ECONOMIC ZONE - Bantuan 40 ton alat kesehatan dari China yang diangkut dengan pesawat Garuda Indonesia jenis Boeing 777 telah tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (27/3/2020).
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Agung Kuswandono mengatakan, bantuan tersebut didatangkan atas kerja sama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bersama Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, BNPB, Bea Cukai, Garuda Indonesia, dan Angkasa Pura II.
"Alhamdulillah bantuan tahap 1 sudah tiba dengan selamat. Selanjutnya minggu ini akan datang lagi yang tahap 2, dan kami bergerak cepat," kata Agung saat kofrensi pers di Terminal Kargo 530 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat(27/3/2020).

Alat kesehatan yang dikirim tersebut terdiri dari test kit Covid-19, swab kit, masker N95, masker bedah, hingga alat pelindung diri seperti baju, kacamata, sarung tangan, dan sebagainya. Seluruh bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan melalui BNPB, rumah sakit-rumah sakit
“Saat ini barang yang dibutuhkan tenaga medis sangat langka, maka dari itu kami mengapresiasi para donatur yang sudah bergegas dalam mencari barang-barang yang dibutuhkan,” ujar Agung.
Lebih lanjut Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga perwakilan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Hermansyah mengungkapkan bahwa, mereka mengapresiasi bantuan ini. Dan bantuan yang diterima tersebut nantinya akan dikerahkan untuk membantu kinerja dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian BUMN.
"Kami berjanji agar alat kesehatan ini langsung didistribusikan, sebab alat lab ini akan mampu memeriksa swab test yang dilakukan untuk mendeteksi Covid-19. Dan diharapkan pada bulan April minggu kedua nanti, semua Fakultas Kedokteran tersebut akan memiliki kemampuan untuk melakukan tes masing masing sebanyak 1.000 sampel per harinya," lanjut Hermansyah.
Selain memberikan bantuan alat kesehatan, ada pula pemberian bantuan alat lab untuk memeriksa Covid-19 kepada enam Fakultas Kedokteran di Indonesia berupa alat PCR dan RNA extraction machine.
Komentar