Aldhi Chandra
Selasa, 28 April 2020 - 20:39 WIB

RedDoorz luncurkan HygienePass

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - RedDoorz, platform manajemen dan pemesanan hotel online terbesar dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, hari ini meluncurkan “HygienePass”, program sertifikasi berskala luas untuk industri perhotelan. Pertama kali diperkenalkan di Indonesia, RedDoorz bekerja sama dengan Dr. Hermawan Saputra dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), asosiasi para ahli kesehatan masyarakat yang berfokus untuk menyediakan keahlian terkait layanan kesehatan dan kebijakan bagi industri dan masyarakat.

Program ini bertujuan untuk memberikan standardisasi higienitas dan kebersihan bagi pengusaha perhotelan sebagai upaya pencegahan di masa pandemik COVID-19 ini. Peluncuran "HygienePass" ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan pada hotel, dengan memungkinkan mereka mengidentifikasi properti dengan mudah karena adanya
sertifikat ini, serta meyakinkan wisatawan bahwa mereka menginap di hotel yang menerapkan dan mempertahankan serangkaian tindakan sanitasi yang telah dinilai secara independen oleh ahli kesehatan publik.

Sebagai langkah awal, RedDoorz akan memastikan 1.400 properti RedDoorz di seluruh Indonesia untuk menjalani audit komprehensif yang diperlukan untuk mendapatkan program sertifikasi tersebut. Sertifikasi juga akan terbuka untuk diadopsi oleh setiap bisnis hotel yang ingin memenuhi standard kebersihan dan sanitasi yang baru, dan proses tersebut akan
difasilitasi oleh RedDoorz yang berkoordinasi erat dengan IAKMI. RedDoorz telah mengembangkan solusi teknologi untuk memungkinkan berbagai ketentuan dari proses audit dan sertifikasi ini dapat diimplementasikan secara digital, mengingat
pembatasan mobilitas orang yang baru-baru ini diberlakukan oleh pemerintah di seluruh Asia Tenggara, seraya memastikan bahwa solusi teknologi ini dapat diadopsi oleh berbagai hotel independen yang kekurangan akses terhadap proses digitalisasi dan sertifikasi kebersihan.

Persyaratan untuk mendapatkan sertifikat, setiap hotel harus secara rutin menerapkan beberapa tindakan kebersihan dan higienitas yang ketat setiap hari. Hal tersebut meliputi pemeriksaan suhu karyawan staf hotel dan tamu yang masuk, menerapkan metodologi pembersihan khusus dan menyediakan produk anti-bakteri serta peralatan yang digunakan
untuk desinfeksi kamar dan area publik, dan meningkatkan praktik kebersihan umum. Proses audit komprehensif akan dilakukan dan dinilai secara independen oleh IAKMI sebelum sertifikasi diberikan kepada setiap hotel.

Amit Saberwal, Pendiri & CEO RedDoorz, terkait dengan “HygienePass” mengatakan, “Sebagai salah satu merek hotel dan jaringan perhotelan terkemuka di Asia Tenggara, sangat penting bagi kami untuk selangkah lebih maju dan memastikan bahwa kami menerapkan kebersihan, higienitas, dan tindakan sanitasi di seluruh properti kami sehingga para wisatawan
yakin bahwa kami berkomitmen terhadap kesehatan dan keselamatan mereka. Kami juga menyadari, mungkin pemilik hotel lainnya merupakan pihak yang paling merasakan dampak krisis ini, sehingga kami akan sangat senang jika mereka bergabung dengan program sertifikasi yang kami lakukan. Kami yakin setiap bisnis hotel akan mendapat manfaat dari setiap
penerapannya, dan dengan peluncuran “HygienePass” ini kami akan dengan cepat menetapkan standard baru kebersihan dan higienitas dalam industri, yang pada saatnya akan membantu meningkatkan kepercayaan konsumen begitu masa pemulihan mulai terjadi."

Ahli Kesehatan Masyarakat, Dr. Hermawan Saputra, sekaligus sebagai Dewan Pakar IAKMI mengatakan, “Kami senang dapat bermitra dengan RedDoorz dengan melihat jaringan properti  dan kepemimpinan pasar mereka yang besar. Mengingat COVID-19, jelas bahwa industri perjalanan akan berubah secara mendasar. Keselamatan dan kebersihan akan menjadi  pertimbangan utama para wisatawan. Saat ini adalah waktu yang tepat bagi Indonesia untuk memastikan dan menegakkan standar sanitasi yang tinggi. Dengan inisiatif seperti  "HygienePass", kami berharap turut dapat Meningkatkan Pemulihan Ekosistem Pariwisata di negara kita."  RedDoorz juga akan meluncurkan HygienePass di Filipina dan Vietnam dengan menjalin kerja sama dengan otoritas-otoritas terkait.
 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder