Endang Muchtar
Rabu, 29 Juni 2022 - 23:16 WIB

Rayakan Transformasi, Bank Raya Perkuat Sinergi dengan BRI Buka Tabungan Raya dapat melalui BRImo

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sinergitas menjadi salah satu aspek penting bagi BRI Group dalam menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama PT
Bank Raya Indonesia Tbk melaksanakan launching Opening Account Bank Raya pada Super Apps BRImo sebagai upaya menjalankan sinergi bisnis.

Peluncuran fitur Opening Account Bank Raya pada Super Apps BRImo ini dihadiri oleh Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto, Direktur Utama Bank Raya Kaspar Situmorang,
Direktur Digital dan Operasional Bank Raya Bhimo Wikan Hantoro dan Direktur Keuangan Bank Raya Akhmad Fazri, Dhoni Ramadi selaku EVP Retail Payment BRI dan Sirih Wahyono EVP
Subsidiary Management BRI pada Kamis (29/06) di Jakarta.

Peluncuran fitur tersebut sekaligus menjajaki bagian baru transformasi Bank Raya menjadi end-to-end digital provider. Amam Sukriyanto selaku Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI
mengatakan BRI Group senantiasa mengutamakan layanan yang berorientasi pada kustomer atau customer centric, termasuk diantaranya layanan dari Aplikasi BRImo dan Raya yang
semakin memudahkan nasabah.

“Dengan adanya fitur baru di Super Apps BRImo yaitu menu opening account Raya digital saving, diharapkan dapat memperluas experience untuk pengguna BRImo untuk menggunakan
Raya digital saving” ungkap Amam.

Amam menyampaikan “sinergi ini merupakan bagian dari transformasi digital BRI Group yang mengacu pada blueprint BRIVolution 2.0. Lebih lanjut, konektivitas BRImo dengan Bank Raya
semakin mempertegas BRImo sebagai platform financial super apps andalan yang telah memiliki lebih dari 100 fitur dan telah digunakan hingga 18 juta users”.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan keuangan yang holistik bagi nasabah. Kerjasama ini menjadi salah satu upaya BRI Group untuk memudahkan nasabah dalam mengakses layanan
perbankan hanya dengan satu genggaman saja,” terang Amam.

“Fitur Raya digital saving pada Super Apps BRImo versi 2.21 kami rilis pada 31 Mei 2022 dan sudah terdapat 1.008 number of account yang terbentuk. Fitur ini cukup mudah untuk diakses,
tinggal masuk ke launcher Raya digital saving pada menu Super Apps BRImo, langsung akan diarahkan ke website bukatabungan.bankraya.co.id dan secara otomatis akan mendapatkan
kode referral BRIMO” jelas Kaspar.

Sementara itu, Kaspar mengungkapkan Bank Raya masih akan melanjutkan untuk fokus membidik nasabah dari segmen gig economy atau pekerja informal. Kolaborasi ini menjadi
langkah esensial bagi Bank Raya untuk menjaring nasabah dengan memanfaatkan jaringan BRI yang luas di BRImo.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah memberikan kesempatan kami agar Raya digital saving dapat memanfaatkan kekuatan jaringan yang dimiliki ekosistem BRI Group
untuk memudahkan nasabah termasuk mereka yang bergerak dalam sektor gig economy melakukan pengelolaan keuangan sehari-hari,” ucap Kaspar dalam kesempatan yang sama.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam surveinya mengungkap jumlah pelaku gig economy pada 2020 menembus 46,4 juta orang. Ditopang oleh transformasi digital yang menyeluruh, Kaspar
kemudian optimistis Bank Raya bisa menjangkau dan melayani kebutuhan para pelaku gig economy di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi Bank Raya untuk menjadi The Best Digital Bank
by Becoming House of Fintech & Home for Gig Economy.

Inovasi dan layanan, kata Kaspar, di Bank Raya telah disiapkan untuk memenuhi nasabah pada gig economy tersebut. “Tujuan pengembangan fitur ini adalah untuk mempermudah nasabah
untuk membuka tabungan melalui aplikasi secara online tanpa harus mengunjungi kantor cabang. Dengan membuka rekening Raya digital saving yang sudah menggunakan teknologi
eKYC, nasabah dapat menabung tanpa saldo minimal, bebas biaya administrasi, dan dapat menikmati tingkat suku bunga yang kompetitif,” papar Kaspar.

Hingga saat ini, aplikasi Raya telah tembus 700 ribu-an NoA (number of account) dan diproyeksikan terus tumbuh. Transformasi digital Bank Raya pun memberikan implikasi positif
terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hal ini salah satunya tercermin dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Bank Raya yang telah mencapai Rp10,15 triliun pada kuartal I-2022
dengan Rasio CASA 45,20% terhadap DPK.

“Dengan adanya produk digital, diharapkan dapat meningkatkan porsi CASA secara bertahap dan meningkatkan user experience produk digital Bank Raya sebagai bank digital. Kolaborasi ini
juga merupakan wujud nyata transformasi digital Bank Raya dan dukungan BRI sebagai perusahaan induk untuk terus mendukung pelaku UMKM di Indonesia serta mewujudkan visi
Bank Raya menjadi The Best Digital Bank by Becoming House of Fintech & Home for Gig Economy” tutup Kaspar.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
PPATK Temukan Deposit Judi Online Selama Piala Dunia Capai Rp1 Triliun
Pada periode Januari–Juni 2026, nilai perputaran dana judi online mencapai Rp86,82 triliun dalam 467,32 juta transaksi. Sementara itu, nilai deposit tercatat sebesar Rp22,05 triliun dalam 226,76 juta transaksi melalui rekening bank, dompet elektronik, dan QRIS.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Bank Jakarta–Persija "United for Jakarta": Dari Sponsorship Menuju Strategic Partnership
Bank Jakarta memperkuat kolaborasinya dengan Persija Jakarta sebagai Official Partner dalam mengarungi musim kompetisi 2026–2027
 
Nasional
07/08/2026 23:36 WIB
Telkomsel Dorong Pertumbuhan Ekosistem Kreator AI Indonesia melalui AI Cinefest 2026
Capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI untuk berkarya sekaligus mengindikasikan tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia.
 
Nasional
07/08/2026 18:03 WIB
Sektor Garmen Indonesia Berpeluang Raih Tambahan Ekspor US$2 Miliar
Laporan ini menawarkan perspektif baru terhadap daya saing industri garmen Indonesia,
 
Nasional
07/08/2026 17:04 WIB
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Integrasikan Investasi Saham ke OCTO Mobile
Kehadiran fitur investasi saham ini melengkapi instrumen pengelolaan kekayaan yang telah tersedia sebelumnya di OCTO, seperti reksa dana, obligasi (SBN Ritel dan obligasi sekunder), hingga jual beli emas.
 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
Ad Placholder