Endang Muchtar
Selasa, 11 Oktober 2022 - 22:05 WIB

Presiden EAROPH, Emil Dardak, Mengajak Kerjasama Delegasi Permukiman Internasional untuk Membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE di Gresik, Jawa Timur

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Surabaya, 11 Oktober 2022 - Menutup Kongres Dunia Eastern Regional Organization for Planning and Housing (EAROPH) ke-28 di Surabaya, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., MSc. selaku Presiden EAROPH 2022-2024 bersama delegasi internasional ahli permukiman mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik pada akhir pekan lalu (8/10).

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah memperlihatkan perkembangan kemajuan dan keunggulan KEK JIIPE Gresik. Dengan hadirnya delegasi EAROPH di Gresik, diharapkan dapat membuka jalan untuk mewujudkan Industrial Park JIIPE ke depan sebagai kawasan industri yang juga merupakan tempat tinggal yang layak huni bagi para pekerja. Situasi ini membantu para pekerja agar mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik dan kualitas hidup yang lebih sehat serta berkelanjutan.

“Sebagai proyek unggulan yang didukung oleh pemerintah pusat, dampak yang diharapkan adalah mengubah kawasan industri JIIPE menjadi habitat yang layak huni. Bukan hanya areal pabrik yang dibangun bersebelahan,” tegas Emil. Ia optimistis untuk meningkatkan komitmen kerja sama antara EAROPH dan JIIPE sebagai kemitraan dan sinergi.

Merujuk pada diskusi sesama Walikota di negara-negara ASEAN yang berkumpul di ASEAN Mayors’ Forum (AMF) pada 7 Oktober 2022, Ar. John Koh Seng Siew, Presiden Kehormatan EAROPH menyebutkan, “Seiring Jawa Timur dan Indonesia tumbuh sukses, Malaysia dan negara-negara ASEAN lainnya juga akan mendapatkan manfaat sehingga kita akan tumbuh bersama.” Emil setuju, “Ini juga bisa menjadi situasi win-win bagi semua orang, istilahnya a non-zero-sum game. Karena Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbanyak di ASEAN, kemajuan Indonesia akan bermanfaat bagi kita semua. Kita semua harus bekerja sama lebih jauh, karena ada 600 juta orang di ASEAN, dan 40 juta di antaranya, atau 10% di antaranya ada di Jawa Timur.”

“Kunjungan ini bertujuan untuk membuka pintu bagi lebih banyak kerjasama dan sinergi dengan anggota pakar pemukiman manusia, praktisi, dan organisasi multi-sektor dalam pembangunan JIIPE di masa depan.” simpul Emil.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
8 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel