MF Djamal
Jumat, 22 Maret 2019 - 19:35 WIB

The Hermitage Tawarkan Harga IPO Hingga Rp105/Saham

Jajaran Direksi PT Menteng Heritage Realty Tbk (The Hermitage) usai konferensi pers di Jakarta (22/3).Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Jajaran Direksi PT Menteng Heritage Realty Tbk (The Hermitage) usai konferensi pers di Jakarta (22/3).Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Menteng Heritage Realty Tbk (The Hermitage) menawarkan harga Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) di kisaran Rp101-105 per saham.

Direktur Utama The Hermitage, Christofer Wibisono menjelaskan dalam aksi korporasi ini perseroan menawarkan sebanyaknya 1,19 miliar saham atau setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan melalui IPO.

"Dana hasil IPO sebesar 49,55 persen akan digunakan untuk mengakuisisi PT Global Samudra Nusantara, 25,57 persen untuk mengakuisisi PT Wijaya Wisesa Bakti dan 19,98 persen untuk peningkatan modal PT Wijaya Wisesa Development," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/3).

Adapun sisanya sekitar 4,90 persen akan dialokasikan untuk modal kerja. 

Pada pelaksanaan IPO tersebut perseroan diperkirakan akan meraih dana dari pasar modal mencapai berkisar Rp120,37 miliar-Rp125,13 per saham. 

Christofer menambahkan pada saat ini perseroan memiliki hotel dengan lokasi yang strategis bagi para pelaku bisnis dan MICE.

Hotel perseroan yang diberi nama The Hermitage sangat diminati dan dinikmati karena desain gedung dari interior yang unik, klasik namun tetap nyaman serta memberikan pelayanan yang prima.

"Berkat dukungan managemen yang berpengalaman dan profesional dibidangnya, serta dukungan Marriot International Inc untuk mengelola The Hermitage, hotel perseroan membangun reputasi, kompetensi dan customer loyalty dari customer based Marriot International yang saat ini mencapai 120 juta anggota," paparnya. 

Pada pelaksaan IPO ini perseroan menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. 

Pernyataan efektif dari Ototitas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan bisa diperoleh pada 5 April 2019, masa penawaran umum pada 8 April 2019, sehingga pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa dilaksanakan 12 April 2019. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Ad Placholder