Roni.M
Jumat, 10 Agustus 2018 - 08:45 WIB

Lima BUMN Dukung Pengembangan Bisnis Industri Sandang Nusantara

Lima perusahaan BUMN, Danareksa, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, Kliring Berjangka Indonesia, Jamkrindo dan PT Industri Sandang Nusantara siap untuk mendukung PT Industri Sandang Nusantara dalam mengembangkan pasar sarung dan industri tekstil.
Lima perusahaan BUMN, Danareksa, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, Kliring Berjangka Indonesia, Jamkrindo dan PT Industri Sandang Nusantara siap untuk mendukung PT Industri Sandang Nusantara dalam mengembangkan pasar sarung dan industri tekstil.
Dummy

ECONOMIC ZONE - Lima perusahaan BUMN, PT Danareksa (Persero), PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo), dan PT Industri Sandang Nusantara (Persero) siap untuk mendukung PT Industri Sandang Nusantara (Persero) dalam mengembangkan pasar sarung dan industri tekstil.

Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementrerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan dalam empat tahun terakhir Kementerian terus mendorong pola seperti ini, dimana tiap-tiap BUMN mempunyai kelebihan masing-masing.

"Model kerjasama seperti ini ke depan perlu kita replikasi terus menerus. Jika bisa tentu akan mendapatkan  hasil yang  lebih besar lagi," katanya di Jakarta, Jumat (10/8).

Ditambahkan, Danareksa sebagai lembaga keuangan bukan bank, tentu memiliki fleksibilitas yang sangat tinggi untuk mendanai apa saja, dan dalam hal ini untuk membiayai PT Industri Sandang Nusantara (Persero). 

"Berbeda dengan misalnya Industri Sandang harus ke Bank, belum tentu bisa seperti ini, karena ada regulasi-regulasi tertentu yang membatasi. Langkah yang diambil Danareksa dan Industri sandang ini sudah tepat. Bagi industri sandang, kerjasama ini  adalah sebuah small step, untuk taking off," tuturnya.

Sementara itu Direktur Utama PT Industri Sandang Nusantara (Persero), Robby E Quento mengungkapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada masing-masing pihak yang terkait dalam sinergi ini dan berharap bahwa sinergi ini dapat berjalan sukses. 

"Kami sangat berterimakasih kepada seluruh pihak atas penandatanganan MoU ini, dan berharap ini merupakan awal yang baik serta komitmen bersama untuk berbakti kepada negeri,” paparnya.

Sebagai tindak lanjut atas MoU ini, kedepan akan dilakukan langkah-langkah strategis, termasuk kesepakatan tentang nilai pembiayaan yang dibutuhkan oleh PT Industri Sandang Nusantara (Persero). 

"Kami merencanakan, dalam kurun waktu paling lama satu tahun kedepan, pembiayaan ini akan bisa direalisasikan," ujarnya.

Rencana ke depan, dengan sinergi ini PT Industri Sandang Nusantara (Persero) dapat mengoptimalkan produktivitas serta meningkatkan omzet penjualan baik secara lokal maupun ekspor. 

Di satu sisi, ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia telah mencapai nilai US$12,4 miliar pada tahun 2017, melebihi target dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) sebesar US$ 11,8 miliar. 

Pemerintah bahkan menargetkan pertumbuhan ekspor 2019 senilai US$15 miliar. 

Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan peran strategis BUMN khususnya PT Industri Sandang Nusantara (Persero) dalam merealisasikan target ekspor tersebut.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Ad Placholder