ECONOMIC ZONE - Kontrak baru PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) telah mencapai Rp.9,6 triliun pada akhir pekan kedua Desember 2019. Angka ini setara 80% dari target kontrak baru tahun 2019 sebesar Rp 11,98 triliun.
"Kontrak Baru tersebut belum termasuk kontrak dengan penawaran terendah sekitar Rp500 milar yang rencananya akan diperoleh di akhir Desember 2019,” tambah Direktur Operasi I WEGE Rudy Hartono melalui rilis yang diterima EconomicZone.id.
Kontrak-kontrak baru yang telah diperoleh antara lain, Mall CBD Citraland Surabaya, Apartemen Barsa City Yogyakarta, Kampus UC-4 Surabaya, Apartemen Embarcadero Bintaro, Collins Boulevard Serpong, The Park Mall Semarang, Jakarta International Stadium, Pakubowono Patra Kuningan, Bandara Hasanuddin Makasar, Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Jakarta,Hotel Domestik T3 Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Universitas Muhammadiyah Lampung, Apartemen Sun City Surabaya, Pengembangan Industri Teknologi Kepolisian Program Kreditor Swasta Asing dan Site Office Halim.
Menurut Direktur Utama WEGE Nariman Prasetyo, komposisi kontrak baru tersebut terdiri dari proyek pemerintah 9%, BUMN 64% dan swasta 27%. Adapun tipe proyeknya adalah perkantoran 6%, fasilitas umum 46%, komersial 6% dan residensial 42%.
Sementara itu di Kinerja Triwulan III-2019 WEGE meraih laba Rp 304,15 miliar atau naik 5,79 % (yoy) dari capaian laba bersih di periode yang sama tahun lalu Rp 287,50 miliar. Adapun, penjualan (tidak termasuk penjualan KSO) per 30 September 2019 sebesar Rp 3,37 triliun.
“Di tahun ini, dimana masa penawaran proyek-proyek dari pemerintah dan BUMN yang biasanya dilakukan di awal tahun mundur dari rencana karena siklus pemilu di Indonesia, namun WEGE tetap dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja positif,” ujar Nariman.
WEGE akan terus mengembangkan usahanya di Lini Konsesi, saat ini perusahaan sedang dalam proses tender Konsesi Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) bandar udara, rumah sakit, dan badan usaha yang menjadi konsesi pada social & city infrastructure lainnya. Sebelumnya WEGE juga telah memiliki bisnis konsesi di de Braga Hotel Bandung dan Perkantoran Mandiri Proklamasi.
Sementara itu terkait ekspansi luar negeri, Wege bersinergi dengan Wika untuk menggarap proyek mixed use building senilai Rp 3,4 triliun di Senegal, Afrika Barat. Porsi WEGE di proyek ini 60% atau senilai kurang lebih Rp 2 triliun.
Terkait rencana perpindahan ibukota ke Kalimantan, menjadi peluang bagi WEGE dalam mengembangkan jasanya sebagai Total Solution Contractor dengan bisnisnya yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Dengan alokasi biaya Rp300-500 triliun yang direncanakan (Bappenas), akan meningkatkan pertumbuhan pembanguan insfrastruktur dan properti di area tersebut.
“Hal ini menjadi peluang besar bagi WEGE masuk sebagai kontraktor Gedung, termasuk bagi industri precast dan modular,” tegas Nariman.
Komentar