ribu ton per tahun hingga 600 ribu ton per tahun.
Peningkatan kapasitas tersebut berasal dari dua plant baru di wilayah Kalimantan Timur dan Sumatera Utara serta peningkatan dari kapasitas produksi eksisting.(LS)
Komentar