RM
Jumat, 15 Oktober 2021 - 19:06 WIB

PLN Targetkan 15 Juta Pelanggan Unduh PLN Mobile hingga Akhir 2021

Foto/Dok-PLN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PLN/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Hingga akhir 2021, PT PLN (Persero) menargetkan 15 juta pelanggan akan menggunakan layanan aplikasi PLN Mobile. Saat ini, jumlah pelanggan yang mengunduh aplikasi PLN Mobile di Play Store dan AppsStore lebih dari 11 juta.

“Sebanyak 47 persen pengguna PLN Mobile adalah kaum milenial. Selain itu, ada juga pekerja kerah putih (white collar), pelaku UMKM, dan petani juga menggunakan aplikasi PLN Mobile,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan (Diraga) PT PLN, Bob Saril di Jakarta, Jumat (15/10).

Banyaknya perubahan tampilan dan kemudahan dalam mengakses PLN Mobile membuat pelanggan mulai mengunduh aplikasi digital ini. Fitur yang paling banyak digunakan oleh pelanggan adalah pembelian token dan pembayaran rekening listrik.

“Mengapa demikian? Karena kemudahan yang ditawarkan, tinggal klik dan terbayar, bahkan ada promo sebagian perbankan menggratiskan biaya administrasi sebesar Rp2.500 untuk satu kali transaksi,” ujarnya.

Tidak hanya kemudahan dalam pembelian listrik pra bayar,  pembayaran tagihan listrik pascabayar juga bisa diselesaikan melalui PLN Mobile. Pelanggan semakin merasa aman dan nyaman karena semua rekam jejak transaksi tercatat di dalam aplikasi.

“Semula membayar listrik melalui ATM atau agen akan mendapatkan struk pembayaran dan kemungkinan kertas itu bisa hilang karena kelalaian atau hal teknis lainnya. Sekarang, kejadian seperti itu tidak akan terjadi ketika membayar melalui PLN Mobile sebab struk secara otomatis tersimpan di dalam history yang berfungsi sebagai rekam jejak transaksi,” terangnya.

Selain pembayaran, fitur pengaduan PLN Mobile juga kerap digunakan oleh pelanggan. Melalui fitur ini, pelanggan bisa mengadu sekaligus memantau dan memonitor proses penyelesaian keluhan yang berkaitan dengan kelistrikan.

Menurut Bob, keberadaan PLN Mobile ini juga mendukung electrifying lifestyle yang memudahkan orang melakukan segala aktivitas dengan menggunakan listrik. Electrifying lifestyle adalah gaya hidup baru dengan menggunakan peralatan serba elektrik yang bebas emisi dan ramah lingkungan Terlebih saat ini, electrifying lifestyle sudah menjadi gaya hidup negara modern yang sudah seharusnya diikuti oleh Indonesia.

“Salah satu ciri negara maju itu pemakaian tenaga listrik per kapita lebih dari 4.000 kWh. kalau kita (Indonesia) masih 1.250-an Kwh,” ucapnya.

PLN yang mendorong electrifying lifestyle juga membuktikan permintaan (demand) listrik di masyarakat meningkat dan sengaja dibuat melimpah. Permintaan listrik di Indonesia yang melimpah sebagai bentuk kesiapan PLN menyambut investor masuk ke Indonesia.

“Mau 100 mega watt (MW) kami layani, semua kami layani, ketersediaan cukup besar, jadi investor tidak ragu berinvestasi,” kata Bob Saril.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24/11/2021 18:24 WIB
Promo Naik Bus DAMRI, Beli Tiket Dapat Cashback Rp20.000
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 yang jatuh pada 25 November 2021, DAMRI terus memberikan pelayanan terbaiknya. Salah satunya menggandeng LinkAja dengan menghadirkan promo cashback maksimal Rp20.000.
 
Nasional
24/11/2021 18:20 WIB
KemenPPPA dan PNM Kolaborasi Dorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan Bali
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong program kesetaraan gender melalui program Training of Trainer (TOT) Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Pada Anak kepada…
 
Nasional
23/11/2021 15:18 WIB
Erick Thohir Minta Direksi Pertamina Gratiskan Layanan Toilet di SPBU
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta seluruh toilet di SPBU Pertamina gratis bagi masyarakat sebagai bentuk layanan kepada pelanggan. Hal tersebut diungkapkan Erick ketika mengunjungi SPBU di Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur.
 
Nasional
23/11/2021 15:15 WIB
Kondisi Keuangan Membaik, Laba Bersih Waskita Naik 104,29 Persen di Rp145,02 Miliar
PT Waskita Karya (Persero) Tbk menunjukkan kinerja yang membaik melalui implementasi 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita. Hingga September 2021 Perseroan telah memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp12,01 triliun atau sebanding dengan 79,44% nilai kontrak baru sebelum Pandemi COVID-19.
 
Nasional
23/11/2021 15:12 WIB
Konversi LPG ke Kompor Induksi, PLN Siapkan Diskon Tambah Daya
Presiden Joko Widodo mengumpulkan jajaran direksi serta komisaris PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero).
 
Nasional
22/11/2021 23:34 WIB
Natal dan Tahun Baru 2022, Ini Kesiapan BUMN Tersibuk dalam Menerapkan Protokol Kesehatan
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 mendatang, Pemerintah terus memantau perkembangan kasus COVID-19 di seluruh daerah di tanah air. Hal ini untuk memastikan tidak terjadi lonjakan kasus baru.
 
Nasional
22/11/2021 23:31 WIB
Tambah 76 Titik, Pertamina Tuntaskan Target Penugasan BBM Satu Harga
Pertamina menuntaskan salah satu target penugasan Pemerintah tahun 2021 dengan mengoperasikan 76 titik lembaga penyalur BBM Satu Harga. Penuntasan target pembangunan lembaga penyalur BBM di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) pada 2021 tersebut sebagai bentuk komitmen dan…
Telkomsel