Aldhi Chandra
Jumat, 11 September 2020 - 12:11 WIB

Gojek Luncurkan GoToko: Inovasi Terbaru untuk Digitalisasi Warung Kelontong

Foto/Dok-Gojek/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Gojek/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sejalan dengan inisiatif #MelajuBersamaGojek dalam menyediakan solusi inklusif dan komprehensif bagi pelaku UMKM untuk go digital, hari ini Gojek meluncurkan GoToko. Platform digital B2B dengan layanan hulu ke hilir ini akan menghubungkan para pelaku usaha warung kelontong yang selama ini kurang terjangkau dalam distribusi penjualan dengan produsen barang kemasan ternama.

Aplikasi GoToko menyediakan berbagai manfaat bagi pelaku usaha warung untuk berbelanja stok barang secara online dan sangat mudah diakses. Dengan layanan hulu ke hilir GoToko, pelaku UMKM ini dapat menghemat biaya dan waktu, karena kemudahan mencari dan memesan berbagai macam produk konsumsi kemasan dari sejumlah merek ternama dengan harga yang kompetitif dan transparan. Mereka pun kini dapat lebih memfokuskan perhatian kepada kebutuhan pelanggan sehingga berpeluang meningkatkan pendapatan. Dengan demikian, mereka dapat bertahan, bahkan terus berkembang, terutama di masa pandemi yang penuh tantangan ini.

CEO dan Direktur Utama GoToko Gurnoor Singh Dhillon mengatakan, “Peluncuran GoToko memperkuat misi Gojek untuk memberikan solusi atas masalah yang dihadapi pengguna dan di saat yang sama menciptakan dampak sosial dan ekonomi bagi lebih banyak pemangku kepentingan. Sebagai penggerak perekonomian, 3 juta warung kelontong telah mengkontribusikan hampir 80% dari pasar ritel Indonesia. Namun lebih dari 80% atau sekitar 2,5 juta dari warung tersebut masih masuk dalam kategori underserved atau kurang terlayani.[1] Agar dapat berkembang, para pelaku UMKM ini perlu mendapat dukungan layanan yang memadai, meskipun lokasi warung sulit dijangkau dan cakupan usaha kecil.”

Pelaku usaha warung kelontong selama ini menghadapi sejumlah tantangan karena terbatasnya ragam produk yang mereka tawarkan, harga produk kulakan yang tidak kompetitif, minimnya dukungan promosi dari produsen, dan kurangnya layanan pengiriman barang yang andal dan hemat biaya. Mereka pun masih melakukan penyetokan secara manual yang mengharuskan mereka menutup warung dan mengunjungi berbagai agen distributor, melunasi pembayaran yang sebagian besar secara tunai, hingga mengatur pengiriman sendiri.

“Solusi teknologi Gojek yang inklusif dan komprehensif memperkuat posisi GoToko untuk menjadi platform terbaik bagi para pengusaha warung dalam memenuhi kebutuhan untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” tambah Gurnoor.

“Dukungan penuh ekosistem Gojek sebagai super app terdepan di Asia Tenggara dengan kemampuan teknologi untuk membangun sistem andal menjadi nilai tambah tersendiri bagi GoToko. Layanan logistik Gojek yang andal hadir untuk memastikan pengiriman secara tepat waktu. Melalui solusi middle mile, pergudangan, dan last mile, produk akan sampai di warung kelontong maksimal satu (1) hari berikutnya dengan layanan pengiriman next day dan same-day. Didukung oleh sistem pembayaran cash on delivery dari Gojek, pelaku usaha warung akan mengoptimalkan biaya operasional karena kini dapat menghemat biaya, waktu, dan kerumitan yang sebelumnya dihadapi saat berbelanja secara manual,” ujar Head of Logistics Gojek Group Junaidi.

Selain memudahkan dalam pemesanan barang, GoToko mendorong produktivitas pengusaha warung melalui fitur-fitur pemantauan riwayat pesanan, pelacakan pengiriman barang pesanan, inventory management, akses data penjualan dan keuangan, serta rekomendasi produk yang sesuai dengan permintaan pasar. Akses ke program promosi dan loyalty dari merek produk pun semakin terbuka melalui platform GoToko.

Peluncuran GoToko dalam upaya mendorong pertumbuhan UMKM mendapat sambutan positif Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Victoria Simanungkalit, “Kami mengapresiasi Gojek yang terus berinovasi untuk memberikan solusi bagi pelaku UMKM agar siap go digital melalui peluncuran layanan GoToko. Layanan bagi para pelaku usaha warung kelontong ini selaras dengan prioritas pemerintah dalam memanfaatkan teknologi guna mengakselerasi roda perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM. Kami berharap layanan GoToko dapat memberikan kemudahan akses untuk membantu pelaku usaha warung dalam menjalankan bisnis dengan efisien dan produktif.”

Selain mendukung pertumbuhan pelaku UMKM, GoToko turut mengundang kolaborasi para produsen barang konsumsi untuk bersama-sama memperluas jangkauan produk agar visibilitas produk yang relevan bagi konsumen warung kelontong dapat semakin meningkat. Produsen akan memperoleh akses analis pasar (market intelligence) secara real time hingga ke tingkat warung yang mencakup seluruh merek produk. “Layanan GoToko akan mendukung para produsen dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi penjualan dan pemasaran produk yang baru diluncurkan, membuka peluang dalam memanfaatkan saluran pemasaran dan kampanye digital, menjadi saluran riset pasar baru; promosi dan pemasaran yang sesuai dengan sasaran, dan mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi dalam pengoperasian saluran general trade. Hubungan hulu ke hilir ini diharapkan dapat meningkatkan kemajuan industri,” tambah Gurnoor.

Ke depannya, GoToko akan terus menyempurnakan inovasi teknologi untuk dapat membuka pintu bagi pengusaha warung untuk meningkatkan peluang pendapatan tambahan dengan memanfaatkan produk, layanan, dan anggota Gojek lainnya.

GoToko menawarkan berbagai macam kategori produk, dari makanan, minuman, kebutuhan rumah tangga, perlengkapan mandi, kecantikan dan kesehatan, serta kebutuhan bayi dari berbagai produsen. Hanya menggunakan ponsel dengan spesifikasi minimum seperti Android 6, pelaku usaha warung kelontong dapat mengakses aplikasi GoToko secara mudah, yang saat ini dapat diunduh melalui Google Play Store. Informasi terkini tentang GoToko dapat diperoleh di gotoko.co.id.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15/06/2026 05:29 WIB
Dukung Kampanye Go Green di Lingkungan Sekolah, Bank Mandiri Taspen Serahkan Bantuan Mesin Air Siap Minum ke SMA Dharma Wanita 1 Pare
Bank Mandiri Taspen menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mesin air minum gratis siap konsumsi senilai Rp 42,4 juta untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare
 
Nasional
14/06/2026 16:41 WIB
Denny JA Nyatakan Lahirnya Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Gagasan tersebut disampaikan dalam esainya berjudul Datangnya Kapitalisme Algoritma dan Cikal Bakal Lahirnya Kelas Baru: Pekerja Digital yang Rentan (DVC) yang dipublikasikan melalui Facebook Denny JA’s World.
 
Nasional
13/06/2026 14:00 WIB
CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan CIMB Niaga terhadap Bulan Literasi Keuangan OJK 2026 sekaligus upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan sejak dini.
 
Nasional
13/06/2026 13:38 WIB
CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026 melalui Program Tour de Bank
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari SDN Kreo 7, SDN Larangan 1, SDN Peninggilan 03, SDN Kreo 1, dan SDN Larangan 6.
 
Nasional
12/06/2026 19:33 WIB
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta kembali hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta pada Jakarta Fair 2026 yang berlangsung dari 11 Juni s/d 12 Juli 2026 di JI Expo Kemayoran
 
Nasional
12/06/2026 19:29 WIB
Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta berkolaborasi bersama BliBli hadirkan engagement store di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta pada Jakarta Fair 2026 yang berlangsung dari 11 Juni s/d 12 Juli 2026 di JI Expo Kemayoran
 
Nasional
12/06/2026 16:07 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Berdampak Menggerusnya Anggaran Rumah Tangga
Kelompok masyarakat kelas menengah pun dinilai menjadi pihak paling terdampak karena harus menyesuaikan anggaran transportasi di tengah berbagai kebutuhan yang meningkat pula.
Telkomsel