I.E.K
Senin, 11 Mei 2020 - 22:17 WIB

Ringankan Beban Masyarakat, PGN Salurkan Bantuan Sembako Dapur Umum

Foto/Dok-PGN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PGN/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyalurkan bantuan Dapur Umum di Kelurahan Krukut, Jakarta Barat. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang kesulitan akibat COVID-19.

“Kegiatan Dapur Umum ini merupakan program pemerintah DKI Jakarta Barat untuk membantu kepada masyarakat yang terkena imbas dari wabah Virus COVID-19 serta memastikan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pangan,” kata Sekretaris Perusahan PGN, Rachmat Hutama di Jakarta, Senin (11/5).

Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan sembako seperti beras, mie instan, terigu, minyak goreng, dan sebagainya. Selain itu, pembagian paket sembako juga dilaksanakan di berbagai wilayah yang sampai saat ini sebanyak 400 paket dan akan terus ditambah termasuk bantuan dalam bentuk APD. “Diharapkan bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan sehari-hari selama masa sulit akibat COVID-19,” tambahnya.

Sebelumnya PGN juga telah memberikan bantuan berupa sarana cuci tangan untuk masyarakat Krukut demi memudahkan masyarakat Krukut mendapatkan kemudahan akses menjaga kebersihan dan kesehatan. Selain itu, pekerja dengan penghasilan harian adalah salah satu kelompok masyarakat yang cukup terdampak, salah satunya para pengemudi Bajaj dan pengemudi angkutan umum di wilayah Jabodetabek.

Sebagai salah satu bukti kepedulian PGN terhadap komunitas-komunitas pengguna BBG yang terkena dampak pandemi COVID-19, melalui anak perusahaan PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), PGN Grup membagikan paket sembako untuk dua komunitas BBG yaitu KOBAGAS dengan anggota pengemudi bajaj & PAKEGAS dengan anggota pengemudi angkot di Bogor beberapa waktu lalu.

“Sebanyak 300 paket sembako berisikan kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula dan mie instan diberikan di beberapa titik. Diantaranya di SPBG Ketapang dan SPBG Bogor untuk mengurangi kontak fisik dan mencegah timbulnya keramaian,” terangnya.

Berdasarkan informasi dari Koordinator Komunitas Bajaj Gas (KOBAGAS), penghasilan normal para sopir bajaj sebelum pandemi berkisar antara Rp180.000, hingga Rp200.000 per hari. Kini penghasilan mereka turun hingga 80 persen, karena tidak adanya penumpang yang menggunakan jasa mereka. “Sekarang sulit untuk mencari penumpang, hanya satu atau dua orang per hari. Bahkan kadang juga tidak ada sama sekali,” tambahnya

Pada kesempatan yang sama, Gagas juga membagikan 100 uang elektronik kepada kendaraan yang mengisi BBG di SPBG untuk mempermudah transaksi secara non tunai dan meminimalisir perpindahan uang tunai untuk mencegah bakter & virus. Pembagian ini secara langsung diberikan oleh Direktur Keuangan Gagas, Eri Surya Kelana.

Rachmat menegaskan bahwa PGN siap untuk terjun meringankan beban masyarakat selama masa darurat COVID-19, baik melalui bantuan sembako maupun alat kesehatan, serta berkontribusi dalam program-program social pemerintah untuk penanganan COVID-19.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
 
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
Telkomsel