ECONOMIC ZONE - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan dirinya dan Gubernur Anies Baswedan tidak keberatan dan siap menerima vaksin Covid-19 saat gilirannya tiba. Ia menuturkan hal tersebut untuk dijadikan contoh bagi warga yang masih ragu untuk melakukan vaksinasi.
"Biasanya pemimpin itu yang harus mendahulukan warga yang paling membutuhkan. Kalau warga gak yakin, minta pimpinan, pimpinan pasti siap. Kami siap kapan pun divaksin,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, pada Kamis (7/1/2021).
Menurut Riza pemberian vaksin nantinya akan mengikuti linimasa yang diberikan oleh pemerintah pusat. Pemberian vaksin Covid-19 pada tahap pertama akan difokuskan untuk tenaga kesehatan (nakes).
"DKI Jakarta menargetkan 119.145 orang tenaga kesehatan untuk divaksin pada fase pertama. Mudah-mudahan pekan kedua dan ketiga bulan ini kami mulai lakukan penyuntikan kepada yang menerima di tahap awal,” ujar Riza.
Setelah tenaga kesehatan, menurut Riza, sasaran pemberian vaksin Covid-19 selanjutnya adalah aparat pemerintah, seperti kepala daerah, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi lainnya.
"Memang sudah diatur, lanjut Riza, setelah nales kemudian aparat pemerintah. Seperti Satpol PP, Dishub, termasuk pimpinan kepala daerah," lanjut Riza.
Sebelumnya, pada Senin lalu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Ani Ruspitawati mengatakan sebanyak 39.200 unit vaksin Covid-19 telah mereka terima. Menurut dia, sebanyak 80.840 unit vaksin akan kembali dikirim pada 7 Januari 2021 mendatang.
“Jadi total yang akan kami terima (pada fase pertama) 120.040 (unit vaksin),” jelas Ani saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa, 5 Januari 2021.
Ani menjelaskan, untuk tahap pertama pemberian vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan yang bekerja di berbagai fasilitas seperti rumah sakit. Setelah itu, Dinas Kesehatan akan menunggu arahan dari pemerintah pusat untuk pemberian vaksin selanjutnya.
"Timeline sasaran yang pastinya dari pemerintah pusat. Nanti bertahap kemudian baru buat warga,” tutupnya.
Komentar