RM
Sabtu, 05 Juni 2021 - 00:08 WIB

ASABRI bayarkan SRKK Praka Alif Nur M. Angkotasan

Foto/Dok-ASABRI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-ASABRI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT ASABRI (Persero) diwakili Direktur Investasi Jeffry Haryadi P. M. menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) sebesar Rp450 juta dan hak Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) Rp7.743.400 kepada Dalimahu Talaohu istri dari Ahli waris Alm. Praka Alif secara simbolis di Markas Divisi Infanteri 3/Darpa Cakti Yudha, Gowa, Makassar, 4 Juni 2021.

Dalam kesempatan tersebut Jeffry memberikan sambutan “Kami telah diamanatkan oleh Pemerintah untuk selalu siap, tepat, mudah dan cepat untuk memberikan santunan kepada peserta atas kemungkinan terjadinya risiko yang terjadi saat bertugas. Sehingga peserta dan keluarga dapat melaksanakan tugas dengan tenang dan penuh keyakinan karena ada ASABRI. Kami selaku Manajemen dan keluarga besar ASABRI turut berduka cita atas gugurnya almarhum. Semoga almarhum ditempatkan disisi terbaik Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran”ujarnya.

Komisaris Utama Fary Djemy Francis menambahkan “Saat ini ASABRI memiliki program-program seperti ASABRI link yang memudahkan peserta. Hal ini merupakan komitmen ASABRI untuk memberikan pelayanan yang baik dan cepat bagi peserta. Saya mewakili jajaran Komisaris ASABRI turut berbela sungkawa atas gugurnya prajurit terbaik bangsa, semoga almarhum di tempatkan di sisi terbaik Tuhan yang Maha Esa dan santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga almarhum".

Pangdiv 3 Kostrad Mayjen TNI Wanti W.F Mamahit “Kami ucapkan terima kasih kepada ASABRI atas pemberian santunan  kepada Ahli Waris almarhum Praka Alif Nur M. Angkotasan”.

Selain dari ASABRI, Ahli Waris juga mendapat bantuan tali asih sebesar Rp10 juta dari PT Bank Mandiri Taspen (Mantap), yang diserahkan oleh Direktur IT dan Network Bank Mantap Iwan Soeroto mewakili Direktur Utama Bank Mandiri Taspen. 

Acara penyerahan ini dihadiri oleh jajaran TNI dan Polri yakni Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI M. Syafei Kasno, Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Danet Hendriyanto dan Wakapolda Sulsel Brigjen POL Halim Pagarra.

Praka Alif Nur M. Ankotasan dan Prada Ardi Yudi Arto  merupakan Prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 432 Wira Setia Jaya yang gugur akibat diserang sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) saat bertugas dalam pengamanan daerah rawan di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua pada 18 Mei 2021 lalu.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
26/09/2021 20:06 WIB
Dukung Nelayan Naik Kelas, BUMN Klaster Pangan Ekspor Perdana Gurita ke Amerika Serikat
BUMN Klaster Pangan melakukan ekspor perdana Gurita Steam (ready to eat) dan Gurita whole frozen Volume 132 ton atau sebanyak 6 (enam) container 40 feet ke Amerika Serikat melalui PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus.
 
Nasional
26/09/2021 20:02 WIB
Rawat Satwa yang Terluka, KPI Bangun Klinik Karantina Taman Wisata Alam Sorong
Sejumlah petugas di Taman Wisata Alam (TWA) Sorong, Papua Barat terlihat sibuk menerima kedatangan warga. Para warga datang ke TWA dengan membawa sejumlah satwa ilegal liar dalam kondisi terluka, seperti burung Kakak Tua Raja, Cenderawasih, Lau Lau, berbagai jenis kadal, dan lain-lain.
 
Nasional
26/09/2021 19:59 WIB
BRI Dorong Pemberdayaan Ekosistem Bisnis Klaster
BRI terus mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan UMKM selama masa pandemi baik di wilayah perkotaan hingga ke pelosok-pelosok daerah.
 
Nasional
23/09/2021 17:42 WIB
Penumpang dari Luar Negeri Wajib Tes PCR di Bandara Soetta
Berdasarkan surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 77/2021, salah satu ketentuan yang harus dipenuhi oleh seluruh penumpang dari luar negeri adalah menjalani tes COVID-19 yakni tes molekuler isotermal (NAAT/jenis lainnya) di bandara kedatangan yang hasilnya dapat diterbitkan…
 
Nasional
23/09/2021 17:30 WIB
Asyik, Rapid Test Antigen di Stasiun Kini Cukup Bayar Rp45.000
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di seluruh stasiun yang memiliki layanan antigen dari sebelumnya Rp85.000 menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaan. Tarif baru ini berlaku mulai 24 September 2021.
 
Nasional
23/09/2021 17:24 WIB
Dukung Prokes Terintegrasi, PeduliLindungi Sudah Digunakan 1 Juta di Bandara AP II
Sebagai upaya penerapan integrasi PeduliLindungi di berbagai sektor, PT Angkasa Pura II (Persero) berkolaborasi dengan stakeholder yakni maskapai,
 
Nasional
21/09/2021 20:54 WIB
Presiden RI Jokowi: Industri Baja Pilar Penting Pertumbuhan Ekonomi
Presiden Joko Widodo dalam peresmian Hot Strip Mill #2 PT Krakatau Steel (Persero) mengungkapkan transformasi BUMN menjadi keharusan agar BUMN-BUMN menjadi BUMN kelas dunia, semakin profesional, semakin kompetitif, semakin menguntungkan, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik…
Telkomsel