Lisa Susanti
Selasa, 03 Juli 2018 - 08:00 WIB

Tiga Pembangkit Resmi Perkuat Kelistrikan Sulsel, Menteri Rini Puji Kerja Keras PLN

Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan saat Meresmikan PLTU Punagaya, PLTU Jeneponto Ekspansi, PLTB) Sidenreng Rappang (Sidrap).Foto (Humas Kementerian BUMN)
Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan saat Meresmikan PLTU Punagaya, PLTU Jeneponto Ekspansi, PLTB) Sidenreng Rappang (Sidrap).Foto (Humas Kementerian BUMN)
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengapresiasi kerja keras PT PLN (Persero) untuk mempercepat penyelesaian program listrik 35 ribu megawatt (MW). Perkembangan terbaru program ini adalah diresmikannya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya dengan kapasitas 2x100 MW dan PLTU Jeneponto Ekspansi berkapasitas 2x135 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidenreng Rappang (Sidrap) I Kapasitas 75 MW oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, 2 Juli 2018. 

"Program ini selalu kami perhatikan secara khusus agar percepatannya dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga kapasitas listrik pun bisa memenuhi kebutuhan nasional," kata Rini.

Rini menjelaskan, pasokan listrik dari PLTU Punagaya, PLTU Jeneponto dan PLTB Sidrap akan meningkatkan kapasitas dan kehandalan listrik di Sulawesi Bagian Selatan. Hal tersebut diharapkan bisa mendorong sektor industri, menarik investor, dan menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat sekitar.

Presiden RI Joko Widodo bersama Dirut PL Sofyan Basyir saat Meresmikan PLTU Punagaya, PLTU Jeneponto Ekspansi, PLTB) Sidenreng Rappang (Sidrap)

"Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah dengan daya tarik investasi yang tinggi di Indonesia. Semoga seiring meningkatnya kehandalan listrik ini, investasi pun semakin meningkat hingga akhirnya  masyarakat Sulawesi pun semakin sejahtera. Untuk itu, saya apresiasi PLN beserta seluruh pihak yang mendukung penuh program listrik 35 ribu MW," ujar Rini.

Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir menambahkan, PLTU Punagaya 2x100 MW merupakan pembangkit milik PLN yang berlokasi di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Investasi PLTU ini mencapai USD 290 Juta, dengan melibatkan 1.000 tenaga kerja. Unit 1 PLTU Punagaya telah beroperasi pada 23 November 2017 dan Unit 2 pada 15 Januari 2018. 

Sementara PLTU Jeneponto Ekspansi 2x135 MW dikembangkan oleh PT Bosowa Energi dengan nilai investasi mencapai USD 320 Juta. Kerjasama dengan PLN untuk pembelian tenaga listrik dari PLTU ini dilakukan pada Mei 2015, dan mulai mengalirkan energi listrik pada November 2017. Pembangkit ini juga menyerap tenaga kerja mencapai 1.000 orang pada tahap konstruksi, dan 100 orang pada tahap operasi.

Adapun PLTB Sidrap 75 MW dikembangkan oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi dengan nilai investasi mencapai USD 150 juta. Perjanjian jual beli dengan PLN telah dilakukan pada 19 Agustus 2015. Pembangkit ini menyerap tenaga kerja total sebanyak 550 orang (500 orang tahap konstruksi, 50 orang saat beroperasi).

"Hadirnya kedua PLTU besar ini akan menambah daya mampu sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan menjadi 1.600 MW . Sedangkan beban puncak kelistrikannya mencapai 1.100 MW, kata Sofyan.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama PLN juga melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek PLTU Sulsel Barru-2 Kapasitas 100 MW, Pembangkit Listrik tenaga Mesin Gas (PLTMG) Luwuk Kapasitas 40 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Jeneponto 72 MW. Sehingga total investasi untuk enam proyek pembangkit ini mencapai Rp 16,4 Triliun, dan melibatkan sedikitnya 5400 tenaga kerja dalam negeri.

Berdasarkan data PLN, saat ini, jumlah pembangkit program 35 ribu MW yang telah beroperasi dan comisioning mencapai 2.114 MW. Sedangkan pembangkit yang sedang dalam proses konstruksi mencapai 16.686 MW, dan pembangkit dalam proses financial close mencapai 13.481 MW. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
5 jam yang lalu
BNI Catat Fundamental Bisnis Kokoh di Bawah Danantara, Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kinerja fundamental yang solid hingga semester I 2026
 
Nasional
8 jam yang lalu
Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
Pengalihan aset dan bisnis dengan total Rp85,7 triliun memperkuat InfraNexia dalam mengembangkan lebih dari 90% aset jaringan Telkom
 
Nasional
13 jam yang lalu
Manggala Agni dan Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di TN Gunung Rinjan
Kebakaran terjadi pada kawasan konservasi dengan tutupan savana dan semak belukar kering. Respons cepat dilakukan setelah informasi kebakaran diterima dari pengelola kawasan.
 
Nasional
15 jam yang lalu
PPATK Temukan Deposit Judi Online Selama Piala Dunia Capai Rp1 Triliun
Pada periode Januari–Juni 2026, nilai perputaran dana judi online mencapai Rp86,82 triliun dalam 467,32 juta transaksi. Sementara itu, nilai deposit tercatat sebesar Rp22,05 triliun dalam 226,76 juta transaksi melalui rekening bank, dompet elektronik, dan QRIS.
 
Nasional
09/08/2026 19:42 WIB
Bank Jakarta–Persija "United for Jakarta": Dari Sponsorship Menuju Strategic Partnership
Bank Jakarta memperkuat kolaborasinya dengan Persija Jakarta sebagai Official Partner dalam mengarungi musim kompetisi 2026–2027
 
Nasional
07/08/2026 23:36 WIB
Telkomsel Dorong Pertumbuhan Ekosistem Kreator AI Indonesia melalui AI Cinefest 2026
Capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI untuk berkarya sekaligus mengindikasikan tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia.
 
Nasional
07/08/2026 18:03 WIB
Sektor Garmen Indonesia Berpeluang Raih Tambahan Ekspor US$2 Miliar
Laporan ini menawarkan perspektif baru terhadap daya saing industri garmen Indonesia,
Ad Placholder