Gilbert Sem Sandro
Selasa, 22 Desember 2020 - 15:41 WIB

Lokasi Rapid Test & PCR Di Bandara Soetta Ditambah Menjadi Tujuh Titik

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT. Angkasa Pura II menambah titik layanan rapid test dan PCR yang ada di Bandara Soekarno-Hatta, dari sebelumnya hanya ada enam titik ditambah menjadi tujuh titik.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi menerangkan, hal ini dilakukan untuk mengurai kepadatan penumpang yang hendak melakukan baik test rapid maupun uji usap (swab) PCR.

"Secara total, Bandara Soekarno-Hatta memiliki tujuh lokasi tes Covid-19," ujar Agus saat dikonfirmasi, Selasa (22/12/2020).

Ketujuh titik lokasi tes tersebut berada di Airport Health Center di T2 (Stasiun Skytrain – Walk in service), Airport Health Center di T2 (Terminal 2D – Pre-order service), Airport Health Center di T3 (SMMILE Center – Walk in service), Airport Health Center di T3 (area lounge umroh – Pre-order service), Drive Thru tes di lapangan parkir T3, Drive Thru tes di lapangan parkir T2. Dan yang terakhir yakni Drive Thru tes di lapangan parkir T1.

Agus juga mengatakan di setiap lokasi Airport Health Center juga disediakan shuttle bus untuk mengarahkan calon penumpang pesawat melakukan tes di lokasi lain jika antrean sudah cukup banyak.

“Misalnya, jika di Airport Health Center Terminal 2 sudah menunjukkan animo yang tinggi, maka calon penumpang pesawat akan diantar dengan shuttle bus untuk tes di Airport Health Center Terminal 3,” kata Agus.

Lebih lanjut Agus menambahkan, bagi penumpang yang berencana melakukan tes di Aiport Health Center Bandara Soekarno-Hatta juga diimbau untuk memilih pre-order service melalui travelation.angkasapura2.co.id, untuk mengurai antrian yang ada di lokasi tersebut.

"Lokasi tes bagi yang sudah memilih pre-order service ada di Area Lounge Umroh Terminal 3 dan Terminal 2D, atau berbeda dengan lokasi walk in service (langsung datang) yang ada di lokasi SMMILE Center Terminal 3 dan Stasiun Skytrain Terminal 2," tambahnya.

Ia mengimbau supaya calon penumpang pesawat yang belum memiliki surat tes, agar datang lebih awal. Sementara bagi yang sudah memiliki surat hasil tes itu, cukup datang dua jam sebelum keberangkatan.

“Namun, bagi yang belum memiliki surat tes dan berencana melakukan tes di bandara maka kami sarankan untuk tiba 4 jam sebelum keberangkatan,” tutup Agus Haryadi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel