Aldhi Chandra
Jumat, 30 Oktober 2020 - 18:26 WIB

Bakamla RI dan Vietnam Coast Guard Bahas Kerja Sama Melalui Komunikasi Vidcon

Foto/Dok Bakamla RI/Economiczone
Foto/Dok Bakamla RI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bahas draf Memorandum of Understanding (MoU) tentang keamanan dan keselamatan laut, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., dan Komandan Vietnam Coast Guard Letnan Jenderal Nguyen Van Son melaksanakan komunikasi saluran video teleconference di dua tempat yang berbeda, yakni Markas Besar Vietnam Coast Guard dan di Markas Besar Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Pada pertemuan melalui Vidcon tersebut, Laksdya TNI Aan Kurnia menyampaikan beberapa catatan penting kepada Komandan Coast Guard yaitu pertama, Bakamla RI dan Vietnam Coast Guard (VCG) telah bekerja sama dengan erat bahkan sebelum ditandatanganinya Surat Pernyataan Kehendak (LOI) pada 27 Agustus 2017 di Jakarta. LOI itu sendiri merupakan bentuk konkret hubungan baik kedua institusi yang telah terjalin dengan baik dan berisikan komitmen untuk terus melanjutkan dan meningkatkan kerja samanya secara lebih luas. Kedua, guna memantapkan kerja sama erat yang sudah terjalin antara kedua institusi kita, saya mengusulkan bahwa sudah saatnya kita meletakkan semua upaya kita ini ke dalam suatu kesepakatan, terutama di bidang peningkatan kapasitas terkait keamanan dan keselamatan maritim serta pertukaran Informasi dan komunikasi. Ketiga, MOU ini sebagai kerangka kerja untuk membentuk berbagai kerja sama, tidak hanya yang bersifat patroli, melainkan juga dengan visi meningkatkan koordinasi antar-institusi penjaga pantai, sesuai dengan kewenangan kita masing-masing. Kelima,  

MOU antara Bakamla dan VCG ini bukan aturan sementara yang saat ini sedang dibahas antara Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Sosialis Vietnam dalam perundingan penetapan batas maritim kedua negara di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Dalam kaitan ini, saya ingin menyampaikan dukungan penuh atas upaya yang dilakukan oleh Tim Teknis Delimitasi Batas Maritim kedua negara yang saat ini tengah bekerja mencari solusi yang dapat disepakati kedua pihak.

Kemudian, lanjut Laksdya TNI Aan Kurnia,  dibahas pula tentang kegiatan perikanan ilegal. Kita harus terus bekerja sama memerangi Illegal, Unregulated and Unreported Fishing (IUUF) sekaligus memperhatikan hak dan kewajiban masing-masing negara. Komitmen yang kuat harus ditunjukkan oleh Pemerintah kedua negara untuk mengendalikan armada perikanannya, supaya mereka tidak beroperasi di wilayah ZEE negara lain.

"Selanjutnya, guna menjaga hubungan baik kedua negara dan stabilitas kawasan, maka para penegak hukum di laut di kedua negara perlu menahan diri dengan tidak melakukan tindakan-tindakan provokatif di lapangan," katanya.

Di akhir pertemuan, Laksdya TNI Aan Kurnia mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar Ibnu Hadi yang turut berpartisipasi dalam pertemuan ini dan usahanya dalam mendorong kerja sama yang lebih erat antara Bakamla RI dan VCG. 
 

TAGS
  1. Bakamla RI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24/09/2026 18:09 WIB
Temui Gubernur Banten, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital
Dorong kolaborasi pemerintah dan industri untuk mendukung pengembangan konektivitas dan jaringan telekomunikasi di Banten
 
Nasional
24/09/2026 16:19 WIB
Ponsel Pintar Kamera Infinix NOTE 60 Pro: Sikapi Minimnya Rambu dan Pencahayaan di Perlintasan Kereta Stasiun Rawa Buntu
Menggunakan keunggulan kamera low-light 50MP OIS Night Master milik Infinix NOTE 60 Pro, dokumentasi tersebut memperlihatkan dengan jelas potret nyata perlintasan sebidang yang masih minim alat pemberi isyarat cahaya, rambu lalu lintas, maupun palang pintu pembatas.
 
Nasional
24/09/2026 14:45 WIB
Pasokan Uang di Masyarakat Tumbuh Positif pada Agustus 2026
Perkembangan M2 pada Agustus 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit. Penyaluran kredit tumbuh sebesar 13,3% (yoy) pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 13,0% (yoy).
 
Nasional
24/09/2026 13:53 WIB
Generali Indonesia Tembus 9 Juta Kg Carbon Offset Lewat Program PLAN & PLANT
Sejak diluncurkan tahun 2023 hingga kuartal II – 2026, Generali Indonesia telah menanamkan lebih dari 20.000 pohon mangrove, dan berpotensi menyerap lebih dari 9 juta kilogram emisi karbon (carbon-offset) dalam 25 tahun mendatang, sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak emisi…
 
Nasional
24/09/2026 13:08 WIB
Masuknya HSBC Dorong APEX Terbitkan 218 Juta Saham Baru
Secara keseluruhan, pemegang saham lama akan mengalami dilusi sebesar 5,79%. Dua kreditur sindikasi luar negeri tersebut akan menjadi pemegang saham baru dengan kepemilikan gabungan 5,79% setelah PMTHMETD.
 
Nasional
23/09/2026 20:41 WIB
Tingkatkan Kreativitas Digital Guru di Ruang Kelas, Telkomsel Bikin Ribuan Tenaga Pendidik Makin Canggih Mengajar dengan AI
Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang dipelajari dapat langsung digunakan.
 
Nasional
23/09/2026 17:50 WIB
Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 via wondr by BNI, Diskon hingga Rp300 Ribu
BNI menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB pada 9-11 Oktober 2026
Ad Placholder