RM
Rabu, 13 Oktober 2021 - 17:33 WIB

BRI dan Fintech Kolaborasi Layanan Pembayaran Mudah dan Aman

Foto/Dok-BRI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BRI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Ekosistem Digital saat ini memberikan impact besar dalam bisnis. Indonesia dikenal sebagai salah satu rumah yang ekosistem digitalnya cukup berpengaruh di Asia Tenggara, melahirkan berbagai fintech unicorns dengan perkembangan sistem pembayaran yang semakin pesat.

“Merupakan sebuah pengalaman dan kesempatan yang sangat luar biasa untuk sebuah Perbankan dan Fintech berkolaborasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Sudah waktunya semua bersinergi, bukan sendiri-sendiri,” kata Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani di Jakarta, Rabu (13/10).

Menurutnya, sudah tidak asing lagi bahwa perkembangan fintech tidak luput dari kerjasama dengan perbankan untuk menciptakan financial inclusion yang baik untuk costumer. BRI juga tentunya mendukung penuh hal tersebut melalui hadirnya berbagai fitur produk perbankan yang mempermudah masyarakat untuk menggunakan berbagai layanan keuangan fintech. Salah satu contohnya yakni BRImo yang merupakan Super-Apps mobile banking BRI yang dilengkapi dengan fitur Dompet Digital yang user-friendly dan praktis untuk pengisian wallet LinkAja, OVO, Gopay, ShopeePay, dsb.

Selain itu berbagai produk pembayaran BRI juga dihadirkan guna mendukung digital ekosistem Fintech, seperti fitur BRI Direct Debit, Online Acquiring, Debit online, e-Pay, API top up BRIZZI, BRI Virtual Account (BRIVA). Berbagai macam pilihan metode pembayaran dihadirkan oleh BRI untuk memberikan layanan pembayaran yang mudah dan aman bagi para pelaku ataupun pengguna Fintech. Sinergi positif bersama Fintech untuk menciptakan digital ekosistem ini memberikan catatan positif bagi BRI, diantaranya adanya kenaikan Year on Year sales volume top up BRIZZI 889% dan online acquiring sebesar 122%.

“Kedepannya kerjasama lain juga sangat diharapkan, seperti kemudahan mendaftarkan asuransi hanya melalui genggaman diharapkan dapat segera terwujud dengan adanya dukungan dari Fintech dan Perbankan,” kata CEO OVO, Jaygan Fu Ponnudurai.

“BRI siap mendukung penuh untuk menghadirkan berbagai kolaborasi lainnya bersama Fintech yang dapat memajukan perekonomian Indonesia melalui berbagai fitur digital payment perbankan yang canggih sesuai dengan perkembangan zaman,” tutup Handayani.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder