RM
Selasa, 17 Agustus 2021 - 21:30 WIB

Erick Thohir Perintahkan BUMN Bantu Nelayan Agar Naik Kelas

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Demi membangun ketahanan pangan, terutama di industri perikanan Indonesia, perusahaan-perusahaan BUMN harus memberikan dukungan maksimal agar para nelayan naik kelas. Persoalan bahan bakar yang mahal, pemodalan, serta dukungan distribusi hasil tangkapan harus dicarikan jalan keluar agar kehidupan dan kesejahteraan nelayan meningkat. Dalam kunjungan yang didampingi Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Jawa Timur, Misbahul Munir, Menteri BUMN disambut warga nelayan yang sebagian besar berasal dari Pulau Madura.

“Kami akan memikirkan ada Pertashop di daerah Nambangan. Tentunya selain melayani BBM untuk kendaraan, kita akan diskusikan bagaimana solarnya untuk nelayan. Mengenai pemodalan, saya akan bicarakan dengan bank Himbara serta PNM agar bisa terlibat lebih jauh. Sedangkan soal distribusi, beri saya waktu karena bicara industri perikanan akan terkait Kementerian lain. In syaa Allah, kami pasti bantu agar nelayan kita bisa naik kelas,” ujar Menteri BUMN, Erick Thohir dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (16/8).

Warga nelayan Nambangan saat ini mengeluhkan biaya solar yang mahal karena tidak punya akses membeli di SPBU sehingga harus dengan eceran. Mereka membelinya dengan harga tinggi Rp 8.000 per liter dengan kualitas solar yang kotor. Harga resmi solar di SPBU Rp 5.150/liter. Selain itu, mereka memerlukan terbukanya akses yang luas untuk pemodalan dan jalur distribusi hasil tangkapan.

“Mengenai pemasaran, saya juga meminta agar para nelayan yang tergabung dalam KNTI, terutama nelayan milenial dan melek teknologi untuk memanfaatkan pemasaran digital. Ada beberapa contoh sukses bagaimana usaha sektor informal, seperti warteg yang penjualannya lebih tinggi melalui akses digital, ketimbang penjualan langsung. Perusahaan BUMN yang bergerak di sektor pemodalan dan perbankan siap membantu untuk pelatihan pemasaran digital,” lanjut Menteri BUMN.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
BNI Catat Fundamental Bisnis Kokoh di Bawah Danantara, Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kinerja fundamental yang solid hingga semester I 2026
 
Nasional
4 jam yang lalu
Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
Pengalihan aset dan bisnis dengan total Rp85,7 triliun memperkuat InfraNexia dalam mengembangkan lebih dari 90% aset jaringan Telkom
 
Nasional
9 jam yang lalu
Manggala Agni dan Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di TN Gunung Rinjan
Kebakaran terjadi pada kawasan konservasi dengan tutupan savana dan semak belukar kering. Respons cepat dilakukan setelah informasi kebakaran diterima dari pengelola kawasan.
 
Nasional
11 jam yang lalu
PPATK Temukan Deposit Judi Online Selama Piala Dunia Capai Rp1 Triliun
Pada periode Januari–Juni 2026, nilai perputaran dana judi online mencapai Rp86,82 triliun dalam 467,32 juta transaksi. Sementara itu, nilai deposit tercatat sebesar Rp22,05 triliun dalam 226,76 juta transaksi melalui rekening bank, dompet elektronik, dan QRIS.
 
Nasional
09/08/2026 19:42 WIB
Bank Jakarta–Persija "United for Jakarta": Dari Sponsorship Menuju Strategic Partnership
Bank Jakarta memperkuat kolaborasinya dengan Persija Jakarta sebagai Official Partner dalam mengarungi musim kompetisi 2026–2027
 
Nasional
07/08/2026 23:36 WIB
Telkomsel Dorong Pertumbuhan Ekosistem Kreator AI Indonesia melalui AI Cinefest 2026
Capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI untuk berkarya sekaligus mengindikasikan tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia.
 
Nasional
07/08/2026 18:03 WIB
Sektor Garmen Indonesia Berpeluang Raih Tambahan Ekspor US$2 Miliar
Laporan ini menawarkan perspektif baru terhadap daya saing industri garmen Indonesia,
Ad Placholder