Aldhi Chandra
Kamis, 02 April 2020 - 19:02 WIB

RedDoorz Bermitra dengan Pemerintah Indonesia untuk Membantu Tenaga Medis Melawan Penyebaran COVID-19

Foto/Dok-RedDoorz/ECONOMICZONE
Foto/Dok-RedDoorz/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - RedDoorz, platform manajemen dan pemesanan hotel online dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan kerja sama strategis baru dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk menyediakan tempat penginapan gratis bagi para tenaga medis yang menangani kasus COVID-19. Inisiatif dari RedDoorz ini merupakan bagian dari program terbaru “Red Heroes” yang diluncurkan di kawasan Asia Tenggara untuk memberikan bantuan dan dukungan terhadap perlawanan pada wabah COVID-19.

‘Red Heroes’ dari RedDoorz menyediakan total 102 kamar hotel yang tersedia di dua hotel, yaitu  RedDoorz Plus Near Plaza Blok M dan RedDoorz Plus @ Thamrin yang dapat diinapi oleh para tenaga medis yang khusus menangani kasus COVID-19. Kedua hotel ini dipilih karena kedekatannya dengan dua rumah sakit yang menangani cukup banyak kasus COVID-19 di Jakarta, yaitu RSPAD Gatot Subroto dan RS Cipto Mangunkusumo.

RedDoorz Plus @ Thamrin 

Wishnutama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, “Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk melawan penyebaran virus COVID-19 dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat Indonesia. Seiring berkembangnya situasi ini, para tenaga  medis telah dan akan terus bekerja keras untuk memberikan pelayanannya kepada masyarakat  yang terdampak. Dalam kapasitas Kemenparekraf, kami ingin dapat memfasilitasi tenaga medis  dan gugus tugas yang memerlukan akomodasi. Kerja sama dengan RedDoorz, melalui program Red Heroes ini adalah satu bentuk fasilitasi dimaksud.

Pilihan lokasinya tentu yang dekat dengan beberapa rumah sakit yang menangani pasien COVID-19 di Jakarta. Tentunya mitra yang dipilih adalah yang menerapkan SOP terkait pelayanan tamu sebagaimana yang ditetapkan oleh
Kementerian Kesehatan yang sesuai dengan prosedur penanganan COVID-19.”. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan bekerja bersama dengan berbagai unit dipemerintahan untuk mengelola dan menangani pemesanan dan menentukan para tenaga medis yang dapat mengakses penginapan yang RedDoorz sediakan selama program ini berlangsung.

RedDoorz juga akan membantu dan bekerja sama secara erat dengan unit-unit pemerintahan di level nasional dan daerah. RedDoorz akan melanjutkan program Red Heroes ini, tergantung  dengan perkembangan situasi di masa datang, ke berbagai daerah lain yang membutuhkan dalam upaya membantu daerah-daerah lain yang paling membutuhkan dan terdampak terhadap pandemik ini.

“RedDoorz memantau terus perkembangan situasi di Indonesia dan sadar akan kuatnya tekanan  yang diakibatkan oleh wabah COVID-19 ini terhadap sektor kesehatan dan juga bagi para tenaga medis yang menangani. Sebagai perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari lima tahun, kami ingin ikut berkontribusi dalam penanganan wabah ini.

Hal inilah yang mendasari kami dalam meluncurkan program Red Heroes di Jakarta sebagai bagian dari upaya
untuk mendukung usaha pemerintah Indonesia dan sistem kesehatan di masa-masa yang paling menentukan ini. Situasi ini tidak akan berubah, kecuali kita dapat menyatukan upaya bersama dan menggunakan berbagai sumber daya yang kita miliki untuk melawan COVID-19.

Kami berharap lebih banyak perusahaan dapat berpartisipasi dalam upaya ini”, jelas Amit Saberwal,
CEO dan Founder RedDoorz. Berdasarkan data per tanggal 1 April, telah ditemukan lebih dari 1.677 kasus yang terkonfirmasi,  yang mana lebih dari 50,9 persen (885 kasus) berasal dari ibukota Jakarta. Sebagai bagian dari
upaya untuk meminimalisir penyebaran virus dan menekan kurva penyebaran, RedDoorz melakukan berbagai langkah untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para pelanggan dan para karyawan hotel. RedDoorz telah meningkatkan frekuensi pembersihan dan penyemprotan  disinfektan di area-area publik hotel, seperti lobi, lift, ruang serba guna, dan toilet. Hand sanitizer   juga disediakan di berbagai area publik di seluruh properti hotel.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder