Gilbert Sem Sandro
Selasa, 12 Januari 2021 - 20:02 WIB

Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Telah Ditemukan

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kotak Hitam atau Black Box dari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kep. Seribu pada Sabtu (9/1/2021) sudah diangkat dan diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Black box tersebut diantarkan ke pelabuhan Jakarta Intertional Container Terminal (JICT) Tanjung Priuk, Jakarta, dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Kurau 856.

Dalam jumpa pers serah terima Black Box tersebut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, secara resmi menyerahkan Blackbox tersebut kepada pihak penanggung jawab proses evakuasi maskapai Sriwijaya Air SJ-182 yaitu Badan Sar Nasional (Basarnas).

"Saya mewakili seluruh prajurit yang bertugas di lapangan secara resmi menyerahkan penemuan ini kepada penanggung jawab operasi evakuasi kecelakaan pesawat SJ-182 ini yang mana yaitu Basarnas untuk itu segera di tindak lanjuti," ujar Panglima Hadi saat memberikan sambutannya di JICT, Tanjung Priuk, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Kemudian Kepala Basarnas (Kabasarnas) Marsekal Madya (Marsdya) Bagus Puruhito menerima dan berterimakasih atas penemuan black box Sriwijaya Air SJ-182 tersebut.

"Terimakasih kepada Panglima, saya selaku koordinator SAR dalam pelaksanaan operasi jatuhnya pesawat ini, secara resmi menerima penyerahan black box atau Flight Data Recorder (FDR) dari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 kepada kami," balas Marsdya Bagus Puruhito.

Setelah itu, Kabasarnas menyerahkan Black box tipe FDR tersebut kepada ketua KNKT Soerjanto Tjahjono agar segera dilakukan penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

"Mohon doa masyarakat agar pembacaan data FDR yang kami perkirakan makan waktu dua sampai lima hari berjalan dengan lancar," kata Soerjanto.

Soerjanto menjelaskan, pembacaan data black box FDR akan mengungkap penyebab error di sistem pesawat itu. Meskipun begitu, timnya juga memerlukan rekaman data dari black box tipe Cockpit Voice Recorder (VCR) atau rekaman suara pilot di kokpit yang sampai saat ini belum ditemukan.

"Semoga segera ditemukan agar kami dapat mengungkap misteri yang jadi penyebab kecelakaan ini," tutup Soerjanto.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15/04/2026 12:26 WIB
Konsisten Lanjutkan Transformasi, Bank Jakarta Raih TOP BUMD Awards 2026
Bank Jakarta raih sejumlah kategori penghargaan pada ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan sejumlah lembaga independen
 
Nasional
14/04/2026 19:48 WIB
AI Percepat Digitalisasi Bisnis, Tapi Juga Serangan Siber
Perkembangan artificial intelligence (AI) kini semakin mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri
 
Nasional
14/04/2026 13:34 WIB
Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif di IKN Nusantara Dijadwalkan Rampung 2027-2028
Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan target penyelesaian pada 2027–2028.
 
Nasional
11/04/2026 18:52 WIB
BINUS University Luncurkan Program Doktor Akuntansi, Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI
BINUS University meluncurkan program doktor terbaru, Doctor of Accounting Science (DAS), sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia
 
Nasional
09/04/2026 14:07 WIB
Prabowo Resmikan Perakitan Kendaraan Listrik VKTR Massal Beroperasi pada2028
Melihat perkembangan itu, pemerintah pun memutuskan untuk tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga pelaku industri.
 
Industri
08/04/2026 13:11 WIB
Kabar Baik, Daikin Resmi Perpanjang Masa Garansi AC hingga 5 Tahun
Daikin Indonesia resmi memperpanjang masa garansi AC Nusantara Prestige hingga 5 tahun untuk kompresor dan spare part, serta AC SkyAir. Berlaku mulai 1 April 2026 untuk pembelian sejak Januari 2026.
 
Nasional
07/04/2026 21:38 WIB
Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Berikan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) Kepada Keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menyerahkan secara simbolis Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL Lebanon.
Telkomsel