Gilbert Sem Sandro
Rabu, 03 Maret 2021 - 12:47 WIB

Genap Setahun Pandemi Covid-19, Pemerintah Perlu Kembalikan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Transportasi Massal

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Satu tahun berlalu, pandemi Covid-19 tak kunjung usai, virus yang berasal dari Wuhan, China ini terus memakan korban. Berbagai upaya diterapkan Pemerintah Indonesia untuk menekan penyebaran virus tersebut. Akibatnya, berbagai sektor ikut terkena imbas ganasnya pandemi Corona, tak terkecuali sektor transportasi.

Pasalnya, mobilitas masyarakat Ibukota yang tinggi menjadi sangat terbatas, karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro (PPKM Mikro) yang di terapkan pemerintah.

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, selama ini tujuan penyelenggaraan transportasi adalah selamat, aman dan nyaman. Namun, karena masih dalam kondisi pandemi, tujuan penyelenggaraan transportasi harus menambahkan unsur higienis, untuk menjamin kebersihan transportasi tersebut.

"Selama masa pandemi penurunan penumpang transportasi umum, menurun drastis. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Kementerian Transportasi untuk kembali menumbuhkan kepercayaan masyarakat pengguna transportasi massal, agar kembali seperti semula," ujar Djoko Setijowarno saat dihubungi Economiczone.id di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Selain itu, Djoko Setijowarno mengharapkan Kementerian Kesehatan untuk menciptakan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tentang Terminal dan Stasiun sehat, sebagai salah satu upaya mengembalikan kepercayaan masyarakat.

"Saat ini sudah ada Permenkes tentang Pelabuhan dan Bandara Sehat. Sebaiknya peraturan ini juga diberlakukan di Terminal dan Stasiun, karena tempat tersebut juga sebagai salah satu titik berkumpulnya masyarakat," terang Djoko.

Kemudian, Djoko juga menilai pemerintah perlu menciptakan angkutan umum higienis, seperti transportasi udara dan laut yang sudah menerapkannya terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan agar kembali menghidupkan angkutan umum yang manajemennya bersifat pribadi yang banyak merugi akibat pandemi.

"Kondisi angkutan umum di kota besar seperti Jakarta yang tetap ramai, berbeda dengan angkutan umum di daerah ataupun pedesaan. Karna situasi pandemi saat ini, banyak angkutan umum yang bersifat pribadi di daerah gulung tikar," lanjut Djoko.

Dan untuk transportasi darat lainnya seperti bus dan truk, Djoko menyarankan pemerintah agar memberikan DP 0 persen dan menurunkan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) kendaraan umum jenis bus.

"Peraturan ini bisa kembali membangkitkan gairah perusahaan armada bus, untuk kembali beroperasi, agar bisa membuka lapangan pekerjaan dan memudahkan masyarakat," tutup Djoko Setijowarno.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16/06/2021 21:51 WIB
Akses Ribuan Film Premium di Amazon Prime Video Makin Mudah dengan Paket Data Terjangkau dari Telkomsel
Sebagai digital lifestyle enabler, Telkomsel terus bergerak maju berupaya memberikan pengalaman terdepan bagi konsumen untuk menikmati hiburan digital yang lengkap.
 
Nasional
16/06/2021 21:46 WIB
RUPST 2020 IPCC Bukukan Laba Kotor Rp75,71 Miliar, Turun 65,21 Persen
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun 2020 PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham. Hal tersebut seiring dengan kinerja Perseroan yang sedang mengalami penurunan.
 
Nasional
16/06/2021 21:44 WIB
RUPS PLN Angkat Tiga Direksi Baru
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir sebagai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021 memutuskan mengangkat dan menetapkan Muhammad Ikbal Nur sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan, Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Mega Proyek dan Energi…
 
Nasional
15/06/2021 17:44 WIB
Kerjasama Telkomsel Bersama Schneider Electric, Dorong Pemanfaatan Teknologi 5G untuk Industri 4.0 di Indonesia
“The First 5G Operator in Indonesia”, Telkomsel terus bergerak maju membuka potensi masa depan yang tak terbatas bagi Indonesia melalui pemanfaatan jaringan 5G.
 
Nasional
15/06/2021 17:35 WIB
Tahun 2020, Pertamina Cetak Laba Bersih Rp15 Triliun
Meski sepanjang tahun 2020 sektor ekonomi global dan industri minyak dunia terdampak kondisi pandemi Covid-19, PT Pertamina (Persero) mampu mencetak laba bersih konsolidasian (Audited) sebesar USD1,05 Miliar atau sekitar Rp15,3 triliun dengan asumsi nilai tukar Rupiah Rp14.572 per…
 
Nasional
15/06/2021 17:31 WIB
Tutup Buku 2020, Kontribusi Pertamina Kepada Negara Capai Rp126,7 Triliun
Di tengah pandemi Covid-19, kontribusi Pertamina terhadap Negara mencapai Rp126,7 triliun pada tahun buku 2020. Jumlah tersebut meliputi setoran pajak sebesar Rp92,7 triliun, dividen Rp8,5 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp25,5 triliun.
 
Nasional
15/06/2021 17:25 WIB
KAI dan Bank Mandiri Kerja Sama Pembiayaan ‘Kreta’ Pelaku Usaha
PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Bank Mandiri menyepakati kerja sama untuk membangkitkan perekonomian para pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19 melalui Perjanjian Kerja Sama terkait pembiayaan kredit talangan (Kreta) kepada supplier/vendor KAI.
Telkomsel